Archive for the Simak UI 2010 Category

Akhirnya SNMPTN Online Juga

| February 21st, 2010

Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2010 yang dilakukan secara online disambut baik kalangan sekolah, siswa, dan perguruan tinggi. Cara ini dinilai lebih memudahkan pendaftaran calon mahasiswa baru. Meskipun demikian, harus dipikirkan siswa-siswa di daerah terisolasi yang sulit mendapatkan akses internet.

Yani Bayani, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 8 Jakarta, Selasa (16/2/10), mengatakan, dengan pendaftaran SNMPTN online, sekolah tidak perlu lagi mengoordinasi pendaftaran siswa kelas III ke panitia SNMPTN setempat.

”Kami sudah mendapatkan informasi itu sekitar dua minggu lalu setelah dapat informasi dari salah satu PTN. Kami sudah informasikan perubahan itu kepada siswa. Sebenarnya, pendaftaran online untuk masuk perguruan tinggi negeri juga sudah dilaksanakan pada ujian masuk mandiri yang dilakukan sejumlah PTN,” kata Yani.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/2/10), menjelaskan, SNMPTN 2010 menggunakan sistem online.
Calon mahasiswa mendaftar melalui jaringan internet, sedangkan yang kesulitan bisa menggunakan bantuan sentral telepon otomatis (STO) PT Telkom yang tersebar di seluruh Tanah Air.

Iwan Hermawan, Wakil Kepala Sekolah SMAN 9 Bandung, mengatakan, tiap tahun biasanya panitia SNMPTN mengumumkan informasi pelaksanaan pendaftaran pada sekolah. Pihak sekolah kemudian mengoordinasi pembelian formulir SNMPTN untuk membantu siswa.

”Dengan pendaftaran online, berarti nanti siswa yang mengurus sendiri dan tidak merepotkan. Pihak sekolah senang saja. Apalagi, untuk siswa tidak berat karena tidak ada biaya ekstra. Tapi, yang penting jika ada perubahan segera disosialisasikan ke pihak sekolah,” ujar Iwan.

Lutfi, siswa kelas III SMAN 12 Bandung, mengatakan, belum tahu adanya perubahan cara pendaftaran SNMPTN 2010. Saat ini, dirinya sedang berkonsentrasi untuk mengikuti seleksi masuk mandiri yang dilakukan perguruan tinggi negeri di wilayah Bandung.

”Jika perubahan pendaftaran membuat lebih mudah buat siswa, tentu saja senang. Apalagi siswa sekarang, kan, sudah tidak asing dengan internet,” ujar Lutfi.

Zainal Rafli, Pembantu Rektor I Universitas Negeri Jakarta, mengatakan, perubahan pendaftaran SNMPTN secara online mulai tahun ini memudahkan kerja panitia lokal di perguruan tinggi negeri. Pasalnya, pendaftar tidak perlu lagi datang dan antre untuk mengembalikan formulir pendaftaran ke perguruan tinggi negeri setempat.

”Kami akan sosialisasi perubahan pendaftaran SNMPTN itu di situs web kami. Jatah untuk mahasiswa lewat jalur SNMPTN di UNJ sekitar 20 persen dari total penerimaan mahasiswa yang dilakukan melalui beberapa jalur masuk,” ujar Zainal.

Lakukan sosialisasi

Secara terpisah, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo akan menyosialisasi sistem baru SNMPTN 2010 yang menggunakan sistem online ke sejumlah SMA. Hal ini untuk menghindari timbulnya kebingungan di kalangan siswa dan orangtua.

”Sistem ini mudah dan praktis serta sesuai cita-cita kami sejak beberapa tahun lalu. Namun, biasanya kalau ada sistem baru, orang cemas sehingga perlu kami dekati untuk memberikan penjelasan sehingga tidak timbul kekhawatiran,” kata Rektor UNS Solo Moch Syamsulhadi.

Pembantu Rektor I UNS Solo Ravik Karsidi menambahkan, sosialisasi yang akan bekerja sama dengan Bank Mandiri selaku penyedia sistem teknologi informasi tersebut akan melibatkan mahasiswa yang telah mendapat pelatihan khusus. Para mahasiswa ini nanti akan diterjunkan ke SMA asal masing-masing untuk memberikan penjelasan kepada adik kelas mereka.

”Kami akan simulasikan di kampus kepada mahasiswa yang kami tunjuk untuk nantinya diajarkan kepada siswa-siswa di sekolah asal mereka,” kata Ravik.

Pendaftaran SNMPTN untuk lulusan 2010 akan dibuka dua kali, yakni tanggal 2-31 Mei dan 10-12 Juni. Hal ini untuk memberikan kesempatan kepada siswa yang mengikuti ujian nasional susulan. Adapun untuk lulusan 2008-2009, pendaftaran dilaksanakan pada 2-14 Mei.

Jumlah pendaftar ke UNS lewat jalur SNMPTN tahun lalu sebanyak 48.000 orang dan tahun ini diharapkan naik menjadi 60.000 pendaftar.

Berita dikutip dari Kompas.com

Artikel dikutip dari Tempo Interaktif, 22 Januari 2010.

TEMPO Interaktif, Jakarta – Kepala Kantor Komunikasi Universitas Indonesia Vishnu Juwono meminta masyarakat tak perlu takut atau segan masuk Universitas Indonesia dengan alasan mahal.

“Kami menyediakan banyak beasiswa dengan aneka skema,” ujarnya di Jakarta, Jumat (22/1).

Vishnu mengakui selama ini berkembang image bahwa masuk ke Universitas Indonesia akan menghabiskan banyak biaya. Meski tidak berpengaruh dalam jumlah peminat, tapi UI tidak bisa berdiam diri terhadap isu yang berkembang.

“Kami harus menjawab bahwa jangan takut masuk UI, yang penting kemampuan, nanti akan ada banyak dukungan,” urainya.

Untuk beasiswa, kata Vishnu, tahun ini disediakan senilai Rp 58 miliar. “Naik dari tahun lalu Rp 36 miliar,” jelasnya. Bahkan pihaknya juga menyediakan beasiswa khusus bagi calon mahasiswi yang bersedia masuk ke jurusan Teknik Mesin.

Menurutnya, dengan aneka beasiswa dan daftar biaya pendidikan yang terpampang dalam situs Universitas Indonesia, calon mahasiswa bisa memilih untuk masuk melalui jalur yang tersedia.

Universitas Indonesia menggunakan pola Ujian Bersama, Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI), Program Pemerataan Kesempatan Belajar (PPKB), Kerja Sama Daerah dan Industri-UI (KSDI-UI) dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Tahun 2010, Universitas Indonesia menargetkan kuota pendaftar online mencapai seratus ribu peserta, naik dari tahun kemarin yang berjumlah 80 ribu peserta.

Universitas Indonesia, kata Vishnu, tahun ini akan menerima mahasiswa baru sebanyak 2.200 orang dari 4.500 total mahasiswa S-1 melalui jalur Seleksi Masuk Universitas Indonesia. “20 persen dari 4.500 mahasiswa akan masuk melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri,” ujarnya.