August 8, 2012

Mobil Dinas

Filed under: Uncategorized — rani @ 12:33 pm

Kalau hari ini sampai 10 Agustus di Bandung diselenggarakan peringatan Hari Teknologi Nasional, dimana pada acara itu Presiden SBY akan mencoba mobil listrik ciptaan Dasep Ahmadi, mahasiswa ITB angkatan 1984, penulis jadi teringat tentang mobil dinas. Mobil milik pemerintah yang dipakai di suatu instansi untuk kegiatan yang berkaitan dengan urusan pemerintah.

Di UI sebagai salah satu instansi pemerintah, tentu saja punya mobil dinas yang dipakai para pejabat UI yang menduduki jabatan tertentu, sebagai salah satu fasilitas yang disediakan karena kedudukannya sebagai pejabat pemerintah. Kalau dahulu mobil dinas ditandai dengan nomor berplat merah, maka sejak era reformasi mobil dinas ini ada juga yang memakai plat hitam, tetapi di BPKB dan STNKnya pemilik mobil itu atas nama instansi, bukan pribadi. Biasanya setelah berusia 10 tahun, mobil tersebut bisa dimiliki oleh si pemakai mobil dengan cara dibeli memakai uang pribadi (didem). Siapa-siapa saja yang berhak untuk menggunakan mobil dinas tersebut sudah ada ketentuannya. Begitulah tentang aturan kepemilikan mobil milik pemerintah.

Dari obrolan dengan pegawai UI yang biasa mengurus mobil dinas ini, banyak cerita menarik yang tidak banyak diketahui orang umum. Misalnya saja ada petinggi UI yang sudah tidak menjabat lagi atau bahkan sudah pensiun, masih memakai mobil dinas, tidak diserahkan kepada UI. Ketika akan memperpanjang STNK, barulah minta tolong kepada UI untuk memperpanjangnya. Ada juga setelah sekian lama tidak menjabat. Mobil tersebut baru dikembalikan. Ada seorang pegawai biasa, karena kedekatannya dengan pimpinan mendapat dispensasi untuk memakai mobil dinas. Pada surat pengajuan pinjaman, mobil itu hanya untuk beberapa minggu saja. Tetapi kenyataannya sudah berbulan-bulan tidak dikembalikan juga. Orang yang biasa mengurus kendaraan tidak berani untuk menegurnya.

Tapi ada satu pimpinan UI yang patut menjadi teladan. Dia adalah Rektor UI Prof.dr. M.K. Tadjudin. Sama sekali tidak mau memakai mobil dinas, bahkan tidak mau pula memanfaatkan fasilitas uang bensin yang disediakan untuk pimpinan UI. Dia hanya memakai kendaraan pribadinya, satu sedan Mercy yang dikemudikan sendiri. Rupanya dulu ketika masih muda hobinya reli mobil.(080812)