May 6, 2010

Lebih Sehat Masuk Kerja Lebih Pagi

Filed under: Uncategorized — rani @ 10:27 am

Pagi ini (06/05) ketika akan absen kerja (jam 07.00 an) di halaman parkir sudah terlihat mobil dinas Rektor, agak diujung ada mobil Direktur SDM, dan di bawah pohon mangga  terparkir mobil staf sekretariat Rektor. Tidak lama kemudian di sebelah mobil Rektor terlihat mobil Wakil Rektor I. Ini suatu peristiwa yang langka, pimpinan UI datang lebih pagi ke kantor. Padahal biasanya yang senantiasa datang pagi adalah Wakil Rektor I.

 

Udara dan suasana pagi hari di Kampus Depok sangat menyenangkan untuk melakukan aktivitas olah raga. Tidak heran kalau setiap hari libur, kampus Depok senantiasa dibanjiri orang yang melakukan aktivitas untuk kebugaran tubuh. Bahkan  saat ini  pun di bundaran depan Gedung Pusat Administrasi Universitas (gedung Rektorat) setiap pagi dan sore senantiasa dipenuhi orang, baik tua maupun muda yang melakukan joging, atau  hanya sekedar nongkrong sambil menikmati sengatan matahari di pagi hari. Makanya ketika tanggal 2 Mei lalu, petugas keamanan melarang para pencinta olahraga  beraktivitas di bundaran rektorat, karena akan dilakukan upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional, mereka sangat menyesalkan, karena upacara dilakukan di halaman bagian dalam, sementara aktivitas olahraga dilakukan di luar lapangan upacara.

 

Perkara lari pagi atau joging ini mengingatkan kembali akan pengalaman masa lampau ketika masih berkampus di Rawamangun. Hampir setiap pagi usai shalat subuh, terus melakukan lari pagi  5 kali mengelilingi halaman dalam kampus. Kalau satu keliling jaraknya 500 meter, maka cukuplah  untuk menyegarkan badan. Sehabis lari pagi, lalu makan pagi di warung nasi Bu Oyot. Makanan favorit adalah rendang kacang merah dan kolak biji salak. Setelah selesai sarapan barulah mandi dan pergi kuliah. Pada waktu itulah berat badan rasanya ideal dan enteng.

 

Ketika pindah ke Kampus Depok, kebiasaan lari pagi ini diteruskan. Kali ini jarak tempuh lari ditingkatkan menjadi 6 kilometer. Rutenya start dari rektorat melewati Balairung, fakultas hukum terus menuju garbatama, belok di kantor Wiramakara (jembatan layang UI), langsung menuju bundaran Fakultas Psikologi. Ambil jalan memutar, bablas melewati FISIP, FE dan FT, terus menurun melewati Gymnasium, lari menanjak melewati FMIPA dan FKM, berbelok ke arah danau Kenanga dekat Balairung dan finish di bundaran rektorat. Untuk menghilangkan rasa jemu, sesekali rute dirubah. Setelah melewati garbatama, terus bablas menuju asrama mahasiswa, melewati hutan kota Wales Barat, muncul di Fakultas Teknik, terus menuju Gymnasium. Kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap hari, sebelum masuk kerja. Ketika sudah berkeluarga lari pagi di kampus berkurang hingga akhirnya berhenti sama sekali. Saat ini, kalau ingin melakukan aktivitas lari pagi lagi, paling tidak harus menurunkan berat badan dulu 15 kilogram.

 

Rektor sendiri sebetulnya seorang pencinta kebugaran tubuh sejak jaman mahasiswa. Selain hobi sepakbola (selalu memperkuat tim sepakbola mahasiswa FISIP), juga rutin melakukan lari pagi atau bersepeda di seputar kampus Rawamangun. Setahun yang lalu, waktu peninjauan SIMAK ke bogor, waktu makan siang membawa nasi hitama, menu makanan sendiri. Waktu itu sedang giat-giatnya mengikuti kebugaran tubuh yang diawasi langsung Ade Rai (alumni mahasiswa Hubungan Internasional FISIP UI). Tapi ketika peninjauan SIMAK tahun ini, pada saat makan siang, kelihatan tidak terlalu menjaga pola makanannya. Makanya badannya terlihat agak gemuk.

 

Sebetulnya bukan suatu hal yang sulit, jika saja Rektor membuat suatu gerakan jalan sehat sebelum kerja (kalau lari pagi pasti repot) selama 15-20 menit yang kemudian dilanjutkan dengan minum teh/kopi/ kacang ijo bersama sambil melakukan dialog, membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan pekerjaan. Pukul 08.15 barulah melakukan aktivitas kerja rutin. Kalau saja hal ini bisa terlaksana, kinerja pegawai UI akan luar biasa hasilnya.