April 14, 2009

Stress, Tension, Panic

Filed under: Uncategorized — rani @ 9:46 pm

Sudah menjadi tren, kalau pimpinan institusi dalam memberikan kata sambutan dalm suatu acara formal, selalu dibumbui dengan bercerita atau anekdot, humor yang lucu-lucu, terkadang juga bersifat satire. Konon katanya, membuat cerita humor atau anekdot pertanda kedewasaan seseorang serta menjaga keseimbangan dalam melakoni kehidupan ini yang bagaikan panggung sandiwara. Tidak heran, kalau kita amati saat ini, stasiun televisi kita berlomba-lomba membuat program acara yang berkatian dengan perkara ketawa ini.

Dalam suatu kesempatan kegiatan PKS (Penandatanganan Kerja Sama) antara Universitas Indonesia (UI) dengan Departemen Kesehatan (Depkes) di Jakarta Selatan Senin siang (13/04), keluar jurus-jurus ketawa dari kedua belah pihak. Rektor UI misalnya bercerita tentang orang Madura ketika menonton bioskop. Hal ini berkaitan dengan peristiwa sebelumnya, ketika Rektor UI sampai di tempat acara PKS, tidak sempat menyalami semua hadirin yang ada di ruangan tersebut. Berbeda dengan orang Madura ketika masuk ke gedung bioskop. Karena ingin menjalin hubungan keakraban, semua penonton di dalam gedung itu disalami. Ketika salaman mencapai kepada penonton yang terakhir, maka film pun berakhir pula. Walhasil, orang Madura tersebut tidak sempat menikmati film, karena waktunya habis untuk bersalaman.

Pada saat wakil dari pihak Departemen Kesehatan memberikan sambutan, tidak lupa menyelipkan cerita humor juga. Kali ini berkaitan dengan masalah kejiwaan yang memang sedang menjadi pembicaraan ramai di masyarakat, dimana para calon legislatif (caleg) yang mengikuti pemilihan umum (pemilu) banyak yang menderita sakit, karena jumlah suara yang didapat tidak mencapai persyaratan untuk bisa lolos menjadi anggota legislatif. Padahal utang sudah menggunung untuk membiayai kegiatan kampanye. Kata orang Depkes, ada tiga macam penyakit yang masing-masing berbeda kadar kesakitannya. Pertama, seorang suami akan terserang stress kalau selingkuhannya hamil. Kedua, orang akan mengalami tension, kalau istri yang sudah mulai berumur hamil. Dan ketiga sang suami akan dilanda panic kalau selingkuhan dan istrinya mengalami kehamilan secara bersamaan.