August 27, 2010

Supata Tanah Larangan

Filed under: Uncategorized — rani @ 2:40 pm

Kali ini pikiran tergelitik  untuk menyambungkan benang merah tentang (alm) Norman Edwin, setelah membaca melihat dan membaca secara sepintas buku berjudul “Norman Edwin, Catatan Sahabat Sang Alam” yang diterbitkan Gramedia , cetakan edisi pertama  bulan Mei 2010. Kebetulan saat penyambutan dan penguburannya jenazah Norman Edwin (37) dan Didiek Syamsu (30)  pada  bulan April 1992 sempat mendokumentasikan  ke dalam format Video-8. Waktu itu  Jacob Oetama sebagai pemimpin Umum Kompas dimana Norman bekerja memberikan kata sambutan, yang sangat emosional dan mengharukan sekali. Suatu pidato yang mengesankan.

Seperti diketahui, Norman Edwin dan Didiek Syamsu Gugur saat melakukan pendakian Gunung Aconcagua di Amerika Latin pada 21 Maret 1992.  Gunung Aconcagua adalah salah satu dari tujuh gunung tertinggi di dunia, yang menjadi program Mahasiswa Pencinta Alam  Universitas Indonesia (MAPALA UI) untuk menaklukan gunung-gunung tertinggi dunia. Buku yang disinggung di atas menghimpun 70 tulisan Norman Edwin di berbagai media yang kemudian dikumpulkan dan diedit Rudy Badil, sahabat kental di Mapala dan di Kompas. Dalam kumpulan tulisan itu terdapat artikel berjudul “Arca Domas dan Baduy di Kanekes” yang telah dimuat di majalah Intisari pada Bulan Mei 1980. Di dalam tulisan itu diceritakan, betapa Norman Edwin berhasil masuk ke tempat ibadah Masyarakat Baduy yang dinamakan Arca Domas. Padahal tempat itu terlarang untuk dimasuki orang luar selain orang Baduy dalam. Bahkan Orang Baduy dalam pun tidak semua orang bisa masuk ke Arca Domas.

Menurut Don Hasman, pemotret handal spesialis mendokumentasikan  alam flora dan fauna serta budaya masyarakat Indonesia asli, yang telah diakui sebagai bagian dari masyarakat Baduy Dalam oleh Kepala Adat Baduy Dalam sendiri, kasus Norman memasuki Arca Domas sangat melukai masyarakat Baduy Dalam. Karena itu, Kepala Adat Masyarakat Baduy Dalam mengeluarkan kutukan (Supata), siapa saja orang luar yang telah masuk ke tempat suci orang Baduy Dalam, maka dia tidak akan berumur panjang. Waktu itu ada 3 anak Mapala UI yang masuk ke Arca Domas, seorang diantaranya Norman Edwin. Mungkinkah kematian Norman Edwin di Gunung Aconcagua karena Supata memasuki Tanah Larangan? Wallahualam Bisawab.

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment