ACCOUNTING & FINANCE CORNER
Saturday September 21st 2019

UPDATE PSAK

Mungkin sudah agak lama tidak upload PSAK terbaru, berikut saya sajikan semua PSAK dalam satu laman post, untuk beberapa PSAK sebenarnya pernah juga dipost beberapa waktu lalu.

Overview PSAK singkat & strategi 10082016

Overview PSAK ilustrasi 10082016 saja

PSAK 1 Penyajian Laporan Keuangan Revisi 2013 – 08082016

PSAK 2 Laporan Arus Kas (IAS 7) 08082016

PSAK 3 Laporan Interim (IAS 34) 08082016

PSAK 4 Laporan Keuangan Tersendiri revisi 2015 08082016

 

PSAK 5 Segmen Operasi (IFRS 8) 14042015

PSAK 7 Pengungkapan Pihak Berelasi 13072016 bali

PSAK 8 Peristiwa setelah tanggal pelaporan 14042015

PSAK 10 Pengaruh Perubahan Valuta Asing (IAS 21) 13072016 bali

 

 

 

 

PSAK 13 Properti Investasi – 15052016

 

 

 

 

 

PSAK 14 13072016 bali PSAK- 23 Pendapatan 13072016 bali

PSAK 15 Investasi pada Entitas Asosiasi rev 2013 – 19032015

PSAK 16 ASET TETAP 13072016 bali

PSAK 18 Dana Pensiun 10082016 Overview PSAK singkat 08082016

PSAK 19 Aset Tidak Berwujud (IAS 38) 10052016

PSAK 22 Kombinasi Bisnis (IFRS 3) 16022015

PSAK- 23 Pendapatan 13072016 bali

PSAK 24 Imbalan Kerja (IAS 19 Employee Benefit) lengkap 11082016

PSAK- 25 Kebijakan Akuntansi Estimasi dan Kesalahan 25032015

 

 

PSAK 26 Biaya Pinjaman (IAS 23) 18052016

PSAK 30 Sewa lengkap 11052016

PSAK 34 Kontrak Konstruksi IAS 34) 13072016 bali

ED PSAK 36 – (revisi 2010) Akuntansi Asuransi Jiwa

PSAK 38 Resktrukturisasi Entitas Sepengendali 25032015

PSAK 44 Akuntansi Aktivitas Pengembangan Real Estat 14082015

PSAK- 46 Pajak penghasilan lengkap 13072016 bali

PSAK 48 Penurunan Nilai Aset (IAS 36 Impairment) 20052016

PSAK 50 Instrumen Keuangan Penyajian 26102015

PSAK 53 Imbalan Berbasis Saham 27052015

PSAK 55 Instrumen Keuangan Pengukuran 28102015

PSAK 56 Laba Per Lembar Saham 27052015

PSAK 57 Provisi Kontijensi 27052015

 

PSAK 58 Aset Tidak Lancar yang Dimiliki Untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan (IFRS 5) 10052016

PSAK 60 Instrumen Keuangan Pengungkapan 28102015

PSAK 61 Bantuan Pemerintan 18022016

PSAK 62 Kontrak Asuransi 21042016

PSAK 63 Laporan Hiperinflasi IAS 29 FR Hiperinflation Economic 21042016

PSAK 64 Evaluasi SDM 10112015

 

PSAK 65 Laporan Keuangan Konsolidasian 28082015

PSAK 66 Pengaturan Bersama DJP 01022016

PSAK 67 Pengungkapan Investasi pada Entitas Lain 16022015

PSAK 68 Nilai Wajar 09122015

PSAK 69 Agrikultur 17082016

ISAK 8 Perjanjian yang mengandung Sewa 11052016

ISAK 9 Liabilitas Purna Operasi 09092015

ISAK 10 Program Loyalitas Pelanggan 11052016

ISAK 11 Distribusi non Kas kepada Pemilik 110502016

ISAK 12 Kontribusi non moneter kpd venturer 17022015

ISAK 13 Investasi Neto LN

ISAK 14 Biaya Situs Web 09092015

ISAK 15 Batas Aset Imbalan Pasti

ISAK 16 Perjanjian Konsesi Jasa 11052016

ED ISAK 17 – Laporan Keuangan Interim dan Penurunan Nilai

ED ISAK 18 – Bantuan Pemerintah-Tidak Ada Relasi Spesifik dengan Aktivitas Operasi

