November 3, 2010

Orang tak Dikenal “Berkeliaran” di Kampus

Filed under: Uncategorized — rani @ 6:44 pm

Sejak hari Senin (01/11) di kampus Depok terlihat ‘berkeliaran’ beberapa orang tak dikenal di seputar lapangan rotunda depan gedung Pusat Administrasi Universitas (PAU). Mereka mondar mandir dari gedung Balai Sidang, Balairung hingga ke gedung PAU sambil melihat sekeliling lapangan. Yang lebih mencurigakan lagi, mereka itu bukan mahasiswa apalagi pegawai kampus, melainkan para bule-bule yang tidak bosan-bosannya memeriksa setiap sudut dan bagian dari lapangan, seperti ingin meyakinkan, setiap jengkal lapangan aman dan tidak akan terjadi sesuatu yang mencurigakan. Untungnya warga kampus tidak ada yang peduli dengan apa yang dilakukan orang tak dikenal tersebut, sehingga tidak menjadi tontonan masyarakat.

Selidik punya selidik, ternyata mereka itu orang-orang dari Kedutaa Besar Amerika Serikat, tengah mempersiapkan rencana kedatangan Presiden Barack Obama ke Kampus Depok yang akan melakukan orasi di hadapan banyak orang. Tetapi sampai hari ini (03/11), sebuah sumber yang dekat dengan pimpinan UI menyatakan, kehadiran Presiden AS di Kampus Depok antara jadi dan tidak, belum ada kepastian yang jelas mengenai kehadirannya di Kampus Depok.

Menelaah kembali ke belakang, sungguh suatu perjalanan yang panjang dan melelahkan untuk bisa mendatangkan kehadiran Presiden Obama ke Kampus Depok. Konon katanya, pada saat rencana kehadiran pertama yang batal itu, UI sudah melayangkan surat ke pihak berwenang permohonan supaya Presiden Obama bisa hadir dan melakukan orasi ilmiah. Sudah menjadi komitmen pimpinan UI, secara berkala bisa menghadirkan seorang tokoh dan melakukan orasi dihadapan warga UI. Tetapi ternyata sudah didahului perguruan tinggi negeri lainnya. Sehingga diusulkan pihak Sekretaris Kabinet untuk membuat surat permohonan ulang ke pihak terkait, terutama Kementerian Luar negeri. Maka dilakukanlah persiapan secara intensif antara pemerintah RI dengan pihak Kedubes AS dan selalu melibatkan pihak UI. Tidak mengherankan ketika Dubes AS terdahulu selesai menjalankan tugas dan akan meninggalkan Indonesia, secara khusus mendatangi UI dan berpamitan kepada Rektor UI.

Kalau jadi melakukan orasi, Rencananya Presiden Obama akan berorasi di panggung yang terletak diantara dua pohon langka baobab di sisi kiri gedung PAU dekat dengan gedung Balairung menghadap ke lapangan rotunda yang dipenuhi oleh sekitar 25 ribu mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta. Untuk menyambut kedatangannya kalau tidak melewati jalan raya, lapangan sepakbola di stadion UI bisa dipakai sebagai helipad, yang pernah dipakaia mendarat helikopter pribadi mantan Ketua MWA UI Mochtar Riady. Atau bisa juga memanfaatkan boulevard yang sudah dibangun di selatan gedung BNI.

Untuk mengamankan lokasi, di kalangan warga UI beredar kabar, kampus akan disterilkan beberapa hari sebelum hari “H”, aktifitas kampus akan dihentikan untuk beberapa saat. Tetapi tidak ada satu pihak pun yang berani menjamin kebenaran kabar ini, tergantung kepada situasi dan kondisi yang berkembang hingga saat kedatangan Presiden Obama. Kemarin berita di salah satu stasiun televisi swasta menyatakan, Presiden AS batal untuk melakukan kunjungan ke SD di Menteng Dalam, dimana dahulu presiden Barack Obama Menuntut ilmu. Begitu juga kabar tentang rencana persatuan para pedagang bakso akan membuat menu khusus masakan bakso, belum ada kepastian apakah Presiden AS akan mencicipinya. Disinilah repotnya, urusan kemanusiaan yang berbenturan dengan kepentingan dan keamanan negara, selalu terkalahkan. Apa boleh buat, itulah realita kehidupan. Selalu ada batas keterbatasan yang membatasinya.