October 18, 2010

Akhirnya Kembali ke “kandang” Semula

Filed under: Uncategorized — rani @ 8:39 am

Seperti yang telah diulas dalam tulisan terdahulu di blog ini, pembatalan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (BHP) oleh Mahkamah Konstitusi (MK) menyebabkan 7 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang mengantongi status Badan Hukum Milik Negara (BHMN) harus kembali kepada status semula sama seperti perguruan tinggi negeri lainnya. Walaupun akan dicarikan solusi dengan mengambil pola seperti Badan Layanan Umum (BLU) yang agak lebih “leluasa” dalam mengelola perguruan tinggi, namun beberapa hal mendasar hilang dari aturan yang selama ini dipegang teguh.

Majelis Wali Amanat (MWA) yang mempunyai kekuasaan untuk memilih Rektor dan menentukan arah kebijakan ke depan, sekarang hanya berfungsi sebagai badan pengawas saja yang tidak mempunyai pengaruh seperti dahulu lagi. Tidak ada lagi yang namanya Dewan Guru Besar, karena harus melebur ke lembaga Senat Akademik Universitas. Dalam pemilihan Rektor, Menteri Pendidikan Nasional hanya mempunyai hak suara sebesar 35 % dan sisanya ada pada Senat Akademik Universitas. Rektor berkuasa penuh terhadap “mati hidupnya” universitas. Semua aset yang ada harus dikembalikan dan dilaporkan kepada negara dan pemanfaatannya harus sepengetahuan dan disetujui negara. Bagaimana kalau aset tanah sudah berubah fungsi menjadi mol atau pusat bisnis dan dikelola pihak swasta? Ya…, pimpinan perguruan tingginya harus mempertanggungjawabkannya.

Di kalangan para akademisi UI hal yang ramai diperbincangkan yaitu tentang pemilihan rektor yang baru. Senat Akademiklah yang sangat berpengaruh. Lebih jelasnya lagi, Fakultas yang banyak Guru Besarnyalah yang berpeluang besar akan memimpin UI. Berarti akan seperti pola dulu lagi, filfil dong! (fakultas itu lagi fakultas itu lagi). Tetapi seorang Guru Besar Fakultas Ekonomi yang dimintai komentarnya menyatakan “tidak akan seperti itu, sekarang Fakultas Teknik juga sudah banyak Guru Besarnya dan masih muda-muda lagi.”