ISAK 19 Penerapan Pendekatan Penyajian Kembali PSAK 63

ISAK 20 Perubahan Pajak Entitas 27052015

ISAK 21 Perjanjian Konstruksi Real Estate 12-02-2012

ISAK 22 Pengungkapan Perjanjian Konsesi Jasa 10112015

ISAK 23 Sewa Operasi 11052016

 

ISAK 24 Evaluasi Transaksi Sewa 11052016

 

 

 

ISAK 25 Hak Atas Tanah 11052016

ISAK 26 Penilaian Ulang Derivatif Melekat 13042015

ISAK 27 Pengalihan Aset dari Pelanggan 10112015

 

ISAK 29 Pengupasan Lapisan tanah dan PSAK 33 pajak 10112015 ISAK 29 Pengupasan Lapisan tanah dan PSAK 33 pajak 10112015

ISAK 30 LEVIES 13052016

ISAK 31 Ruang Lingkup Properti Investasi 14012016

 

 

 

Materi PPL IAI – PSAP BLU dan PSAK 68 & 69

Berikut adalah slide materi PPL di IAI Bengkulu yang berisikan PSAP 13 BLU. PSAP 13 telah disahkan dengan Peraturan Menteri Keuangan, namun dalam pelaksanaannya BLU masih tetap menyusun laporan keuangan berdasarkan PSAK karena PP yang menyatakan itu belum diganti dengan yang baru. PSAP 13 hanya memberikan pedoman BLU dalam menyusun laporan keuangan berdasarkan SAP, namun tidak meniadakan kewajiban BLU untuk menyusun laporan keuangan berdasarkan SAK.

PSAK 68 dan 69 adalah dua PSAK nomor terakhir dalam PSAK.

Akuntansi Rumah Sakit 19082016

PSAK 68 Nilai Wajar 09122015

PSAK 69 Agrikultur 17082016

Overview PSAK PSAK 1 65 24 69 10082016 Bengkulu

Overview PSAK ilustrasi 10082016 saja

PSAP BLU 18082016

Gambaran Umum dan Pengantar PSAP Daerah 21032016 Bengkulu

 

salam

 

Overview PSAK

Berikut materi overview PSAK dan khusus untuk PSAK 24 Imbalan Kerja dan PSAK 18 Dana Pensiun

Overview PSAK singkat & strategi 10082016

Overview PSAK ilustrasi 10082016 saja

PSAK 18 Dana Pensiun 10082016

PSAK 24 Imbalan Kerja (IAS 19 Employee Benefit) lengkap 11082016

 

salam

 

PSAK 1 Amandemen 2015

PSAK 1 telah direvisi tahun 2013 yang efektif tahun 2015, namun PSAK ini pada tahun 2015 telah diamandemen namun baru berlaku pada 1 Januari 2017

Overview PSAK singkat 08082016

Overview PSAK ilustrasi 10082016 saja

PSAK 1 Penyajian Laporan Keuangan Revisi 2013 – 08082016

 

 

PSAK 2 Laporan Arus Kas (IAS 7) 08082016

PSAK 3 Laporan Interim (IAS 34) 08082016

PSAK 4 Laporan Keuangan Tersendiri revisi 2015 08082016

PSAK 24 Imbalan Kerja (IAS 19 Employee Benefit) lengkap 11082016

Materi Review Ujian Akuntansi Dasar

Materi ini merupakan review materi pengantar akuntansi yang disertai dengan soal-soal latihan. Silakan dicoba untuk latihan soal terutama untuk mata kuliah pengantar akuntansi.

Review soal akuntansi dasar

Review soal akuntansi dasar – Asset

Review akuntansi dasar – ekuitas dan liabilitas

Review akuntansi dasar – Laporan Arus Kas dan Analisis Laporan Keuangan

Review akuntansi dasar – Akun Aset

Review akuntansi dasar – Siklus Akuntansi

 

salam

Materi PSAK Review

Berikut ini materi PSAK yang saya ajarkan dalam pelatihan PSAK di Bali dan materi overview PSAK. Semoga bermanfaat.

