June 24, 2010

Hanya Empat Menit, Jadilah Mahasiswa UI

Filed under: Uncategorized — rani @ 4:51 pm

Sebagai bagian dari warga Universitas Indonesia  (Pegawai, peneliti/pustakawan, dosen, mahasiswa dan alumni), kita pernah melakukan registrasi atau daftar ulang, setelah diumumkan diterima sebagai mahasiswa baru (program vokasi/diploma, program sarjana serta program pascasarjana/spesialis/doktor). Selasa hingga Jum’at (15-18 Juni) lalu,  sempat melihat-lihat kegiatan registrasi mahasiswa baru  yang diterima melalui jalur  seleksi Mahasiswa UI (SIMAK UI) di Balairung kampus Depok. Mulai dari mengukur jaket, memasukkan sidik jari dan dipotret, kemudian meminta password hingga akhirnya mendapatkan Kartu Identitas Mahasiswa (KIM) yang memakai chip, hanya diperlukan waktu empat menit saja. Berkat karena bantuan teknologi informasi yang secara terus menerus diperbaiki sistemnya. Sungguh suatu waktu yang singkat, bila dibandingkan dengan proses registrasi jaman tahun sembilanpuluhan ke belakang.

Kalau membandingkan dengan proses registrasi tahun 1988 (kebetulan REPLIKA ada dokumentasi video proses registrasi mahasiswa baru) dimana proses awal dimulai dengan pembayaran biaya operasional pendidikan di Bank yang telah ditentukan UI, para calon mahasiswa baru atau orangtua berebutan untuk lebih dahulu membayar di teller, yang  menimbulkan ketegangan, sampai kaca jendela pecah karena desakan dari orang-orang yang berebutan ingin lebih dahulu membayar. Pernah suatu waktu, proses registrasi dan pembayaran bank dijadikan satu di Balairung. Bank mengerahkan puluhan petugas tambahan untuk melayani pembayaran dengan merekrut tenaga mahasiswa diploma perbankan. Tetapi apa yang terjadi? Terkadang jumlah uang yang diterima tekor alias kurang dari yang seharusnya. Maka petugas teller itu yang harus mengganti kerugian kekurangannya. Tetapi sekarang dengan sistem host to host pembayaran dapat dilakukan di berbagai bank yang telah mengikat perjanjian dengan UI, dimanapun dan kapanpun melalui ATM (anjungan tunai mandiri/automatic teller machine).

Kartu Indentitas Mahasiswa (KIM) sejak tahun 2006 memakai chip, di dalamnya terdapat data mahasiswa, medical record, dapat melihat kalender akademik bahkan dapat mengetahui Sistem Informasi Akademik (SIAK) daftar nilai, jadwal kuliah serta pengisian pemilihan matakuliah, peminjaman buku di perpustakaan pusat. Pada tahun 2005 kartu mahasiswa dapat berfungsi sebagai kartu ATM bank . Tetapi kemudian ada protes dari sebagian kalangan orang tua, pemegang kartu mahasiswa secara terselubung dipaksa untuk membuka rekening di bank tertentu. Akhirnya sejak tahun 2006 KIM tidak difungsikan sebagai kartu ATM. Rencana ke depan, KIM bisa juga berfungsi untuk pembayaran listrik, telpon dan pembayaran tiket busway.

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment