Ada apa dengan Ternate

Mengapa bangsa-bangsa Eropa yang berlayar ke wilayah Nusantara selalu singgah ke Ternate. Mulai dari Spanyol, Portugis: Serrão wrote to Magellan at this time (who formerly served under Albuquerque, but pledged […]

Garuda Berkepala Dua

Mengapa bangsa-bangsa Eropa yang berlayar ke wilayah Nusantara selalu singgah ke Ternate.

Mulai dari Spanyol, Portugis:

Serrão wrote to Magellan at this time (who formerly served under Albuquerque, but pledged allegiance to Spain after being refused a promotion) telling Magellan about the riches of the Indies.

1512 Da Breu expedition travels from Melaka to Madura, Bali, Lombok, Aru and Banda. Two ships are wrecked at Banda. Da Breu returns to Melaka; Francisco Serrão repairs ship and continues to Ambon, Ternate, and Tidore. Serrão offers support to Ternate in a dispute with Tidore–his men build a Portuguese post at Ternate, Belanda, Enggris. 1513 Portuguese build factories at Ternate and Bacan. 1522 February Portuguese expedition under De Brito arrives on Banda. May De Brito expedition arrives at Ternate, builds a Portuguese fort.1546 St. Francis Xavier travels to Morotai, Ambon, and Ternate. dst

Apakah benar hanya sekedar Cengkeh, kopra (rempah-rempah) mereka berduyun-duyun ke sana dan memonumenkan penguasaannya disana dengan benteng-benteng pertahanan yang kokoh. Kalau kita cermati berapa jumlah penduduk Ternate kala itu, dan berapa luas kepulauan Maluku dibandingkan Sumatera dan Jawa dan Kalimantan yang lebih dekat dari Barat.

Dan selanjutnya juga bangsa Jepang juga singgah ke Ternate yang akhirnya sekutupun memburunya ke Ternate.

Ada apa dengan Ternate tempo Dulu?

Ada apa dengan Ternate sekarang? Kok seakan dilupakan oleh bangsa sendiri.

Bukti-bukti: Mengingingat kalimat Presiden RI pertama Soekarno “Indonesia tanpa Maluku bukan Indonesia”, apa dibalik kalimat ini.

Banyaknya monumen yang terbangun sebagai saksi perjalann peradaban yang sangat panjang.Monumen JepangMonumen Jepang

Lapangan Terbang mungkin dapat dikategorikan lapangan terbang besar juga terdapat di sana, yang membangun Jepang.

Di hampir seluruh pelosok ada saja yang namanya Benteng (Spanyol, Portugis, Belanda, Jepang dll). Boleh dikatakan negeri sejuta Benteng????

Apa Khabar Kesultanan Ternate?

Kabar yang diterima dari sana saat ini selalu berbau darah, saling benci, permusuhan dan perebutan bahkan saling melenyapkan.

Dan jangan lupa hingga sekarang suku-suku pedalaman di wilayah ternate, halmahera dan sekitarnya masih tertutup dengan dunia luar (misal; suku Togutil, apa khabarmu saudara sebangsa setanah air, belum lagi saudara kita suku Tobaru, apa khabar? )

Hartodirjo. Haryo S., 1986, Gejala transisional pada orang Tugutil di Halmahera Tengah
http://www.jpdutilleux.com/thework/togutil/index.htmlhttp://www.jpdutilleux.com/thework/musane/index.html

http://ternate.popsick.com/

Tags:

About taqy