Dec
23

Kalimat Pembuka dalam Surat Dinas

by syahidin.badru , in: Uncategorized

Salah satu hal yang penting di dalam surat dinas adalah kalimat pembuka surat. Kalimat itu berfungsi sebagai pengantar isi surat yang mengajak pembaca untuk memperhatikan pokok surat. Untuk menyampaikan hal itu, kita dituntut menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dari hasil penelitian yang dilakukan di Pusat Bahasa Kemdiknas ditemukan  pemakaian kalimat pembuka surat  di berbagai intansi yang tidak apik, antara lain, sebagai berikut.

(1) Sehubungan dengan surat Saudara tanggal 22 November 2010, No. 122/ BS. XI/2010 tentang permintaan tenagapelaksana bakti sosial un­tuk korban Merapi. Kami ingin menanggapi sebagai berikut.

(2) Menjawab surat Saudara tanggal 17Meil 2010, No. 22/BS/VI/2010 tentang  pencalonan peserta Seminar Pendidikan Anak Usia Dini, kami beri tahukan bahwa semua peserta yang diusulkan dapat diterima.

(3) Bersama ini kami beri tahukan bahwa rapat para kepala sekolah Yayasan Bani Saleh dibatalkan karena ruang rapat masih digunakan untuk kegiatan tes prestasi.

Penggunaan kalimat pembuka surat seperti (1), (2), dan (3) itu perlu dicermatkan. Kalimat yang digunakan dalam surat dinas hendaknya se-suai dengan kaidah bahasa. Kalimat untuk itu sekurang-kurangnya me-miliki subjek dan predikat. Selain itu, kalimat yang digunakan tidak per­lu berbelit-belit.

Jika kita perhatikan, kalimat (1) tidak benar karena unsur yang ada hanya berupa keterangan yang ditandai oleh kelompok kata sehubungan dengan dan diakhiri tanda titik (.) sebelum kalimat itu selesai. Kesalahan kalimat (2) disebabkan oleh tidak adanya kata penghubung sebagai penanda keterangan yang berbentuk anak kalimat. Kalimat (1) dan (2) di atas dapat diperbaiki menjadi sebagai berikut.

(la) Sehubungan dengan surat Saudara tanggal 22 November 2010, No. 122/ BS. XI/2010 tentang  permintaan tenaga pelaksana bakti sosial un­tuk korban Merapi, kami ingin menanggapi beberapa hal sebagai berikut.

(2a)  Berkenaan dengan surat Saudara tanggal 17Meil 2010, No. 22/BS/VI/2010 tentang  pencalonan peserta Seminar Pendidikan Anak Usia Dini, kami beri tahukan bahwa semua peserta yang diusulkan dapat diterima.

Kesalahan kalimat (3) terletak pada isinya. Surat itu hanya memberitahukan sesuatu, tidak menyertakan lampiran, dan bukan merupakan surat pemberitahuan tentang pengiriman barang sehingga tidak tepat menggunakan ungkapan bersama ini. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa (2008: 1212) kata bersama bermakna ‘seiring dengan’.  Jadi, kelompok kata bersama ini bermakna ‘seiring dengan ini’. Oleh karena itu, kelompok kata itu digunakan dalam kalimat pembuka surat  jika ada lampiran yang disertakan atau surat itu memberitahukan bahwa ada sesuatu yang dikirimkan bersama-sama pengiriman surat itu. Dengan de-mikian, kalimat (3) sebaiknya diperbaiki menjadi sebagai berikut.

(3a) Kami beri tahukan bahwa rapat para kepala sekolah Yayasan Bani Saleh dibatalkan karena ruang rapat masih digunakan untuk kegiatan tes prestasi.

Berikut ini contoh. kalimat pembuka surat yang disertai lampiran atau pemberitahuan pengiriman barang (4) dan kalimat pembuka surat yang berisi pemberitahuan (5), (6), dan kalimat pembuka surat untuk surat balasan (7).

(4)    Bersama ini kami kirimkan contoh makalah  yang Saudara minta.

(5)    Kami mengundang Saudara untuk menghadiri rapat yang akan dise-lenggarakan pada hasi Selasa, tanggal 6 Agustus 2010.

(6) Sesuai dengan surat Saudara tanggal 14 Desember 2010, No. 986/ I/XII/2010, tentang penerimaan pegawai baru, kami ingin memberi-tahukan beberapa hal berikut.

(7)    Surat Saudara tanggal 25 November 2010 No. 453/L/XI/2010 sudah kami terima. Sehubungan dengan itu, berikut kami sampaikan jawaban kami atas pertanyaan Saudara.

(Sumber: Buku Praktis Bahasa Indonesia, Pusat Bahasa, 2008)

You can leave a commentor a trackback .


Comment this post