ACCOUNTING & FINANCE CORNER
Sunday November 17th 2019

Profesi Akuntan dalam Menghadapi MEA

Dwi Martani

MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) sudah dimulai, pasar barang dan jasa negara ASEAN akan berpindah tanpa hambatan antar negara. Negara yang memiliki keunggulan bersaing akan memenangi persaingan dan sebaliknya. Jasa akuntan merupakan salah satu jasa yang telah dibuka dalam kesepakatan MEA. Pendidikan Akuntansi harus dikembangkan berstandar internasional dalam rangka menjawab tantanngan MEA.

Terompet MEA telah dikumandangkan, Indonesia tidak mungkin mundur dan menarik diri dari kesekapatan tersebut walaupun mungkin belum sepenuhnya menyiapkan secara komprehensif untuk masuk dalam pasar bebas ASEAN tersebut. MEA memiliki empat pilar yaitu (1) terbentuknya pasar dan basis produksi tunggal, (2) kawasan berdaya saing tinggi, (3) kawasan dengan pembangunan ekonomi merata dan (4) integrasi dengan perekonomian dunia. MEA memiliki tujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan pengembangan budaya. Harapannya melalui MEA akan menjadikan ASEAN pusat perekonomian dunia.

MEA akan menjadikan barang negara ASEAN dapat masuk tanpa hambatan bea masuk yang signifikan. Dampak dari arus bebas barang tersebut, negara yang mampu memproduksi barang dengan kualitas yang baik dan harga kompetitif akan menang dalam persaingan. Arus barang ini dapat mengancam hasil produksi lokal, apalagi jika produk lokal biaya produksinya tidak kompetitif. Investasi akan mengalir antar negara ASEAN. Investasi melalui pasar modal maupun investasi langsung akan bergerak antar negara ASEAN. Investasi akan mengalir ke negara yang membuka pintu investasi, menyiapkan infrastruktur yang mendukung investasi dan memberikan iklim investasi yang baik. Arus bebas juga terjadi untuk tenaga kerja professional. Tenaga kerja akan mudah bekerja di negara ASEAN tanpa hambatan. Tidak semua tenaga professional dibuka dalam pasar bebas ASEAN. saat ini baru dimulai untuk jasa teknik, arsitek, jasa perawatan, praktisi medis, praktisi gigi, jasa akuntan dan survey.

Dimuat dalam Majalah UI, Januari 2016, Penerbit: Universitas Indonesia, Hal. 36 – 39.Profesi Akuntan Dalam…

 

Latest Topics

Belajar PSAK baru

Berkali mengajar PSAK 71 72 73 semakin merasa tidak paham dan merasa tidak punya kemampuang untuk membaca. Sekali [Read More]

Seminar Perpajakan

Walaupun sudah lama menjadi dosen pajak, seringkali rasa tidak PeDe hinggap, karena pengetahuan dan pemahaman tidak [Read More]

Kumpas Tuntas PSAK 71-72-73

Berikut slide dalam acara workshop PSAK di Universtas Jember. PSAK baru memunculkan ide-ide baru dalam penelitian. 1. [Read More]

Metode Penelitian – D4 PKN STAN

Berikut materi Metode Penelitian Metolit Pertemuan 13 26112018 Metolit Pertemuan 12 06062018 Analisis dan Penyajian [Read More]

Akuntansi Keuangan Kontemporer – D4 PKN STAN

Berikut materi Akuntansi Keuangan Kontemporer pada Program Studi D4 Akuntansi PKN STAN. Matakuliah ini berisikan [Read More]

Popular Topics

Dokumen Publikasi puisi

Pages

Insider

Archives