April 4, 2013

Mau Bersaing Tingkat Dunia? Buat Film Wayang

Filed under: Uncategorized — rani @ 4:18 pm

Diantara nara sumber yang bicara pada sarasehan Wayang dan Ketahanan Budaya yang berlangsung Kamis (04/04) di Balairung Kampus UI Depok, pembicara terakhir yang menarik perhatian, yaitu Presiden Direktur Jababeka Setyono Djuandi Darmono. Dia membacakan makalah sambil menayangkan secuplik wayang dalam bentuk film dengan tata suara dolby stereo.

Dia bercerita tentang perkembangan cerita Superman yang tadinya dalam bentuk komik, kemudian difilmkan (1978). Maka mulailah era pembuatan film dari cerita-cerita komik. Hanya dalam jangka waktu 30 tahun, keuntungan dari pembuatan film jenis ini mencapai Rp 50 Trilyun. Andaikan saja cerita-cerita wayang dipindahmediakan ke dalam bentuk film, setelah diadakan perubahan disana sini (misalnya durasinya diperpendek menjadi 30, 60 higga 90 menit), bukan tidak mungkin akan menarik minat para penonton di berbagai negara. Tetapi perlu bantuan dari berbagai pihak dan berbagai kalangan. Diperkirakan dalam jangka 5 – 7 tahun, film wayang ini akan dapat direalisir. Saat ini, di lahan Jababeka telah berdiri movieland seluas 37 hektar. Bahkan telah mendatangkan dan menggaji khusus orang Swedia yang memang ahli dalam hal perfilman.