Tentang Semester Pendek

Satu tahun akademik terdiri atas 2 (dua) semester dan perguruan tinggi dapat menyelenggarakan Semester Antara atau di Universitas Indonesia dikenal sebagai Semester Pendek. Kegiatan akademik yang diselenggarakan pada Semester Pendek sama dengan kegiatan akademik yang diselenggarakan pada Semester Gasal ataupun Semester Genap. Semester Pendek ini tidak wajib, melainkan bersifat opsional yang dapat diselenggarakan oleh Fakultas/Program Studi di antara Semester Genap dan Semester Gasal. Jadi Semester Pendek dapat diselenggarakan jika diperlukan.

Pertimbangan Rektor UI (lihat SK Rektor No. 005/SK/R/UI/2008) atas penyelenggaraan Semester Pendek adalah untuk mempercepat masa studi mahasiswa dimana mahasiswa dapat mengambil mata kuliah yang ada di semester atas/lanjut. Ini dikenal dengan menyodok mata kuliah. Namun kebanyakan yang terjadi adalah Semester Pendek dimanfaatkan untuk mencuci atau memperbaiki nilai mata kuliah yang pernah diambil sebelumnya apabila dianggap kurang memuaskan. Pada Pasal 34 ayat 5 dalam SK Rektor No. 2198/SK/R/UI/2013 disebutkan bahwa “Dalam hal mahasiswa mengambil ulang suatu mata kuliah, nilai kelulusan mata kuliah tersebut didasarkan pada nilai terakhir yang diperoleh”.

Berdasarkan PERMENRISTEKDIKTI Nomor 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Semester Pendek diselenggarakan:

  • selama paling sedikit 8 (delapan) minggu;
  • beban belajar mahasiswa paling banyak 9 (sembilan) sks;
  • sesuai beban belajar mahasiswa untuk memenuhi capaian pembelajaran yang telah ditetapkan.

Apabila semester antara diselenggarakan dalam bentuk perkuliahan, tatap muka paling sedikit 16 (enam belas) kali termasuk ujian tengah semester antara dan ujian akhir semester antara. Mata kuliah yang diselenggarakan pada Semester Pendek terbatas pada mata kuliah yang ditawarkan oleh Fakultas/Program Studi. Jumlah peserta yang dipersyaratkan untuk diselenggarakannya mata kuliah ditentukan berdasarkan pertimbangan efisiensi pelaksanaan. Mahasiswa yang dapat mengambil Semester Pendek harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada Semester Genap
  2. Mendaftarkan diri untuk mengikuti Semester Pendek
  3. Melaksanakan pembayaran biaya pendidikan untuk mengikuti Semester Pendek

Biaya untuk mengikuti perkuliahan pada Semester Pendek ditentukan oleh masing-masing Fakultas, dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Rektor. Pembayaran biaya pendidikan pada Semester Pendek dilakukan setelah Isian Rencana Studi (IRS) disetujui.

—–

Referensi:

  1. PERMENRISTEKDIKTI Nomor 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi
  2. SK Rektor UI Nomor 005/SK/R/UI/2008 Tentang Penyelenggaraan Perkuliahan Pada Semester Pendek di Universitas Indonesia
  3. SK Rektor UI Nomor 2198/SK/R/UI/2013 Tentang Penyelenggaraan Program Sarjana di Universitas Indonesia
This entry was posted in Kampus. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *