April 2, 2013

Kepercayaan

Filed under: Uncategorized — rani @ 1:58 pm

Tulisan kali ini pastilah tidak mengenakan pihak tertentu. Bukan bermaksud untuk meramaikan “april mop”. Tetapi sejatinya untuk menceritakan realita yang terjadi sekitar kita, dengan harapan mendapatkan respon yang positif untuk membina komunikasi dan saling pengertian diantara kita. Karena itu, mohon maaf jika pada tulisan ini ada hal yang tidak berkenan.

Kemarin pagi (01/04) ketika masuk kantor, mampir dulu ke gedung PPMT (Pusat Pelayanan Mahasiswa Terpadu) ada satu keperluan. Waktu itu belum jam 09.00. Bertemu dengan seorang dosen satu fakultas di lingkungan kampus Depok. Kelihatan sudah gelisah, mondar-mandir di depan ruang layanan “hotline”. Waktu disapa, katanya dia ada keperluan berhubungan dengan hotline, karena akan segera kirim kabar via email kepada seseorang yang telah menunggu. Sementara pada saat yang sama dia juga harus memberikan kuliah. Di sudut lain tampak juga beberapa mahasiswa sambil membawa lap top menunggu mendapat layanan dari hotline. Di ruangan hotline, belum terlihat satu orang pun petugas.

Tampaknya sang dosen yang kita bicarakan, begitu percaya akan teknologi informasi sebagai suatu wahana untuk mengirimkan informasi dengan cepat dan tepat pada sasaran, ketimbang memanfaatkan media lain. Sehingga dia mau berlama-lama menunggu petugas untuk bisa membantu permasalahan yang dia hadapi. Penulis pun cepat-cepat permisi, mencoba membantunya untuk mencari petugas hotline di kantin atau di lantai dasar gedung PAU tempat para pegawai melakukan absensi.

Baru siang ini (02/04) mendapatkan jawaban dari seorang teman, hotline mulai melakukan layanan pada jam 09.00. Begitulah menurut SOP yang sudah dilaksanakan bertahun-tahun. Ketika ditanyakan kenapa jam layanan tidak disamakan dengan masuknya jam kerja saja (08.00) dia tidak bisa jawab. Mungkin harus ditanyakan kepada rumput yang bergoyang.(020413).

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment