November 12, 2010

Olok-olok yang tidak elok 2

Filed under: Uncategorized — rani @ 3:38 pm

Sebetulnya olok-olok yang tidak elok dan pantas dilongok adalah pada saat Presiden Barack Hussein Obama melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Merdeka yang datang pada pukul lima sore. Dengan berbagai upacara seremonial kemudian dilanjutkan dengan pertemuan kecil antara kedua kepala negara dan dilanjutkan dengan petemuan yang melibatkan orang lebih besar dan terakhir melakukan siaran pers. Semuanya memakan waktu kurang lebih dua setengah jam. Itu berarti orang-orang muslim yang ada di istana Merdeka melewatkan waktu shalat fardlu magrib. Adakah ketentuan yang menyebutkan kita boleh meninggalkan shalat fardhu karena menerima tamu?

Katanya masyarakat kita sangat religius dan toleran. Atau, apakah ini bagian dari toleransi beragama, boleh meninggalkan shalat fardhu demi menghormati tamu? Olok-olok lainnya adalah ketika seorang pejabat negara pemimpin satu kementerian yang berkaitan dengan teknologi informasi dan juga kebetulan petinggi salah satu partai yang mengusung nilai-nilai religius, bersalaman dengan orang yang bukan muhrimnya, sangat lama sekali. Tapi kemudian dia mengaku bukan atas kehendaknya berbuat seperti itu. Padahal dalam rekaman video jelas sekali terlihat, siapa yang terlebih dahulu menyodorkan tangan. Persoalan ini menjadi hangat sampai mendapat perhatian dan pemberitaan di media asing. Pernyataan dan bantahan dari yang bersangkutan bukannya menjernihkan persoalan, tetapi malahan semakin menyudutkan dan lebih celakanya lagi seperti diperolok-olokan dan terkesan goblok.

Dari dua kasus di atas sebetulnya suatu ujian, bagaimana kita menerapkan kereligiusan kita dalam kehidupan sehari-hari, tanpa harus mengorbankan prinsip-prinsip pokok pegangan keberagamaan hanya karena demi menjunjung citra, demi nama baik. Betul kata Eep Saefullah Fatah saat diwawancarai satu stasiun televisi, Obama sangat memegang teguh kepada prinsip konstitusi negaranya, ketika dia membolehkan pembangunan mesjid di tempat dimana gedung WTC ambruk. Walaupun untuk itu dia harus membayar mahal, mendapat cercaan dari rakyatnya dan popularitasnya di mata masyarakat menurun. Tetapi pemimpin kita (kebanyakan) berbuat sebaliknya. Inilah dia olok-olok yang tidak elok, kita masih harus belajar banyak dari orang lain, yang notabene bukan seorang muslim.

Olok-olok yang tidak elok

Filed under: Uncategorized — rani @ 7:46 am

Kenapa Obama mendahulukan pergi ke mesjid Istiqlal sebelum ke UI? Sebab mau shalat dhuha dulu. Kenapa dalam ceramah umum di UI Obama mengatakan “pulang kampung nih!” Sebab takut di sweeping FPI.