ACCOUNTING & FINANCE CORNER
Sunday March 24th 2019

Akuntansi Royalti

Royalti dalam sebuah perusahaan dapat dilihat dari beberapa aspek. Perusahaan yang menggunakan lisensi hak kekayaan intelektualitas akan mengakui beban sebesar komitmen yang dibayar atau akan membayar atas pemanfaatan lisensi tersebut. Perusahaan yang memiliki hak kekayaan intelektual akan mengakui pendapatan atas imbalan yang diterima dari imbalan penggunaan lisensi tersebut.

Perusahaan akan mengakui aset tak berwujud atas perolehan merk yang digunakan oleh perusahaan. Pengakuan aset tak berwujud sebesar biaya perolehan yang dikeluarkan untuk memperoleh merk tersebut. Perusahaan pemilik merk sering kali tidak mengakui aset tak berwujud karena merk tersebut diperoleh secara internal. Standar akuntansi memiliki persyaratan yang ketat atas pengakuan aset tak berwujud yang diperoleh secara internal. Jika ada pengakuan aset atak berwujud hanya terkait biaya yang dikeluarkan untuk mengurus ijin perolehan merk tersebut.

Akuntansi Royalti 06022019 lengkap

PSAK 72 Pendapatan Kontrak Pelanggan 23012019

PSAK 19 Aset Tidak Berwujud 13022017

Next Topic:

Leave a Comment

More from category

STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN DAN SEKTOR PUBLIK

Pemerintah Indonesia menggunakan Standar Akuntansi Pemerintahan dalam menyusun Laporan Keuangan Pemerintah Pusat, [Read More]

Overview PSAK

Belajar PSAK seperti never ending proses, setiap mengajar selalu ada hal baru yang menambah pengetahuan dan memperkuat [Read More]

Akuntansi dan Perpajakan di Era Revolusi Industri 4.0 – Universitas Pamulang

Universitas Pamulang menyelenggarakan seminar nasional terkait perpajakan. Walaupun sebagai dosen pajak saat bicara [Read More]

Sewa PSAK 73

Mulai tahun 2020 PSAK 73 Sewa berlaku menggantikan PSAK 30 Sewa. PSAK ini cukup banyak perubahan terutama dari sisi [Read More]

Pages

Insider

Archives