Archive for August, 2009

“Pantang Menyerah”..

August 19th, 2009 -- Posted in Catatan Pribadi | 1 Comment »

“Don’t Give Up …”..

Berikut ini sedikit cerita dari pandangan mata dari sisi kanan podium Upacara Peringatan Detik Proklamasi 17 Agustus 2009. Diantara para teladan dari seluruh penjuru Indonesia (mulai dari penjaga hutan teladan, dokter teladan, penyuluh pertanian teladan, Laboran teladan (Achmad kita dari Metalurgi FTUI), Ka Prodi Berprestasi,  dosen berprestasi Utama Dr. Suwarno dan Prof Nyoman Pujawan  yang luar biasa, si Harun mahasiswa Unair pemenang Olimpiade Matematika di Budapest  dll ..  2300 orang).. Saya berusaha mengambil hikmah..

Bagi saya ini adalah sepenggal kisah heroik dimana kita bisa belajar bahwa sugesti dan semangat dari teman dapat membuat kita bertahan. Kekuatan itu ternyata masih ada.

Jam sepuluh lebih beberapa menit ketika Paskibraka selesai mengibarkan bendera pusaka, ratusan undangan menyaksikan sendiri dan khawatir ketika melihat seorang Bintara TNI angkatan darat yang terpilih menjadi pasukan utama tiba-tiba pingsan jatuh kebelakang. Tanggap, teman dibelakangnya menangkapnya, mendorongnya kedepan untuk berdiri lagi, memberikan kata-kata sugesti dan banyak totokan dan gerakan membangunkan yang tidak menyolok..
Mereka berdua menolak tim Palang Merah yang dtang.

Prajurit pilihan yang mungkin masuk angin itupun berdiri tegak lagi.. Agak bergoyang-goyang.. namun berusaha tetap tegak memenangkan peperangan… Ini adalah battleground.. Dia mempertaruhkan masa depannya, masa depan sesama tim yang seharusnya solid dan mengingatkan agar semua cukup istirahat dan makan…

Lima menit kemudian dia pingsan lagi.. Totokan kedua dan sokongan dari belakang perlahan membuatnya bertahan.. Walau muntah yang tak kentara keluar dari mulutnya.. Prajurit itu tetap bisa kembali berdiri…

Terbayang apa yang terjadi jika prajurit pilihan saja kalah untuk berdiri tegak menjaga Sang Saka di detik proklamasi ?…
Jika ada satu anggota korps yang menjadi odd… kita perlu bertindak seperti prajurit pendukung yang berada dibelakangnya…¬† Bangun wahai sahabatku… engkau masih kuat.. masuk angin hanya peristiwa biasa.
Tugas luar biasa ini tidak akan terulang lagi..
Ternyata… kita semua masih tetap bertahan..

Ketika masa sulit berlalu.. Ketika pasukan dapat meninggalkan lapangan, ternyata prajurit itu dapat berjalan dengan baik lagi.. tidak mengalah pada keadaan .. dan menjadi pemenang yang sukses..

Riri Fitri Sari
Depok, 19 Agustus 2009.

‚ÄúWithout your supports, I will never get to this milestone‚ÄĚ

August 19th, 2009 -- Posted in Catatan Pribadi | 1 Comment »


‚ÄúWithout your supports, I will never get to this milestone‚ÄĚ

Malam yang berkesan. Gala Dinner dan Malam Penyerahan Apresiasi Prestasi Para Akademisi Indonesia 2009, Hotel Sahid Jaya 29 July 2009.

apresiasi

Setelah melewati serangkaian acara panjang, persiapan ditingkat fakultas, universitas, mengisi formulir dan membuat Karangan Karya Prestasi Unggul, dan akhirnya berkumpul dengan 15 finalis Dosen Berprestasi Indonesia.

Isian Tes Psikologi yang seperti berulang bertanya tentang keyakinan akan jawaban dan determinasi untuk menyatakan kehendak hati, presentasi yang di tanya jawab satu jam oleh 7 orang Professor dari berbagai bidang ilmu, diskusi kelompok yang dipantau oleh tim juri, akhirnya berakhir juga.

Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari usaha dan pencapaian rekan-rekan sesama dosen Indonesia. Bahwa semangat itu dapat ditularkan, bahwa banyak hal yang perlu dieksplorasi untuk pencapaian berikutnya, tantangan-tantangan baru yang membuat hidup menjadi menarik, dan tugas berbagi dan ‚Äėtalent scouting‚Äô bagi generasi berikutnya.

