April 10, 2013

Tana Tidung

Filed under: Kampusiana — rani @ 12:39 pm

Ada yang pernah dengar kataTana Tidung, atau mengetahui letaknya di Peta? Barangkali kita lebih kerap mendengar Pulau Tidung salah satu pulau di Kabupaten Kepulauan Seribu yang termasuk wilayah Provinsi DKI Jakarta. Tana Tidung itu salah satu Kabupaten baru, bagian dari Provinsi Kalimantan Utara (Katara), pemekaran dari Provinsi Kalimantan Timur, pada tahun 2007. Kabupaten baru ini terdiri dari tiga kecamatan, luasnya kurang lebih 480 kilometer persegi, termasuk di dalamnya ada 27 pulau kecil, yang belum ada di dalam peta. Wilayah ini berbatasan langsung dengan wilayah negeri jiran Malaysia (Sabah), yang baru-baru ini heboh adanya klaim dari Kesultanan Zulu Filipina.

Pada Rabu pagi ini (10/04) di Kampus Depok H. Undunsyah , M.Si., MH, Bupati Tana Tidung menandatangani nota kesepahaman bersama dengan UI dalam bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat. Bupati yang tadinya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tarakan ini kepala daerah pertama kali di kabupaten tersebut yang akan menjabat hingga 2015. Jumlah penduduknya hanya sekitar 23 ribuan ini APBDnya mencapai 1,5 Triyun rupiah, yang didapat dari bagi hasil minyak. Potensi alam daerah ini selain minyak, dari batubara dan tambang emas yang belum digarap. Setiap tahunnya tidak kurang dari Rp 300 milyar dianggarkan untuk bidang pendidikan. Setiap anak yang sekolah dari tingkat TK (pendidikan usia dini) hingga mahasiswa dibiayai pemerintah daerah. Untuk tidak salah kelola, maka pemerintah Tana Tidung melakukan kerjasama dengan UI untuk mengembangkan SDM aparat pemerintahan dan pendidikan penduduk asli. Visinya bagaimana intelektualitas penduduk Tana Tidung bisa setara dengan penduduk di Pulau Jawa.

Pelaksana Harian Rektor UI Prof.Dr.Ir. M. Anis, M.Met menyambut baik kerjasama dari pemerintahan Kabupaten Tana Tidung. Apa yang dilakukan Bupati dengan mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk bidang pendidikan sudah “right on the track”. Ketika Prof. M. Anis mengambil program pascasarjana dan doktoral di Inggris tahun 1986, banyak mahasiswa Malaysia juga belajar di Inggris. Kalau di Setiap kota di Inggris ada 5 orang mahasiswa Indonesia, maka mahasiswa Malaysia ada 200 an orang. Baru sekarang inilah Malaysia bisa menikmati kebijakan pengiriman mahasiswa sekolah di luar negeri. Berkaca pada pengalaman itu, mudah-mudahan pemerintah Kabupaten Tana Tidung bisa mengejar visinya menyejahterakan penduduknya.(100413)