April 20, 2009

Tanpa Visa

Filed under: Kampusiana — rani @ 3:32 pm

Globalisasi menyebabkan kaburnya batas satu negara dengan negara lain. Aturan atau ketentuan yang berlaku di satu negara dengan negara lain semakin longgar. Adanya persekutuan antar negara (semisal Uni Eropa) dimana dibuat mata uang bersama yang berlaku dalam persekutuan itu, menambah memudahkan orang dalam melakukan kegiatan lintas batas negara. Efek ini juga ternyata berpengaruh juga terhadap ketentuan lain yang dulunya diberlakukan di suatu negara. Contoh nyatanya yaitu perkara visa. Saat ini kalau orang bepergian ke berbagai  negara Uni Eropa , tidak usah harus mengurus visa berkali-kali.

Ada pengalaman dari mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di perguruan tinggi negara-negara Eropa, puluhan tahun lalu kalau hendak ke negara lain, harus mendapatkan visa dari negara yang akan dikunjunginya. Suatu saat, beberapa mahasiswa Indonesia yang belajar di Jerman (Barat) ingin berkunjung ke negara Belanda. Ada yag bisa lolos tanpa adanya  visa, tapi ada juga yang tertahan. Tetapi dasar mahasiswa Indonesia yang banyak akalnya, tidak mau jera walaupun sudah pernah tertangkap basah. Hal ini dikarenakan di Belanda banyak makanan atau bumbu-bumbu masakan khas Indonesia yang tidak bisa didapatkan di Jerman. Satu saat ada seorang mahasiswa Indonesia yang tertangkap pihak berwajib Belanda karena tidak mempunyai visa kunjungan ke Belanda.

Dalam perjalanan sewaktu mau memulangkan mahasiswa Indonesia ke perbatasan Jerman-Belanda, pihak berwajib Belanda banyak memberikan nasihat kepada mahasiswa Indonesia tersebut. Rupanya sang mahasiswa  merasa “panas kuping” juga karena banyak diberikan “kuliah”. Akhirnya dia pun angkat bicara kepada orang Belanda . ”Baru soal tidak punya  visa saja repot amat sih. Dulu saja nenek moyang kamu ratusan tahun tinggal di Indonesia tidak pakai visa!”