January 28, 2009

KPK dan Pencucian Uang

Filed under: Uncategorized — rani @ 4:11 pm

Pada hari Sabtu (31/01), bersamaan dengan kegiatan upacara wisuda UI di kampus Depok, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) H. Antasari Azhar, SH., MH (56) kalau tidak ada aral melintang, akan menjadi salah seorang yang istimewa dan menjadi pusat perhatian dari seluruh hadirin yang mengikuti upacara wisuda. Kenapa menjadi tamu istimewa, tunggulah hingga tiba saatnya nanti, boleh melihat langsung atau membaca berita atau mendengar kabar melalui media elektronik.

Masih ingat pada waktu penerimaan mahasiswa baru program S1 tahun lalu (2008)  Ketua KPK hadir di tengah-tengah mahasiswa baru memberikan semacam “semangat dan pencerahan” serta menunjukkan “jalan yang lurus dan benar” bagi para mahasiswa yang kelak akan terjun ke masyarakat. Dalam kesempatan itu, Antasari Azhar juga memberikan informasi, bahwa mulai tahun depan (2009) akan akan terjun ke daerah-daerah untuk melaksanakan tugasnya. Nah, untuk melaksanakan tugasnya itu tentu saja perlu tenaga baruyang cukup banyak. Dalam merekrut pegawai KPK yang baru, menurut alumni Universitas Sriwijaya itu, dari semua calon pegawai yang diterima, 50 % diantaranya adalah lulusan UI. Apa yang bisa ditarik dari informasi ini? Ternyata para lulusan UI masih mempunyai idealisme dan semangat yang tinggi untuk melakukan pekerjaan menegakkan KEBENARAN. Jadi, bolehlah para pendidik UI berbanggga, ternyata peserta didiknya masih menjunjung tinggi idealisme seperti yang tercantum dalam motto UI saat ini yang tercantum di kalender UI 2009 “VERITAS, PROBITAS, IUSTITIA.”

Satu saat dalam kesempatan bersilatrahim dalam satu acara, saya  mendengar cerita dan pengalaman pegawai KPK yang melaksanakan tugasnya.  Satu tim KPK ditugaskan untuk menggerebek rumah Artalita Surjani. Semua tempat digeledah tidak ada yang terlewatkan, tetapi tidak menemukan bukti-bukti yang dapat dijadikan untuk menjerat tersangka. Hampir-hampir saja para petugas akan memberhentikan penggeledahan. Tetapi salah seorang petugas masih penasaran. akhirnya sampai di tempat cucian pakaian, tidak terlihat hal yang mencurigakan. Tetapi terlihat beberapa ember penuh dengan cucian pakaian, seperti baru saja dibasahi.Pakaian yang basah dalam cucian itu diangkat. Ternyata didalam ember itu gepokan uang tersimpan dengan rapihnya.

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment