November 17, 2009

Ada Oknum di “Ring Satu” Terlibat?

Filed under: Uncategorized — rani @ 10:25 am

Senin pagi (16/11) sewaktu ke kantor pos UI bertemu dengan salah seorang tokoh yang bersama beberapa LSM mengadakan dialog dengan Komisi III DPR beberapa waktu  lalu yang berakhir “ricuh” itu. Seperti diketahui, topik waktu itu adalah tentang perseteruan Polisi (buaya) versus KPK (cicak) dalam kasus penahanan ketua KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah (Bibit-Chandra). Kebetulan dia sedang berurusan dengan salah satu bagian yang menangani bidang teknologi informasi (TI). Suatu kebetulan yang langka terjadi, maka tidak disia-siakan “kesempatan emas” ini.

Tanpa basa basi langsung saja bertanya, kapan akan diadakan dialog lanjutan dengan Komisi III DPR, karena mendengar berita katanya akan dilakukan pertemuan ulang. Tetapi tanpa diduga, dia menyatakan “tidak akan ada lagi pertemuan dengan Komisi III DPR”. Semula memang akan ada pertemuan lanjutan inisiatif dari para LSM, tapi kemudian dibatalkan setelah mengetahui perkembangan yang terjadi. Keinginan untuk bertemu malahan muncul dari pihak komisi III DPR. Tetapi tidak direspon oleh kelompok LSM.

Tokoh tersebut bahkan bercerita lebih banyak tentang hal-hal lain yang publik umum tidak mengetahui (tetapi barangkali para elite LSM tertentu sudah sangat mengetahui dan mafhum). Masih ada rekaman pembicaraan di KPK yang belum diperdengarkan kepada publik, dimana pihak kepolisian “sangat berminat” untuk menyitanya. Menurutnya, ada rekaman dari seorang tokoh yang berada di “ring satu” istana bicara dengan seorang pejabat satu instansi yang dengan jelas mengatakan untuk menahan Bibit-Chandra.

Pernyataannya di atas memang harus dikonfirmasikan lebih lanjut dengan informasi lainnya dan fakta-fakta yang berkembang di masyarakat. Misalnya saja dengan  rekomendasi Tim 8 yang diberikan kepada Presiden SBY siang ini,  serta keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan dikeluarkan pada hari kamis (19/11). Kemudian tindakan apa yang akan diambil Presiden SBY dan perkembangan yang terjadi berikutnya. Dengan demikian memang tampaknya “perang” terhadap mafia hukum merupakan suatu jalan panjang yang tak ada ujung, selama aparat dan pejabat pemerintahan masih suka “bermain api” dengan orang-orang yang mempunyai masalah hukum.

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment