April 16, 2013

Undur Unduran

Filed under: Lain-lain — rani @ 2:20 pm

Bagaimana ceritanya asal muasal satu binatang kecil dinamakan undur-undur, hingga saat ini agak sukar untuk melacaknya. Binatang yang sebutannya dalam bahasa Latin Myrmeleontidae atau biasa disebut juga antlion (semut singa) ini, mempunyai kebiasaan larvanya berjalan mundur saat menggali sarang jebakan di tanah untuk memburu semut, mangsa yang menjadi makanannya.

Tapi tulisan kali ini bukan untuk membicarakan khewan undur-undur, melainkan soal ujian nasional (UN) di 11 Provinsi diundur (seharusnya berlangsung hari senin 15 april 2013) gara-gara terlambat dalam mendistribusikan soal ujian ke 11 wilayah provinsi tersebut. Menurut beberapa media cetak, pengunduruan ini disebabkan ada dua percetakan yang terlambat dalam melaksanakan pencetakan dan pendistribusian soal ke daerah-daerah. Ini peristiwa yang baru pertama kali terjadi UN diundur. Untuk menjernihkan persoalan ini, teman penulis Prof.Dr. Ibnu Hamad, Kepala Pusat Data dan Humas Depdikbud sampai harus mengadakan konferensi Pers Senin malam, seperti yang diberitakan beberapa stasiun televisi. Bukan itu saja, Ibnu Hamad juga harus mengklarifikasikan tentang rumor yang sempat berkembang, Mendikbud Prof. M. Nuh mengundurkan diri dari jabatannya. Rencananya saat konferensi pers berlangsung akan hadir, tetapi berhalangan. Konon katanya Mendikbud lagi “blusukan” turut mengemas soal-soal UN yang akan didistribusikan ke daerah. Padahal semestinya dalam situasi “darurat” seperti itu, lebih baik lagi kalau orang pertama di Depdikbud yang langsung bicara, seperti yang dilakukan Direktur Utama maskapai Penerbangan Lion Air Edward Sirait, pada saat konferensi pers tentang kegagalan pesawat Lion Air mendarat di Bali.

Lain UN, lain pula tentang Ujian SIMAK UI yang berlangsung di daerah Indonesia Timur, beberapa tahun lalu. Ujian SIMAK ini adalah proses seleksi yang dilakukan UI di luar Seleksi yang diselenggarakan pihak Depdikbud dan beberapa perguruan tinggi negeri secara bersama-sama. Seorang teman yang aktif di kepanitiaan SIMAK UI sempat menceritakan, bagaimana para peminat ujian SIMAK UI di beberapa kota kawasan Timur Indonesia meminta untuk diundur waktu pelaksanaana ujian SIMAK UI. Karena waktunya bersamaan dengan kegiatan ibadah agama yang dianut mayoritas masyarakat Kawasan Timur Indonesia. Tetapi panitia SIMAK tidak “bergeming”, karena kalau diadakan waktu hari kerja, akan mengganggu kegiatan pekerjaan di UI.

Kembali kepada masalah pengunduran ujian nasional tadi, penulis punya pemikiran lain. Jangan-jangan Depdikbud memang sengaja mengundurkan jadwal UN, untuk menjebak para pembocor soal ujian nasional, seperti juga binatang undur-undur menjebak mangsanya. Wallahualam bisawab.(160413)

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment