August 25, 2010

Sibuk Mengurus Anak Orang…..

Filed under: Uncategorized — rani @ 10:35 am

Ada catatan “tercecer” dari kegiatan pelatihan ESQ bagi mahasiswa baru Universitas Indonesia (UI) yang berlangsung 24 – 25 Agustus di hall D Arena Pekan Raya Jakarta Kemayoran, yang tidak sengaja “kebetulan” ditemukan. Pada acara pembukaan yang berlangsung hari Rabu (24/06) boleh dikatakan sangat fenomenal, karena ternyata bukan saja mengukir sejarah masa kini, sebagai yang paling banyak diikuti peserta sebanyak 8140 mahasiswa sehingga masuk museum rekor MURI yang menjadi kado terindah bagi lembaga ESQ yang tahun ini telah menginjak usia ke-10. Tetapi juga punya nilai sejarah bagi masa depan bangsa, karena untuk pertama kalinya ESQ mendapat kesempatan “menggembleng” putra terbaik dan pilihan dari seluruh Indonesia dan calon pemimpin masa depan bangsa. Hal ini terungkap dari sambutan yang diberikan Rektor UI Prof.Dr.derSoz.Gumilar Rusliwa Somantri yang menyinggung tentang peranan UI di masa lalu dan menghadapi masa depan Indonesia pada tahun 2030 ke depan. Sementara Pimpinan ESQ Dr. (HC) Ary Ginanjar juga menyinggung tentang calon pemimpin masa depan, tidak saja harus diisi dengan kecerdasan intelektual, tetapi juga harus dibekali dengan kecerdasan emosi dan moralitas yang baik. (Bandingkan dengan kegiatan yang harus diikuti para mahasiswa baru UI tahun 1980 an selama dua minggu dengan mengikuti kegiatan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) yang tadinya pola 60 jam menjadi pola 120 jam, yang melibatkan seluruh warga kampus, mulai dari mahasiswa senior, dosen, karyawan, alumni hingga ibu-ibu yang tergabung dalam Dharma Wanita Fakultas dan Universitas. Dan akhirnya P4 pola 120 jam ini diterapkan bagi seluruh mahasiswa baru di perguruan tinggi seluruh Indonesia.)

Tetapi Rupanya perasaan Rektor UI masgul juga dengan kegiatan ESQ kali ini. Konon katanya siang harinya di kampus Depok, Rektor marah-marah dan langsung memanggil direktur Pendidikan serta mempertanyakan kenapa ada mahasiswa baru FISIP tidak bisa mengikuti kegiatan pelatihan ESQ di Kemayoran. Setelah diberikan argumentasi yang kuat akhirnya Rektor bisa memahaminya. Rupanya sang mahasiswa tadi dan beberapa teman mahasiswa lainnya tidak bisa mengikuti ESQ karena sibuk mengisi kartu IRS (Isian Rencana Studi) dan meminta persetujuan ke departemen mata kuliah yang akan diambil, karena ketiadaan waktu yang cukup. Selain latihan menyanyi pada pagi hingga sore hari di Balairung, mahasiswa baru juga harus mengikuti kegiatan yang diadakan para seniornya di fakultas masing-masing. Tetapi kenapa Rektor sampai harus marah-marah segala? Rupanya mahasiswa FISIP yang tidak ikut ESQ itu adalah anak pertama Rektor UI yang tahun ini baru saja menjadi mahasiswa UI.

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment