February 11, 2014

Salam Veritas, Probitas, Iustitia

Filed under: Kampusiana — rani @ 3:43 pm

Jika hari sabtu kemarin (08/02) mencermati pidato Rektor UI pada acara wisuda, pasti akan menemukan “sesuatu” yang baru, yang belum pernah diucapkan Rektor UI sebelumnya. Apakah itu? Rektor UI Prof.Dr.Ir Muhammad Anis, M.Met, mengucapkan secara lantang “salam Veritas, Probitas, Iustitia.” ‘Binatang’ macam apakah itu?

Tahun-tahun lalu, setiap barang cetakan brosur yang dikeluarkan kantor Komunikasi UI dibawah logo makara UI selalu tercetak kata-kata “Veritas, Probitas, Iustitia. Est. 1849.” Tetapi sejak tahun 2013 kata ‘est. 1849’ dihilangkan. Beberapa cetakan yang dibuat fakultas masih mencantumkan est.1849. Tahun yang merujuk kepada berdirinya pendidikan sekolah dokter Jawa, dimana diyakini itulah pertama kalinya ada sekolah di Indonesia. Cikal bakal inilah yang dijadikal penanda oleh pimpinan UI sebagai tahun dimulainya pendidikan bagi bangsa pribumi.

Bagaimana bisa muncul kata-kata Veritas (kebenaran), Probitas (kejujuran), Iustitia(keadilan)? Kita harus melihat ke berbagai perguruan tinggi ternama dan tertua di dunia, dimana mereka mempunyai semacam core values semacam nilai dasar yang menjadi rujukan untuk diperkuat, dikembangkan dan dipertahankan sebagai suatu identitas jati diri sebuah perguruan tinggi. Pada tahun 2000an ketika UI menjadi satu Badan Hukum Milik Negara (BHMN), ada pemikiran di kalangan pimpinan UI untuk membuat motto tersebut di atas. Tetapi belum mengerucut pada nilai dasar itu.

Barulah pada tahun 2007 Rektor UI Prof. Gumilar bersama-sama dengan para anggota MWA, Senat UI dan Dewan Gurubesar membicarakan nilai dasar ini. Prof. Somadikarta Gurubesar Biologi dari FMIPA mengusulkan “Veritas, Probitas, Iustitia.” Tiga kata ini disepakati sebagai suatu nilai universal yang relevan untuk diperjuangkan di perguruan tinggi manapun.(110214)

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment