December 10, 2013

Jejak Kudeta

Filed under: Lain-lain — rani @ 2:09 pm

Tulisan saya (12 Mei 2011) di blog staf UI berjudul “!3 tahun Reformasi Jadi tukang dokumentasi” bercerita bagaimana demo reformasi yang berlangsung di UI yang terekam dalam bentuk video, ketika mahasiswa UI melakukan demonstrasi di halaman depan Kampus FKUI jalan Salemba 6 Jakarta. Kemudian berlanjut dengan dialog antara wakil pimpinan mahasiswa UI dengan Fraksi ABRI di MPR. Karena berbagai kesibukan pekerjaan, tulisan di blog terhenti.

Kali ini (desember 2013) ingin “menyambung” kembali tulisan tersebut dengan pengalaman yang saya alami pada awal Januari 2013. Secara tak sengaja saya melakukan dokumentasi kegiatan acara promosi doktor di FISIP UI. Suami sang promovenda itu ternyata mantan pejabat petinggi ABRI jaman Orde Baru. Singkat kata berkenalanlah dengan sang suami promovenda. Dia meminta bantuan untuk mendokumentasikan suatu acara yang akan digelar di suatu hotel di bilangan Jakarta.

Pada acara itu, sang mantan pejabat petinggi ABRI itu menggelar acara peluncuran buku biografi dia pada saat menjelang timbulnya demo reformasi. Pada kesempatan itu, ada kesaksian dari beberapa orang yang dulu turut dalam demo-demo reformasi. Salah seorang diantaranya saya kenal karena kerap bertemu dalam acara demo di Kampus Salemba Jakarta tempo hari.

Konon katanya, menjelang pecahnya reformasi yang menumbangkan rezim Orde Baru, sang pejabat ini didatangi oleh seseorang yang menceritakan di NKRI akan terjadi berbagai peristiwa yang akan mengubah keadaan Negara. Secara rinci perubahan itu dijelaskan apa saja yang akan terjadi. Sebagai pejabat tinggi Negara, dia mencermati apa yang dikatakan orang tersebut. Dan setelah rezim Orde Baru tumbang, banyak terjadi perubahan persis seperti yang dikatakan orang tersebut.

Yang justru mengagetkan, pejabat tersebut mengatakan secara pribadi kepada saya, bahwa dia diajak untuk melakukan kudeta terhadap pemerintahan NKRI yang sah. Orang yang mengajak kudeta itu adalah seorang alumni UI (kini sudah meninggal). Walaupun tidak terjadi kudeta, tetapi “jejak-jejaknya” masih bisa dilacak karena masih ada saksi mata yang bisa bercerita tentang hal tersebut. (101213)

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment