June 21, 2010

Pengelas Pintu Kampus

Filed under: Uncategorized — rani @ 5:30 pm

Banyak “jejak” yang tidak terlacak dan bahkan teracak-acak tentang dunia kehidupan kampus, sehingga menyukarkan kita untuk menyusuri kehidupan masa lalu seseorang. Untuk satu bagian tertentu sangat begitu jelas, tetapi kebanyakan hilang tak berbekas. Selain masyarakat kita yang tidak terlalu hirau akan sejarah serta cepat pelupa, juga karena masyarakat kita tidak punya tradisi untuk mengarsipkan segala sesuatu hal yang berhubungan dengan kehidupan masa lalu untuk diwariskan kepada anak cucu. Walaupun Negara kita dijajah cukup lama bangsa Walanda yang terkenal mempunyai tradisi menyimpan arsip  dengan teliti dan apik, tetapi sifat ini rupanya tidak “menular” pada bangsa kita. Maka jadilah kita sekarang ini menjadi  generasi yang “hilang ingatan” akan masa lalu, seolah-olah terputus mata rantai dengan masa lampau.

Pada acara  bertajuk ‘UI Young Smart Enterpreneur Program/UI YSEP 2010 ‘ yang berlangsung 14 Juni di Kampus Depok, seorang pembicara kunci yaitu Chairul Tanjung, pemilik Trans TV, pengusaha yang sedang naik daun dan baru-baru ini membeli 40 % saham carrefour Indonesia. Rupanya dia ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKGUI) angkatan 1981. Dalam tulisan ini bukan hendak ‘membedah’ kiat kesuksesannya dalam berusaha, tetapi melihat latar belakang kehidupannya waktu menjadi mahasiswa. Menurut ceritanya, Tahun 1981   menjadi ketua Angkatan Mahasiswa  FKGUI dan kemudian terpilih pula menjadi Ketuanya para Ketua Angkatan mahasiswa se-UI tahun 1981. Karena kedudukan itulah dia  dikenal oleh para senior aktivis Dewan Mahasiswa (DM) UI dan merekrutnya menjadi pengurus DMUI.  

Tahun 1982 terjadi pergantian Rektor UI dari Prof. Dr. Mahar  Mardjono Guru Besar FKUI  yang sudah menjabat 2 periode kepada Prof.Dr.  Nugroho Notosusanto, Guru Besar Fakultas Sastra UI yang ditugaskan sebagai Kepala Pusat Sejarah ABRI dengan pangkat Brigjen tituler. Pada saat pelantikan pun sudah terjadi gejolak, di ruang aula fakultas kedokteran, saat berlangsung pelantikan, terdengar bunyi petasan yang membuat kaget para hadirin. Usai pelantikan para mahasiswa mendaulat rektor UI untuk melakukan dialog. Di bagian belakang aula terlihat spanduk bertuliskan “Jangan nodai kampus UI dengan Sepatu Lars”. Besoknya harian Kompas memuat acara dialog mahasiswa dengan Rektor UI, tidak lupa dengan memuat foto yang ada spanduk bertulisan seperti tersebut di atas. Setelah acara pelantikan Rektor UI yang baru itu, hari-hari di kampus salemba menjadi panjang dan melelahkan. Hampir setiap malam dilakukan malam renungan di taman fakultas ekonomi atau di student center, yang dilakukan para mahasiswa, khususnya pengurus DMUI yang tidak setuju dengan pengangkatan Rektor UI yang berlatar belakang ABRI dan mempunyai kedekatan dengan penguasa.

Ketegangan semakin memuncak antara pengurus DMUI dengan pihak pimpinan UI. Masing-masing pihak membuat pamplet/selebaran yang ditempelkan di dinding kampus atau dibagi-bagikan kepada warga kampus. Pada suatu hari, semua pegawai, mahasiswa dan dosen tidak bisa masuk ke kampus, baik yang di Kampus Salemba maupun di Kampus Rawamangun. Gerangan apakah yang terjadi? Rupanya Pintu Masuk kampus Salemba dan Kampus Rawamangun dilas mati, sehingga pintu tidak bisa dibuka. Hebohlah para warga kampus. Tidak ada satu orang pun yang angkat bicara siapa pelaku pengelasan itu.Dalam salah satu pamletnya, pimpinan UI mengajak semua warga kampus untuk memilih mau ikut kepada siapa. Bahkan secara keras, diberikan pilihan alternatif yang paling ekstrim, kalau memang tidak ada para mahasiswa yang mau kuliah, lebih baik UI dibubarkan saja.

Pada saat memberikan ceramah bagi para mahasiswa peserta YSEP 2010, Chairul Tanjung mengakui secara terus terang, dia adalah salah seorang yang ikut mengelas pintu kampus. Pengalaman tersebut merupakan bagian dari dinamika kehidupan kemahasiswaannya, yang ternyata sangat berguna bagi pengembangan karir selanjutnya. Karena dengan demikian bisa mengetahui mana tindakan yang buruk dan mana tindakan yang baik, dan hal ini merupakan kunci untuk menuju kesuksesan.

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment