November 21, 2010

Pertemuan BEM Se-Nusantara di Uncen Papua

Filed under: Uncategorized — rani @ 12:50 pm

Presiden SBY akan membuka pertemuan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Nusantara di Unversitas Negeri Cendrawasih Papua hari Senin (22/11). Untuk kelancaran kegiatan acara tersebut dikerahkan 1.863 personil TNI dan POLRI dimana panglima TNI dan POLRI pun turut hadir. Demikian berita yang ditayangkangkan salah satu stasiun televisi minggu pagi (21/11).

Yang menarik dari informasi tersebut, jumlah keamanan yang dikerahkan dan keberanian SBY berhadapan atau lebih tepatnya “mendekati” mahasiswa dalam situasi dimana pemberitaan negatif, evaluasi setahun pemerintahan SBY dan kasus Gayus “korupsi” Tambunan yang “menyerempet” kesana kemari termasuk terhadap besannya yang sering keluar tahanan di Brimob yang tidak sesuai prosedur.

Perkara pengerahan keamanan yang begitu banyak, pastilah terinspirasi dengan keamanan yang diberlakukan sewaktu menerima Kunjungan Presiden Amerika Serikat Presiden Barack Hussein Obama baru-baru ini. Logikanya, untuk mengamankan presiden dari negara lain saja bisa, masa sih tidak bisa mengamankan kepala negara pemerintahan sendiri. Apalagi yang dihadapi kelompok mahasiswa bukan Al Qaeda yang punya semangat jihad dan berani mati.

Tetapi tetap harus diwaspadai juga terhadap kelompok mahasiswa, terutama putera asli Papua. Pada waktu dilakukan Seminar tentang Papua di FISIP UI beberapa waktu lalu, penulis sempat mengobrol dengan beberapa mahasiswa dan dosen dari Papua. Mereka merasa diperlakukan tidak adil, terutama pada masa pemerintahan rezim Orde Baru dan juga rezim Orde Reformasi sekarang ini. Karena itu mereka menganggap solusi terbaik perkara Papua ini memisahkan diri dari NKRI seperti yang dilakukan Timor Leste.