Archive for April, 2008

Era Bambang di Universitas Indonesia

April 24th, 2008 -- Posted in Catatan Pribadi | 5 Comments »

Sesuatu yang ‘aneh’ terjadi di Universitas Indonesia. Dalam 3 bulan terakhir ini, dengan mekanisme pemilihan Dekan-Dekan Fakultas di lingkungan Universitas Indonesia yang dilakukan dengan Seleksi dan bukan Eleksi, secara tidak disengaja telah terpilih 7 (tujuh) Dekan baru dengan nama “Bambang”.  Semua terkesima.. Bambang Brodjonegoro (FE), Bambang Sugiarto (FT), Bambang Irawan(FKG), Bambang Wipriyono (FKM),  Bambang Wibawarta (FIB), Bambang Shergi (FISIP), membuat probabilitas seseorang bernama “Bambang” menjadi tinggi  untuk menjadi Dekan terpilih. Di Sistem Informasi Riset dan pengabdian masyarakat UI saat ini terdapat 59 orang dosen/peneliti bernama Bambang (kunjungi: http://sirip.ui.ac.id). Enam diantaranya sudah disebut diatas, dan seorang Dekan wanita dari Fakultas Psikologi – Siti Dharmayati Bambang Utoyo, memiliki nama kedua Bambang juga.  

 Jika di angkatan bersenjata kita banyak sekali pimpinan bernama ’Djoko’ maka di UI sekarang berbilang nama ’Bambang’. Rektor terpilih UI, Prof Dr. Der Soz. Gumilar Rusliwa Somantri dengan kemenangan telak 25/30 dari suara Majelis Wali Amanat (MWA) UI, membuat perubahan baru dengan pemilihan Dekan hingga ke ketua Departemen dan program studi dilakukan dengan paradigma. Pemilihan ini akan diselesaikan dalam 4 bulan mendatang. Kalau secara kebetulan banyak ‘Bambang’ yang terpilih, ini semata kemungkinan besar karena popularitas nama itu, atau para orang tua dalam generasi tertentu di Indonesia sangat menyukai nama ‘Bambang’ Proses panjang yang berjalan dengan sangat fair, dengan mekanisme pemasukan berkas-berkas lewat portal pemilihan dekan, mekanisme pemilihan di fakultas lewat Senat Akademik Fakultas, pemilihan  3 nama calon Dekan ke Rektor, fit dan proper test terbuka oleh Rektor, para Wakil Rektor dan Sekretaris Universitas yang dapat ditonton lewat CCTV. Pemilihan ini telah dilakukan secara berjenjang dengan analisa panjang tentang integritas dan komitmen calon pada pencapaian Rencana Strategis Universitas 2008-2012 yaitu tercapainya excellence, integration, dan enterprising. Seluruh proses ini dilakukan terbuka dengan masukan dari seluruh pemangku kepentingan, menuju ke integrasi Universitas Indonesia secara menyeluruh. Dengan mekanisme yang panjang tersebut, bernama Bambang saja tidak cukup untuk dapat menjadi modal untuk terpilih menjadi pimpinan universitas Indonesia yang sedang dalam masa transisi gelora menjadi BHMN ini. Kemampuan untuk memotivasi seluruh sivitas akademika UI menjadi warga dunia akademik berkelas dunia sangat dibutuhkan untuk mewujudkan harapan bangsa.  Susilo Bambang Yudhoyono adalah seorang Bambang yang kini menjadi teladan dan pemimpin utama di Indonesia. Seseorang dengan karakter yang baik – ‘Susilo’  itulah yang ditulis Wikipedia tentang beliau yang diturunkan dari namanya. Beliau memilih menulis nama ‘Yudhoyono’ pada label nama yang sering dipakai beliau ketika masih bertugas di militer. Nama ‘Bambang’ tidak dijelaskan lebih dalam, namun nama ini adalah nama yang menjadi paling ‘common’, namun ‘keren’ di Indonesia. Mungkin setara dengan nama ‘Kim’ atau ‘Park’ di Korea, ‘Anthony’ dan ‘Andrew’ di Eropa. Sangat umum digunakan, namun menjadi nama orang-orang terkenal dan menjadi pemimpin.

Menurut website nama-nama dalam bahasa Jawa, Bambang berarti seorang ksatria (Knight). Professor Bambang Hidayat ahli dari pemantauan bintang Boscha di Bandung adalah seorang Bambang teladan lainnya bagi para peneliti. Bambang Trihatmodjo mungkin seorang tokoh yang paling banyak muncul di tabloid-tabloid selebriti belakangan ini. Bambang Prastowo adalah kepala  Pusat Komputer UGM penggiat Jaringan Pendidikan Tinggi Indonesia (Indonesia Higher Education Network (Inherent)), sahabat saya ,yang sedang mencita-citakan dunia datar dan berbasis Teknologi Informasi di Indonesia, terhindar dari penggunaan server dan mailing list Google dan Yahoo.

Sederet nama Bambang lainnya seperti Bambang Adiwiyoto (BRTI), Bambang Priantono (Indosat), Bambang Riyadhi Oemar (Asosiasi Telepon Seluler Indonesia (ATSI)), Bambang Supriogo (Telkomsel), adalah Bambang-Bambang lainnya yang membawa mewarnai perubahan dalam dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia. Bambang DH adalah seorang Walikota dari Surabaya yang cukup aktif mensosialisasikan penggunaan Internet bagi warganya dengan taman dan bus yang full Internet. Jika diluar negeri nama keluarga biasa ditempatkan dibelakang nama, maka Bambang dalam bahasa Indonesia sering ditempatkan sebagai nama depan, dan diikuti dengan nama kedua untuk dapat dibedakan dengan pemilik nama Bambang lainnya.

Peristiwa masuknya polisi ke kampus Haluoleo di Kendari Selasa kemarin juga mungkin melibatkan beberapa Bambang. Bambang Supriyanto adalah salah satu korban pesawat adam air yang naas terjun ke laut tahun lalu. Sayangnya data kependudukan di Sistem Informasi Kependudukan hingga saat ini belum secara terkonsolidasi dapat menampilkan secara berapa Bambang yang terdaftar sebagai calon pemilih di Pemilu 2009 nanti.  Bambang Sudibyo, Mentri Pendidikan Nasional kita kini boleh lega dengan kekompakan para Rektor PTN Indonesia untuk mengelola secara bersama seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri tahun akademik 2008/2009. Kepentingan agar anak-anak bangsa bisa memilih dan melakukan ujian masuk perguruan tinggi negeri secara efisien, terstandar dan aman secara nasional, perlu dikedepankan demi iktikad baik untuk efisiensi dan pemerataan kesempatan pendidikan. Suatu sistem yang walaupun sudah terbukti berjalan dengan baik, perlu disempurnakan pula dari waktu kewaktu.  Pengelolaan data dan sistem informasi yang terpadu akan menuju pada efisiensi dan ketenangan para lulusan sekolah lanjutan atas untuk mengadu nasib yang  menentukan tahapan pendidikannya selanjutnya dibulan-bulan mendatang.    

Ribuan Bambang-Bambang lainnya melalui hari-hari yang biasa dan luar biasa di negeri ini. Diantara gejolak dunia dengan peningkatan harga pangan diseluruh dunia, harga minyak yang tinggi, gejolak ekonomi di Amerika, banyak yang harus dilakukan untuk tetap bertahan, ’survive’ dan menjadi pemenang.  Kebetulan demi kebetulan yang kita saksikan adalah mosaik yang menunjukkan kekuasaan Allah, Sang Pencipta – Maha Segala.