March 7, 2016

Melancarkan Ketrampilan Menulis

Filed under: Uncategorized — rani @ 1:38 pm

Setelah sekian lama tidak melatih diri, baru kali ini mencoba untuk menulis mengeluarkan pikiran dan pengalaman yang dialami dan dilihat. Ini mungkin tulisan pertama setelah tulisan “turun gunung” dimuat di blog ini beberapa waktu yang lalu. Rupanya masih ada kekakuan dalam menulis, karena selama ini lebih banyak menulis di WA atas SMS di HP yang cukup satu dua kata, atau paling banyak satu alinea saja. Nah, ketika untuk menulis di blog yang cukup panjang terasa sekali kebingungannya, kira-kira apa yang mau ditulis. Paling tidak kaidah penulisan jurnalistik harus diikuti supaya “enak dibaca dan perlu”.

Selama ini, waktu dihabiskan untuk melakukan kegiatan pendokumentasian dalam bentuk audio visual. ada beda sekali menulis (shooting) gambar yang bersuara dan bergerak dengan tulisan dengan kata-kata. Seperti kata pepatah, gambar itu merupakan seribu kata, maka gambar bergerak bisa dianggap mencakup sejuta kata. Persiapannya juga berbeda. Dalam menulis gambar yang bersuara dan bergerak (Shooting video) harus memperhatikan pencahayaan, posisi sudut pengambilan dan suara yang akan direkam. ini rumit sekali. Misalnya saja apakah perlu wawancara khusus dengan narasumber yang bicara dalam acara tersebut. ataukah siapa saja yang harus diwawancarai untuk melengkapi dokumentasi itu. dan lain sebagainya. Tapi kalau sudah biasa sih, urusan yang serumit itu bisa mudah dilaksanakan.

Berbeda dengan membuat tulisan, dimana persiapannya tidak serumit “menulis gambar suara yang bergerak”. Tetapi memang harus ditetapkan dahulu ketika akan menulis itu apa yang akan dijadikan satu topik tulisan, kelengkapan apa yang bisa memperkaya tulisan, bagaimana penggunaan bahasa yang dipakai,bahasa ilmiah, subyektif, jurnalistik, atau sekedar menuangkan apa saja yang ada dalam pikiran. Dari sini akan dapat diketahui pola tulisan apa yang akan dibuat, berita singkat, feature, atau lainnya. Inilah barangkali pokok-pokok pikiran yang saya tangkap seketika dalam mempersiapkan suatu tulisan dan melancarkan ketrampilan menulis.(070316)

Pangsiunan

Filed under: Uncategorized — rani @ 1:09 pm

Sejak tanggal 3 Maret hingga 5 Maret 2016, mengikuti program Pra Purnabakti Pegawai Tenaga Kependidikan (tendik) Universitas Indonesia yang diikuti 38 pegawai tendik di lingkungan Pusat Administrasi Universitas (PAU). Kegiatan berlangsung di Bandung.

Keberangkatan rombongan dilepas Warek IV UI Dr. Hamid Chalid, SH., LLM di halaman gedung PAU, didampingi Direktur SDM UI Riani Rahmawati, Ph.D. Dalam sambutannya, Hamid mengatakan, dulu pegawai itu dianggap dan diperlakukan sebagai buruh. Tetapi dengan perkembangan waktu, tumbuh kesadaran untuk lebih memanusiawikannya. maka dibuatlah berbagai kegiatan untuk lebih “memanusiakan” para buruh/pegawai. kegiatan Pra Purnabakti ini merupakan salah satu perhatian pimpinan UI terhadap pegawai UI.

Kegiatan diisi dengan mendengarkan ceramah dari para wirausaha yang telah berhasil, dan menawarkannya, barangkali ada peserta ada yang berminat untuk berwirausaha dan menjadi mitra usaha. selain ceramah, juga dilakukan peninjauan langsung ke lapangan, seperti mengunjungi tempat pembuatan kue kering, melihat dari dekat pabrik bandrek dan budidaya lele Sangkuriang. Peninjauan diakhiri mengunjungi Kebun Rizal di Maribaya Bandung. Pada hari ketiga berkesempatan untuk menikmati suasana di Farm House Lembang Bandung.

Apa yang bisa ditarik manfaat dari kegiatan ini? Paling tidak, bisa mengakrabkan sesama anggota Pra Purnabakti, memperluas wawasan mengenai bidang usaha yang akan dijalani setelah pensiun. Dan yang paling utama adalah melupakan sejenak kejenuhan bekerja dan urusan di kantor. (070316)