Dr. Miranda Risang Ayu dari UnPad¬† yang bersemangat mengajarkan Hukum, Prof Nyoman Pujawan ITS yang menceritakan roadmap pencapaian hasil penelitian yang real dengan berbagai kolaborasi internasional, Dr. Suwarno ITB yang luarbiasa mencintai bidangnya yang membangun recognisi dari titisan Guru Besarnya di Jepang yang mendapat Whitehead (?) award IEEE (setara berguru dengan reputasi pemenang nobel), Dr Putu ahli pendidikan matematika dari eks-IKIP Bali, Dr. Karna Wijaya ahli nanoteknologi dengan 10 paten dari UGM, Dr. Jaeni UnDip, Dr. Isti¬† UNS yang mengurus Gender,¬† Dr. Tavi USU yang berbicara tentang ekonomi gonjang-ganjing, tanaman tebu‚Ķ dan semuanya…

Semua dengan penuh semangat dan kecintaan masing-masing pada profesinya menjelaskan kebanggaannya tentang pencapaian yang tidak kenal lelah..

Berbagai buku dan tulisan barang bukti yang diperlihatkan pada Dewan Juri terutama Dr. Dwi Sasongko ITB (Ketua Tim) menjadi bukti dedikasi yang tinggi pada profesi..

Malam itu….

Untuk pertama kali dalam sejarah Indonesia ditingkat nasional, akademisi di apresiasi dengan malam yang menyenangkan. Gala dinner yang nikmat, tarian dan lagu-lagu indah dari STSI Bandung dan Solo, dan lagu Medley Indonesia Indah oleh Ita Purnamasari..

Ratusan peserta pemenang ditingkat universitas untuk kategori Dosen Berprestasi, Kepala Program Studi Berprestasi, Laboran Berprestasi, Pustakawan Berprestasi, Tenaga Administrasi Berprestasi, Mahasiswa Berprestasi berkumpul dan berusaha mengerti tentang pencapaian,… dan pencapaian selanjutnya..

Pidato Dirjen Dikti Prof. Fasli Jalal yang sangat apresiatif dan mudah ditangkap maknanya memberi semangat untuk terus berkarya. Bahwa terus berkarya akan menjadi lilin penerang yang akan dapat menjadi sumber api bagi lilin-lilin berikutnya.

Dr. Ilah Sailah, Direktur Akademik senantiasa memberi sugesti sebagai host yang sangat baik dan penuh ide untuk menyenangkan peserta dan merasakan kebanggaan (yang tentu hanya sesaat, seperti juga hidup yang pasti berlalu).

Ketua Tim Juri mengumumkan pemenang Dosen Berprestasi, Dr. Dwi Sasongko memulai dengan Pemenang ketiga adalah …. Sudah bertambah namanya …

(teman-teman langsung bergumam ‚Äď pasti Bu Riri yang baru dapat Prof..)..

Puji syukur hanya pada Allah..

Ketika tidak berdiri dipaling depan, kadang kita merasa lega .. tidak ada lagi kesendirian.. Bahwa masih ada yang lebih baik yang dapat dicontoh, perjalanan kita penuh dengan teman-teman seperjuangan yang mencapai achievement lebih baik..

Malam indah itu berakhir dengan semarak‚Ķ Piala yang indah… Pencapaian dan recognition itu..

Namun maknanya terasa perlu semakin diisi dan diasah lagi..

Terimakasih teman sejawat, terimakasih mahasiswa, terimakasih pada seluruh anggota keluarga dekat yang memberi dukungan tak terhingga bagi prestasi demi prestasi..

Semua hanyalah catatan.. Kelak apa kenangan berharga dari pertemuan kita bersama akan jauh menjadi lebih penting.

Terimakasih kepada Tim Direktorat Pendidikan Tinggi yang makin muncul dengan ide-ide inovatif untuk memberi semangat dan menyebarkan troups (pasukannya) diseluruh Indonesia. Siap berjuang kapan saja, menggerakkan jiwa-jiwa muda nusantara untuk menegakkan panji-panji ilmu dan seni, dan menjadi lilin penerang, menyebarkan standar yang makin tinggi diseluruh Indonesia tercinta..

Depok, 19 Agustus 2009