 

Overview PSAK ilustrasi 17052016

PSAK 16 ASET TETAP 10052016

PSAK 66 Pengaturan Bersama DJP 01022016

PSAK 13 Properti Investasi – 15052016

PSAK 24 Imbalan Kerja (IAS 19 Employee Benefit) lengkap 10052016

PSAK- 23Add New Pendapatan 11052016

PSAK 30 Sewa lengkap 11052016

PSAK 19 Aset Tidak Berwujud (IAS 38) 10052016

PSAK 58 Aset Tidak Lancar yang Dimiliki Untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan (IFRS 5) 10052016

PSAK- 46 Pajak penghasilan lengkap 10052016

PSAK 26 Biaya Pinjaman (IAS 23) 12012016

ISAK 16 Perjanjian Konsesi Jasa 11052016

ISAK 27 Pengalihan Aset dari Pelanggan 10112015

ISAK 11 Distribusi non Kas kepada Pemilik 110502016

ISAK 25 Hak Atas Tanah 11052016 ISAK 23 Sewa Operasi 11052016

ISAK 24 Evaluasi Transaksi Sewa 11052016

ISAK 8 Perjanjian yang mengandung Sewa 11052016

ISAK 10 Program Loyalitas Pelanggan 11052016

 

Sharing Internal Auditor, Internal Control and ERM

Berikut materi terkait dengan Internal Auditor, internal control dan ERM yang mungkin bermanfaat dalam praktik di perusahaan.

Risk Management and Internal Auditor– ppt materi sharing Internal auditor

coso_erm_frmwrk COSO-2015-3LOD-PDF

990025p_executive_summary_final_may20_e

coso_erm_executivesummary

COSO ICIF 11×17 cube graphic

Updated-COSO-Internal-Control-Framework-FAQs-Second-Edition-Protiviti

coso mcnallytransition article-final coso version proof_5-31-13

internal control-integrated framework

salam

 

Integrated Reporting

Konsep integrated reporting merupakan konsep baru yang digagas oleh IIRC International Integrated Reporting Council. Bagaimana entitas melaporkan kepada stakeholder dalam laporan yang ringkas namun dari laporan tersebut dapat tergambar strategi, kinerja dan bagaimana nilai tambah perusahaan di masa depan.

 

salam

SR & IR Concept & Application

Integrated reporting taking the first steps – PWC Resources

sustainability reportingSustainability reporting1

Bonson_Lizcano-XBRLIntegratedScorecard

Integrated-Reporting-A-South-African-Story

Sustainability Accounting in Turbulence 20022016–  ilustrasi IR

Analisis Pengaruh Tax Rate dan Adopsi IFRS terhadap Foreign Direct Investment

ANALISIS PENGARUH TARIF PAJAK DAN ADOPSI IFRS TERHADAP FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI) PADA NEGARA-NEGARA BERKEMBANG DI ASIA

 

Florency Marbun, Dwi Martani

Program Ekstensi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, Jakarta

E-mail: flomarbun@gmail.com, dwimartani@yahoo.com

 

 Abstrak

 Penelitian ini menganalisis pengaruh tarif pajak dan adopsi IFRS terhadap Foreign Direct Investment (FDI) pada negara-negara berkembang di Asia dengan menggunakan analisis deskriptif dan regresi data panel. Penelitian ini dilakukan pada 22 negara berkembang di Asia dengan objek penelitian yaitu tahun 2005 sampai dengan tahun 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya tarif pajak di suatu negara berpengaruh negatif terhadap arus masuk FDI, begitu juga tingkat adopsi IFRS yang dilakukan oleh negara-negara berkembang di Asia berpengaruh positif terhadap arus masuk FDI di negara tersebut. Kebijakan negara dalam menentukan tarif pajak dan keputusan melakukan adopsi IFRS memberikan suatu institutional advantage, yang menjadi nilai tambah bagi negara tersebut di mata investor dalam mengambil keputusan untuk melakukan FDI.

