ACCOUNTING & FINANCE CORNER
Tuesday November 29th 2022

PSAK Update

Laporan keuangan merupakan informasi tentang posisi keuangan, kinerja dan  perubahan posisi keuangan suatu entitas yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan  Laporan keuangan menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen (stewardship) dan pertanggungjawaban sumber daya yang dipercayakan kepadanya. Laporan keuangan disusun untuk memenuhi sebagian besar pemakai (investor & calon investor dan kreditor & calon kreditor).

Laporan keuangan disusun berdasarkan suatu pedoman yang disebut standar akuntansi keuangan. Tujuan diperlukannya standar adalah:

  • Untuk keseragaman sehingga laporan keuangan dapat memberikan informasi yang relevan untuk pengambilan keputusan dan representational faitfullness (menunjukkan substansi ekonomi yang sebenarnya).
  • Memudahkan penyusun laporan keuangan karena ada pedoman baku sehingga meminimalkan bias dari penyusun
  • Memudahkan auditor dalam mengaudit
  • Memudahkan pembaca laporan keuangan untuk menginterpretasikan dan membandingkan laporan keuangan entitas yang berbeda.
  • Memudahkan pengguna laporan keuangan dalam memahami dan mengintepretasikan informasi dalam laporan keuangan. 

Penerapan standar akuntansi keuangan untuk hal-hal yang bersifat material: “Pernyataan ini tidak wajib diterapkan untuk unsur-unsur yang tidak material”

Standar akuntansi yang berlaku untuk suatu entitas akan sangat dipengaruhi oleh bentuk dan akuntabilitas entitas tersebut, yaitu:

  • Standar Akuntansi Keuangan Internasional – Eff1 Jan 2023 – full IFRS – Draft Eksposure, masih menunggu penetapan dari DSAK.
  • Standar Akuntansi Keuangan Indonesia – PSAK  berbasis IFRS
  • Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat – SAKEP – eff 1 Januari 2025
  • Standar Akuntansi Entitas Mikro Kecil Menengah – SAK EMKM

Keempat standar di atas adalah pilar standar yang mengatur secara keseluruhan laporan keuangan. Khusus untuk transaksi dan institusi syariah selain memilih salah satu pilar di atas juga menerapkan Standar Akuntansi Syariah yang disusun oleh Dewan Standar Akuntansi Syariah. Untuk Sektor Publik yang tidak wajib menggunakan SAP, entitas menggunakan ISAK 35 Penyajian Laporan Entitas Bertujuan Non Laba (EBNL) dalam memodifikasi bentuk laporan dan komponen laporan keuangan untuk disesuaikan dengan karakteristik entitas non laba.

Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku untuk entitas pemerintah adalah Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Standar ini merujuk standar akuntansi internasional IPSAS (Public Sector Accounting Standars), dan disesuaikan dengan regulasi Indonesia.

Berikut ini  adalah ringkasan materi untuk beberapa PSAK ada, untuk yang belum ada menyusul. Sementara untuk Standar Akuntansi Pemerintahan dapat dilihat dalam halaman yang berbeda.

A.     Standar Akuntansi

  1. Standar Akuntansi Keuangan

1.1.    Perkembangan Standar

1.2.    Pilar Standar Akuntansi

1.3.    Overview Standar Akuntansi Keuangan

1.4     Kerangka Konseptual

1.5.    PSAK 1 Penyajian Laporan Keuangan

1.6.    P

  • PSAK 1 Penyajian Laporan Keuangan
    • PSAK 2 Laporan Arus Kas
    • PSAK 3 Laporan Interim
    • PSAK 4 Laporan Keuangan Tersendiri
    • PSAK 65 Konsolidasi
    • PSAK 5 Segmen

PSAK 22 Kombinasi Bisnis

PSAK 8 Peristiwa setelah Tanggal Neraca

PSAK 25 Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi dan Kesalahan

PSAK 56 Laba per lembar saham

PSAK 68 Nilai Wajar

PSAK 38 Restrukturisasi Entitas Sepengendali

PSAK 63 Hiperinflasi

PSAK 13 Properti Investasi

PSAK 14 Persediaan

PSAK 16 Aset Tetap

PSAK 19 Aset Tak Berwujud

PSAK 24 Imbalan Kerja

PSAK 57 Provisi, Kontijensi

PSAK 58 Aset tidak lancar dimiliki untuk dijual

PSAK 55, 60, 71 Instrumen Keuangan

PSAK 69 Agrikultur

PSAK 66 Pengaturan Bersama

PSAK 15 Investasi Asosiasi dan Ventura Bersama

PSAK 67 Pengungkapan investasi pada entitas lain

PSAK 61 Akuntansi Hibah Pemerintah

PSAK 72 Pendapatan dari Kontrak Pelanggan

PSAK 73 Sewa

PSAK 53 Imbalan Berbasis Saham

PSAK 64 Evaluasi dan Explorasi Sumber Daya Mineral

PSAK 74 Kontrak Asuransi – 2025

  • Standar Akuntansi Entitas Privat

3.1.     Perkembangan Standar

3.2.     ISAK 35

  • Standar Akuntansi EMKM
  • Standar Akuntansi Entitas Non Laba

3.1.     Perkembangan Standar

3.2.     ISAK 35

  • Standar Akuntansi Syariah
  • Standar Akuntansi Pemerintahan

6.1.     Perkembangan Standar

6.2.     Overview Standar Akuntansi Keuangan

6.3.     Kerangka Konseptual

6.4.     PSAP 1 Penyajian Laporan Keuangan

Dst

Latest Topics

Bakar Ikan

Membakar ikan di penghujung tahun mungkin disering dilakukan beberapa teman, entah sebagai kebiasaan atau sekedar [Read More]

Saat Engkau Pergi….

Dua minggu sudah Engkau pergi meninggalkan Ummi, Nak. Sesuatu yang tidak pernah Ummi bayangkan akan secepat ini. [Read More]

Sustainability Reporting

Berikut materi terkait dengan sustainability reporting berdasarkan GRI 2021. Ini yang terbaru dan baru akan efektif dua [Read More]

Dampak PP 35 terhadap Kewajiban Imbalan Pasti

UU Ciptakerja kluster ketenagakerjaan merubah beberapa ketentuan dalam UU 13 tahun 2003 tentang Ketegakerjaan. Salah [Read More]

Standar Akuntansi Pemerintahan

Workshop Akuntansi Sektor Publik yang diselenggarakan oleh PKKM Prodi S1 Akuntansi FEB UNTAD dan IAI WIlayah Sulawesi [Read More]

Popular Topics

Dokumen Publikasi puisi

Pages

Insider

Archives