Archive for July, 2010

Refleksi untuk Semangat Baru

July 8th, 2010 -- Posted in Catatan Pribadi | No Comments »

Robin Sharma berkata dalam bukunya Destiny bahwa jika semesta menyiapkab banyak kebetulan, maka itu adalah pertanda baik. Kali ini kebetulan itu adalah liburan dengan semua orang yang memungkin hidup berjalan, yang tanpa sengaja bertepatan dengan hari ulang tahun saya yang ke-40. Ada desir yang tersirap ketika instruktur outbound meminta 400 peserta outbond Rektora UI untuk berdoa bersama. Jadikan doa keselamatan itu tulus, dan kabulkan ya Allah.

Buku Life begins at forty ada digenggaman saya ketika memperhatikan anak-anak menikmati pasir pasir pantai Krakatoa Nirwana Resort Lampung. Matahari sore bersembunyi dibalik gagahnya Guniung Raja Basa. Gelak tawa mereka dengan semua anak-anak dosen Elektro FTUI, yang mereka temui 3 hari dalam perjanan family gathering ke tempat-tempat indah tanah air, Jogja, Anyer, Bandung, dll, dan kali ini menyebrang dengan Fery ke pulau Sumatra.

Apa lagi yang lebih membahagiakan selain bisa merasak
an bahagia bersama orang-orang yang di cintai dirumah. Rumah utama, jurusan elektro yang jadi rumah kedua, dan Rektorat UI yang menjadi rumah ketiga. Rasanya sungguh lepas, tidak ada rasa bersalah untuk menikmati indahnya dunia, tidak seperti dalam perjalanan-perjalanan kerja penuh agenda yang harus diselesaikan dan dipikirkan.

Setahun lagi berlalu. Anak-anak tumbuh dan menjadi mandiri. Transisi terasa dari tahap ketahap. Belum lama ketika bayi pertamaku Almira ditinggalkan mama di Heathrow airport dan kami harus berakrobat menyelesaikan tugas penelitian PhD dan bayi 24 jam didekapan, tanpa petugas pendukung. Kini mereka berkamar sendiri, tekun membaca, berenang dan menjalani ritual pelatihan diri selama tahun ajaran yang segera akan bermula.

Deras dan kuatnya curug Jodo pemandian air pamas belerang Ciater disertai dengan deru suara keras yang terdengar berirama. Kupejamkan mata sambil mengosongkan jiwa. Semoga muncul lebih banyak lagi kebetulaln dan pertemuan dengan jiwa yang punya semangat sama, agar dapat saling melengkapi dan menguatkan. Seperti juga pergerakan hati pagi ini untuk merasakan nyamannya air hangat alam dari gunung Tangkuban Perahu, karena ada Prof Weni yang bijaksana seperti juga mama dirumah yang selalu memberi kekuatan.

Semoga Allah memberikan keselamatan, kesetiaan dan visi yang sama bagi orang-orang dirumahku ini Ya Allah. Kesetiaan dan kekompakan yang terlihat pada Pasangan Prof Djoko Hartanto dan Prof Bagio Budiardjo, semoga menjadi contoh bagi keluarga muda yang baru mengembangkan layar. Hingga banyak inovasi baru yang bisa kebetulan muncul ketika menunggu Anak-anak kursus biola, atau ucapan sekilas sambil lalu dari pimpinan, Semoga muncul semua yang positif karena setiap gerakan adalah untuk kemaslahatan bersama.

Filsuf Rumi berkata bahwa hidup adalah bagaikan seorang prajurit yang ditugaskan dan dikirimkan seorang Raja ke negeri asing. Semoga perjalanan tugas itu penuh makna, menginspirasi banyak jiwa seperti celoteh mahasiswa saya di facebook, dan kelak berakhir baik. Perkenankanlah Ya Sang Maha Mulia.

Perjalanan Ciater-jakarta, 8 Juli 2010
Riri Fitri Sari