Abstract

This study analyzed the effect of the tax rate and IFRS adoption on the Foreign Direct Investment (FDI) in Asian developing countries by using descriptive analysis and panel data regression. This study was conducted in 22 Asian developing countries, with the object of study is from 2005 to 2013. The results showed that the tax rate in a country made negative impact on FDI inflows. IFRS adoption by the Asian developing countries has a positive impact on the FDI inflows. The government’s policy in determining the tax rate and the decision in IFRS adoption provide an institutional advantage, which is become an added value to support the investor’s decision on transferring FDI to the country.

Key words: tax rate, IFRS adoption, FDI, developing countries, Asia, data panel regression

 

Paper dipresentasikan dalam Konferensi Regional Akuntansi III di Jember 21 April 2016

Slide Pengaruh Adopsi IFRS terhadap Foreign Direct Investment

Analisis Adopsi IFRS dan Tax Rate terhadap foreign Direct Investment

Analisis Thin Capitalization Perusahaan listed di BEI

DETERMINAN PRAKTIK THIN CAPITALIZATION LISTED COMPANIES DI INDONESIA 2010-2013

 Devi Christiana[1], Dwi Martani

 E-mail1: devi.christiana.marjuki@gmail.com dan dwimartani@yahoo.com

Abstrak

Penelitian ini membahas tentang determinan dari praktik thin capitalization yang dilakukan oleh perusahaan publik di Indonesia periode 2010-2013. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan data sampel dari 242 perusahaan terbuka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan berkarakter multinationality, memanfaatkan tax haven serta dikenakan tarif pajak efektif yang tinggi memiliki posisi thin capitalization yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan yang tidak memiliki karakteristik tersebut. Sebaliknya, perusahaan yang mengungkapkan ketidakpastian pajak serta memiliki penjualan ekspor yang tinggi memiliki leverage yang lebih rendah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah dalam menyusun thin capitalization rules yang tepat dan andal untuk Indonesia.

Determinants of Thin Capitalization Practices in Indonesian Listed Companies 2010-2013

 

Abstract

This study focus on analyzing determinants of thin capitalization practices in Indonesian listed companies during 2010-2013. This quantitative research use 242 listed companies as sample. Companies with foreign subsidiary, utilizes tax haven, and subject to higher tax rate, has higher thin capitalization position compare to others. In contrast, companies which disclose uncertain tax exposure, and has more extensive foreign exposure has lower thin capitalization. This study can be used as reference for Indonesian government in order to develop suitable and reliable thin capitalizaton rules.

 

Keywords: thin capitalization, leverage, tax avoidance

 [1] Penulis adalah mahasiswa tingkat akhir pada Program Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Paper ini merupakan ringkasan dari skripsi yang dibimbing oleh Dwi Martani, dosen senior pada Program Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Paper dipresentasikan dalam Konferensi Regional Akuntansi III di Jember 21 April 2016

Slide Determinan Praktik Thin Capitalization Listed Companies di Indonesia

Determinant thin capitalization Indonesia Devi&Martani

 Page 11 of 18  « First  ... « 9  10  11  12  13 » ...  Last » 

Latest Topics

Overview PSAK 71, 72, 73

Berikut materi PSAK 71, 72, 73 khusus untuk yang mengalami perubahan. Overview PSAK BARU 11092019 PSAK 73 Sewa 19082019 [Read More]

Akuntansi Sektor Publik

Berikut materi akuntansi sektor publik ASP Pertemuan 1 02092019 ASP Pertemuan 2 PSAK 45, ISAK 35 09092019 ASP Pertemuan [Read More]

Perpajakan 2

Tak terasa sudah satu tahun mengajar perpajakan 2, sudah bertemu lagi matakuliah ini. Semoga materi ini bermanfaat. [Read More]

Seminar Doktoral Akuntansi Publik

Berikut materi untuk matakuliah seminar doktoral akuntansi publik. Matakuliah ini mengajarkan akuntansi publik dalam [Read More]

PSAK BARU DAN PSAK 24

Berikut saya sampaikan Materi PSAK 71 72  73 dan PSAK 24   Perkembangan Standar & Overview 19082019 PSAK 71 [Read More]

Popular Topics

Dokumen Publikasi puisi

Pages

Insider

Archives