February 10, 2011

Antara 1849 dan 1950 Hingga 2011

Filed under: Uncategorized — rani @ 12:36 am

Sudah tiga tahun ini, Universitas Indonesia (UI) setiap bulan Februari tidak pernah ada upacara peringatan Dies Natalis dengan orasi imiah, acara tumpengan atau pun gerak jalan, lomba kebersihan antar fakultas dan kegiatan-kegiatan lainnya yang dikaitkan dengan peringatan hari ulang tahun UI yang jatuh pada tanggal 2 Februari. Boleh dikatakan Februari sekarang ini kegiatan berjalan seperti biasanya sehari-hari.

Pada tanggal 2 Februari ini juga biasanya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI selalu memperingatinya sebagai hari kelahiran FISIP. Tahun lalu yang bertepatan hari ulang tahun yang ke-40, dirayakan agak istimewa dengan mengadakan berbagai kegiatan.salah satu diantaranya yaitu mengadakan seminar. Secara khusus Dekan FISIP mengadakan konferensi pers, salah satu butir penting yang dikemukakan yaitu akan membantu penguatan perguruan tinggi di wilayah Indonesia Timur (Papua). Tetapi kali ini FISIP tidak ada acara peringatan Dies Natalis.

Justru tahun ini Fakultas Kedokteran yang mengadakan acara tumpengan dan orasi ilmiah pada tanggal 2 Februari 2011. Beberapa orang pakar (lebih dari 4 orang) melakukan orasi ilmiah secara bergantian. Satu tradisi baru berorasi ilmiah secara maraton yang dilakukan para ahli di bidangnya pada waktu yang bersamaan.

Perkara hari kelahiran UI ini pernah dibicarakan dalam dua kali seminar khusus dengan mengundang para pakar sejarah, peminat sejarah dan para tokoh yang mengetahui tentang latar belakang hari kelahiran UI. Seminar pertama dilakukan akhir tahun 2007, ketika Rektor UI baru saja diangkat MWA. Kemudian disusul dengan seminar yang sama pada tahun berikutnya. Rektor menganggap penentuan tanggal kelahiran UI ini sangat strategis dan akan menentukan perjalanan UI selanjutnya. Bayangkan, kalau UI berdiri tahun 1849, ada sivitas akademinya yang pernah meraih hadiah Nobel. Tetapi tampaknya orang-orang dari kalangan fakultas Kedokteran tidak bergitu “happy” kalau hari kelahiran UI ditarik ke belakang pada periode penjajahan Belanda. Mereka lebih suka kalau tahun 1950 sebagai titik awal kelahiran UI, walaupun tidak mempunyai dasar hukum cukup kuat yang mendukungnya. Terakhir mendengar kabar, Rektor UI mengusulkan perubahan tanggal kelahiran UI kepada Senat Universitas, tetapi secara tegas Senat UI secara tegas menolaknya.

Peringatan Dies di tingkat UI tahun ini, walaupun secara formal tidak ada, tetapi pada saat upacara wisuda tanggal 5 Februari lalu , para anggota Senat UI yang mengikuti acara wisuda “diwajibkan” memakai dasi kupu-kupu putih. Satu kebiasaan yang dilakukan rektor-rektor sebelumnya dalam mengikuti upcara dies natalis UI. Dalam pidato waktu memberikan sambutan pada acara pelepasan lulusan pascasrjana, spesialis dan doktor , rektor UI mengulas kembali tentang berdirinya sekolah dokter Jawa (1849) sebagai cikal bakal kelahiran UI. Sedangkan tahun 1950 adalah peristiwa digantinya sebutan Universiteit van Indonesie menjadi Universitas Indonesia. Jadi kapan persisnya hari kelahiran UI atau yang lazim disebut Dies Natalis itu? Wallahualam bisawab.