Akademisi dan Acara Televisi

Dr. Bondan Tiara Sofyan, Manajer Riset FTUI, diliburan 18 Desember mengabarkan
bahwa Hibah Pengabdian Masyarakat Diktinya dipilih sebagai salah satu dari 3 
yang terbaik, sehingga diekspose melalui media massa.
Dua minggu yang lalu diadakan shooting di kampus FTUI terkait hibah tsb, yang 
lamanya 1,5 hari.  Tayangan ekspose tsb katanya akan ditayangkan di TV
One hari ini, di bagian ending dari Kabar Siang, jam 12.30 - an.  Cuma 3-4
menit. Selain itu, juga akan ditayangkan di TVRI pada hari Minggu, 27 Des 2009,
14.00 dengan durasi 24 
Ternyata   sudah saatnya nich FTUI melakukan training
"talking on television" untuk para warganya yang sudah mulai  mengemuka
di media massa. (Please refer to Toastmaster International program for
this - 5 projects of 5-7 minutes presentation).

Sebelumnya ada Prof Yulianto yang berkeliling rumah para celebrities untuk
program hemat energi tiap minggu, lalu Bu Isti pernah saya lihat mengisi
acara universitas terbuka, lalu Bu Bondan, Pak Hendri, Prof FT Band (Prof
Bambang, Prof Budi Susilo dkk), dan akan lebih banyak lagi.

Sudah waktunya generasi muda di penjuru Indonesia, dari Manggar di
Belitong sampai di Batu Jae di Lombok punya mimpi menjadi akademisi
berprestasi seperti Bapak Ibu di FTUI.
Malam ini saya mengantar anak-anak menonton "Sang Pemimpi - laskar
pelangi". Saya yakin banyak sekali bapak guru SMA seperti Pak Balia di
film itu yang membakar mimpi siswanya setiap hari, dengan memekikkan
kalimat-kalimat inspiratif yang dipilihnya, ... dari Albert Einstein, Ibu
Kartini, Bung Karno, Bung Hatta, Sutan Syahrir, sampai Roma Irama dan Iwan
Fals.

Cerita seperti itu sangat biasa.. Kita dengar dari orangtua kita yang
berangkat bertiga naik kapal dari Teluk Bayur menaklukkan Jogja, dan
akhirnya bertiga semuanya sukses.

Perjalanan hidup yang luar biasa ternyata amat banyak disekeliling kita.
Seperti juga saya kenal Andrea Hirata si Pengarang Laskar Pelangi, yang
sedang sekolah di Sheffield (Edensor), dan hadir waktu selamatan kelahiran
anak pertama kami Almira di Sheffield.

Kalau saja dulu guru SD Ibu Tomigolung di SDN 11 jalan Sarapung Manado,
saya tidak pernah bercerita tentang Madame Marie Curie, belum tentu saya
berada di FTUI dan terus semangat memperbaiki paper untuk Jurnal
internasional.

Bayangan mimpi keberhasilan dimasa depan dapat dilihat dari potret masa
lalu. Mimpi itulah yang membawa saya sampai mencari tempat lahirnya yang
kini menjadi Musium Curie di  kota tua Warsawa Oktober lalu. Saya baru
sadar bahwa pakaian hitam panjang yang dikenakan Madame Curie di Labnya,
foto-fotonya berdua dengan Pierre Curie di labnya yang penuh dengan rumus
dan bahan kimia, telah menjadi bayangan keberhasilan dan gambaran bahagia.
Herannya lagi ketika saya sampai ketempat IBU itu, tepat dibawah rumahnya
malah ada Toko Art Indonesia yang sangat lengkap.

Sekali lagi, saya yakin akan banyak anak-anak di penjuru Indonesia raya,
yang ingin melihat profil ilmuwan yang berhasil, ditempat tujuan mereka
untuk menuntut ilmu, di Universitas Indonesia.

Ketika saya berselancar mencari inspirasi pidato akademisi Indonesia, saya
terpaku pada file yang saya baca, Pidato Penerimaan Mahasiswa Baru ITB
2009. Penyajinya yang seorang dosen muda yang mendapat Standing Ovation dari Seluruh Guru Besar
ITB dan Mahasiswa baru, adalah teman saya di SMA di Lombok.
Dari SMA dia memang genius dan melahap seluruh soal Fisika dan Kimia
dengan mudahnya, dengan langkah-langkah yang sederhana. Terbukti beberapa
tahun kemudian kepakarannya, kesederhanaannya, dan kemampuannya diakui
oleh semua orang.

Waktunya kita untuk menginspirasi generasi masa depan, dengan tampilan
video yang menarik.

Selamat Menikmati the next challenge... to be the best speaker in
Television :-)...

Selamat berlibur untuk semua..
Selamat Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1431H.

Salam Hangat.

Riri Fitri Sari
Depok 18 Desember 2009

December 21 2009 04:02 pm | Catatan Pribadi

One Response to “Akademisi dan Acara Televisi”

  1. rani Says:

    Saat ini memang ada “ketidakadilan” di kalangan pengelola media, kurang banyak mengekspose kegiatan yang terjadi di lingkungan akademik. Padahal banyak hal yang dilakukan oleh kalangan akademisi sangat bermanfaat bagi khalayak.
    Karena itu, saya punya mimpi dapat mengelola suatu media (apakah elektronik atau cetak) yang isinya mewartakan kegiatan di lingkungan akademik.

Leave a Reply