Category: Me as a daughter, a wife and a mom

Beliau pergi di saat kami pergi

Tidak sampai 30 hari lagi, tahun 2011akan berakhir. Waktu seperti berlari, begitu banyak kejadian, pengalaman dan pelajaran yang kualami dan rasakan. Banyak yang menyenangkan, tak kurang juga yang memilukan. Yang paling menyenangkan dan membahagiakan buatku adalah anakku berhasil masuk ke perguruan tinggi idamannya melalui perjuangan yang tidak gampang. Dan yang kedua adalah tuntasnya perjalananku bersama suamiku  ke Tanah suci. Alhamdulillaah.… Read more →

Ketika ba’da shubuh tidak tidur lagi

Hari pertama shaum Ramadhan terbangun benar-benar oleh alarm hp. Kelopak mata masih lengket, rasanya berat meninggalkan tempat tidur. Mungkin selain kondisi badanku yang sedang nggreges-nggreges dengan skor 1-2 vs virus, juga perang melawan syaiton-syaiton yang menduduki semua inchi badanku agar rasa enggan itu membenanmkan tubuhku kembali kepembaringan yang nyaman. Kalau hanya memikirkan diriku sendiri mungkin aku akan memilih minum teh… Read more →

11 Januari

Kalau ada kalimat bijak yang mengatakan bahwa suami adalah pakaian isteri dan isteri adalah pakaian suami, baru saat ini kurasakan ungkapan itu sangat benar. Suami istri memang harus bekerja sama, saling bantu, dan saling menutupi kekurangan pasangannya. Ada tugas yang hanya bisa dikerjakan oleh istri tapi tidak ada tugas suami yang tidak bisa dikerjakan oleh istri, itu pendapatku. Aku berpendapat… Read more →

Perang remote di pagi hari

Judulnya heboh tenan. Bagaimana nggak heboh. Di pagi hari yang hectic dan super duper ribet, ada tiga kepala yang memperebutkan satu remote control TV. Aku meskipun sambil mondar-mandir kamarku, kamar anakku, dapur, ruang makan,  menyiapkan sarapan, bekal sarapan si Mas, bekal sekolah anak, tapi juga sambil mendengarkan berita di TV atau acara favoritku Mamah dan Aa. Biasanya kubangunkan anak-anak sholat… Read more →

Dua cinta dari dua wanita

Semenjak aku lahir aku hanya mengenal seorang wanita yang penyayang, penyabar, pemberi nasehat yang selalu menjadi solusi tiap saat aku mempunyai masalah. Dari tangannya pun lahir masakan-masakan yang istimewa buat keluarga kami. Buatku, rendang buatan ibuku tak ada tandingannya, meskipun  kubandingkan dengan rendang yang kubeli di rumah makan padang. Dari kebisaan ibuku menjahit baju pun aku akhirnya bisa menjahit meskipun… Read more →

My funny Dad

Kumpul-kumpul setiap sabtu sore dan menghabiskan malam minggu di rumah gadang Bapakku adalah suatu momen menyenangkan yang selalu kami tunggu. Meskipun 3 dari 4 anak Bapak bermukim di tempat yang berjauhan dari Jakarta Pusat, tapi dengan penuh perjuangan (biasa deh biang keroknya, apalagi kalau bukan MACET) kami berusaha untuk berangkat ke rumah Bapak. Adik terkecil kami tinggal di rumah Bapak.… Read more →