April 21, 2009

Momentum Hari Penting

Filed under: Uncategorized — rani @ 9:41 am

Pagi hari ini (21/04) ketika akan berangkat ke kantor, di salah satu sekolah dasar, tampak para siswa berpakaian daerah seperti  akan ada pesta pernikahan. Selidik punya selidik rupanya tanggal 21 April adalah peringatan Hari Kartini. Masihkah kita ingat makna hari Kartini? Sebagaian besar dari kita, mungkin sudah tidak peduli lagi akan  peringatan hari-hari penting nasional, yang pada zaman dahulu kala  (Era Orde Lama dan Orde Baru) selalu diperingati dengan gegap gempita dan penuh dengan kemeriahan. Yang masih teringat cukup meriah, yaitu ketika memperingati 100 tahun hari Kebangkitan Bangsa, tanggal 20 Mei tahun lalu di Stadion Gelora Bung Karno. Kebetulan pada waktu itu saya hadir, mengabadikan peristiwa tersebut.

Memperingati hari-hari penting sebetulnya masih tetap dibutuhkan  sebagai momentum untuk melakukan refleksi di masa lalu dalam upaya melangkah ke depan lebih baik lagi. Di Universitas Indonesia (UI) sempat juga diperingati secara besar-besaran dengan melibatkan Sivitas Akademika Universitas Katolik Atmajaya dan Universitas Islam Al Azhar sewaktu melaksanakan upacara Hari  Sumpah Pemuda, tanggal 28 Oktober 2008 dengan Isnpektur Upacara Menteri Pemuda dan Olah Raga Adyaksa Dault. Sebelum upacara berlangsung didahului dengan menjahit bendera merah putih yang dilakukan oleh istri tiga rektor serta dilanjutkan oleh para mahasiswa dari ketiga perguruan tinggi. Kemudian di kampus masing-masing dilakukan seminar dan festival. Semua kegiatan itu sarat dengan simbol dan makna kebersamaan, semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air.

UI juga masih merasakan pentingnya momentum peringatan hari-hari tertentu. Buktinya, Dies Natalis UI yang biasa diperingati setiap tanggal 2 Februari. Dari buku ”Tahun Emas Universitas Indonesia” didapat beberapa peristiwa penting antara lain salah satunya tanggal 2 Februari 1950 terjadi perundingan antara pihak RI dan pihak Belanda di Aula Fakultas Kedokteran. Dari situ lahirlah lembaga pendidikan baru yang merupakan gabungan  dari lembaga Universiteit van Indonesia dan Balai Perguruan tinggi Republik Indonesia. Tetapi rupanya pimpinan UI yang baru kali ini mempunyai pandangan lain lagi tentang momentum hari penting UI. Kelahiran UI  jauh sebelum 2 Februari 1950. Cikal bakal UI ditelusuri sampai ke hulu, maka ditemukan tanggal 2 Januari 1849 yaitu berdirinya sekolah dokter Jawa oleh Pemerintah Hindia Belanda. Pada rentang waktu 1849 hingga sekarang, salah seorang sivitas akademikanya pernah meraih Hadiah Nobel yaitu Eijkman.

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment