ACCOUNTING & FINANCE CORNER
Thursday December 1st 2022

Bakar Ikan

Membakar ikan di penghujung tahun mungkin disering dilakukan beberapa teman, entah sebagai kebiasaan atau sekedar menciptakan momen beda di akhir tahun.

Akhir tahun 2021 merupakan sesuatu yang berbeda dari biasanya. Hari itu adalah istimewa karena kelahiran cucu pertama Kia Mahira Farwaza, cucu lelaki yang akan menjadi penerus keluarga besar. Karena fokus pada cucu, akhirnya lupa menyiapkan bakar ikan.

Pagi-pagi biasanya sudah direpotkan dengan pergi ke pasar membeli beberapa ikan untuk dibakar, namun pagi itu tak juga bergerak untuk membeli ikan. Adik yang biasanya paling semangat makan ikan bersama teman-temannya hari itu sudah pasang tag, “tidak akan bakar ikan dll karena mau jalan-jalan”. Akhirnya ikan tidak jadi terbeli.

Pagi itu akhirnya pergilah kami ke RS tempat cucu pertama lahir, namun karena prokes kita tidak dapat masuk ke dalam ruangan dan hanya dapat bertemu putra sulung kami dan mengucapkan selamat untuknya, sekaligus membawa pulang placenta adik Kai untuk dikuburkan di rumah. Rencananya siang mau coba cari ikan ke Muara Angke tapi entahlah Kakak yang semangat bakar ikan, menggelengkan kepalanya saat diajak ke sana. Bahkan saat ditanya untuk ke supermarket membeli ikan pun Kakak kembali menggeleng. Mungkin Kakak sudah capek dan badannya tidak nyaman. Akhirnya tak seekorpun ikan terbeli dan ritual membakar ikan sama sekali tidak diadakan di akhir 2021.

Alih-alih menghibut diri, akhirnya dicarilah ikan bakar di menu gojek. Entahlah tiba-tiba ada pondok ikan yang lengkap ikannya mulai dari ikan kambing, kakap, kerapu, baronang. So bakar ikan diganti dengan acara makan ikan dari Gojek. Jadilah acara pergantian tahun diisi dengan makan ikan bersama dengan menu ikan yang sangat lengkap. Itulah kali terakhir kita makan ikan bakar bersama di rumah. Walaupun kondisimu sakit, namun kamu dengan semangat turun tangga untuk dapat makan bersama.

Dua hari berselang kamu ngomong “Mam khan aku sebenarnya kecewa bangeet karena tidak jadi bakar ikan”. Duuuh sediih rasanya, karena penyakit Kakak itu sangat rentan dengan kekecewaan dan kesedihan. Jadi ingat kalau dua hari sebelum akhir tahun Kakak telah membeli tungku pembakaran baru dan arang untuk bakar ikan pada akhir tahun 2021. Tungku itu masih terbungkus rapi dalam kardus dan arangnya juga masih rapi dalam kotak. Belum rejekimu Nak untuk makan ikan di akhir tahun.

Jika ingat hal itu tak terasa air mata ini menetes, maafkan Ummi yaaa Nak yang kurang paham maksud dan keinginanmu. Semua sudah menjadi takdir dan kehendakNya. Bakar ikan yang tidak jadi mungkin akan menjadi cerita di setiap akhir tahun saat ummi dan seluruh keluarga ini mengenangmu. Mengenang kakak Siina yang pintar memasak dan paling suka memasakkan kami bertiga dengan racikan-racikan khasnya. Kami sangat menyayangimu Nak….

Depok 30 Jan 2022

Saat Engkau Pergi….

Dua minggu sudah Engkau pergi meninggalkan Ummi, Nak. Sesuatu yang tidak pernah Ummi bayangkan akan secepat ini. Rasanya belum puas Ummi memelukmu, mengelusmu, menemanimu, namun Allah lebih mencintaimu dan memintamu untuk kembali padaNya

Maafkan Ummi yang selama ini mungkin kurang dalam mendidikmu, mengasuhmu, menemanimu dalam sakit, atau ummi terlalu sibuk hingga meninggalkanmu saat kamu sakit dan butuh pelukan Ummi. Yaa Allah ampuni hambaMu yang kurang pandai menjaga amanahMu sehingga kadang aku biarkan putriku sendirian dalam derita sakitnya.

Mungkin saat ini engkau telah bahagia karena tak ada lagi rasa sakit yang selama ini menemani hai-harimu. Semoga kesabaranmu dalam menanggung derita selama ini telah Allah ganti dengan hamparan perdani indah dan taman-taman yang indah hingga engkau dapat menikmatinya.

Ummi yang saat ini masih sering menangis mengingatmu, mengenangmu, mengingat hari-hari bersama kita terutama dalam dua tahun terakhir ini. Nak….kadang Ummi merasa tak mampu berjalan lagi mengingat dirimu, seakan dunia berhenti saat sadar engkau tak lagi di sisi Ummi. Tapi Ummi selalu ingat pesan lewat matamu yang selalu ingin Ummi bersemangat berkarya untuk menebar kebaikan untuk sesama.

Yaaa Allah terimalah bidadariku di sisiMu, ampunilah dosanya, terimalah amal sholehnya. Putriku anak sholehah yang taat pada orang tua, anak dermawan yang suka berbagi dan membantu teman dan saudaranya. Anak sholehah yang dengan senang hati membatu umminya koreksi, mendesain ppt ummi saat mau ngajar…. Yaa Allah kukembalikan amanahMu, Engkaulah sebaik-baik penjaganya saat ini…

Depok 30/01/2022, saat aku sadari kamu telah pergi dari sisiku dan dari rumah ini untuk selama-lamanya

Sustainability Reporting

Berikut materi terkait dengan sustainability reporting berdasarkan GRI 2021. Ini yang terbaru dan baru akan efektif dua tahun lagi. Jadi bersiap untuk belajar dan menyusun SR dengan standar baru.

Dampak PP 35 terhadap Kewajiban Imbalan Pasti

UU Ciptakerja kluster ketenagakerjaan merubah beberapa ketentuan dalam UU 13 tahun 2003 tentang Ketegakerjaan. Salah satu bentuk perubahan dalam UU tersebut adalah perubahan besarnya pesangon yang diberikan kepada pekerja saat terjadi Pemutusan Hubungan Kerja. PP 35 tahun 2021 menjelaskan secara detil ketentuan pelaksanaan dan besarnya pesangon yang diberikan kepada pekerja.

Ketentuan tersebut secara akuntansi akan berdampak pada perhitungan kewajiban imbalan pasti jika besarnya imbalan pasti dihitung berdasarkan ketentuan hukum atau regulasi. Namun perubahan tersebut tidak berdampak jika imbalan yang diberikan pada saat PHK ditentukan berdasarkan perjanjian kontraktual dengan pekerja yang nilainya lebih tinggi dari ketentuan regulasi, serta perusahaan tidak melakukan perubahan perjanjian kerja sebagai dampak dari ketentuan regulasi tersebut. Hal ini disebabkan karena UU Ketenagakerjaan dan UU Ciptaker menentukan jumlah imbalan minimal yang diberikan saat terjadi PHK, sehingga jika perjanjian kerja mengatur hal yang lebih tinggi maka ketentuan yagn lebih teinggi tersebut yang berlaku.

Secara umum, ketentuan dalam UU Ciptaker berdampak pada penurunan nilai kewajiban imbalan pasti karena dua komponen yang berubah. Pertama uang pesangon yang diberikan kepada pekerja yang berhenti karena pensiun menjadi lebih kecil awalnya 2xpesangon berubah menjadi 1,75xpesangon. Kedua komponen uang penggantian hak tidak ada lagi ada penggantian perumahan dan kesehatan sebesar 15% dari jumlah uang pesangon dan Uang Penghargaan Masa Kerja ( UPMK ).

Berdasarkan PSAK penurunan nilai kewajiban akan diakui sebagai beban jasa lalu, yang menjadi komponen beban pensiun dalam laporan laba rugi. PP 35 / 2021 sebagai peraturan pelaksana UU 11 tahun 2020 baru disahkan 2 Februari 2021, sehingga dampak perubahan tersebut akan diakui pada laporan keuangan tahun 2021.

Untuk perusahaan bersiap-siap untuk memperoleh winfall tambahan laba dari penyesuaian nilai kewajiban manfaat pasti. Namun sebaliknya bagi pembaca laporan keuangan, tetaplah kritis dan dapat membedakan mana laba yang dihasilkan dari kegiatan operasi perusahaan dan mana laba yang dihasilkan dari penyesuaian akuntansi.


Jika ada yang tertarik untuk diskusi lebih lanjut atau ingin mengundang sebagai trainer, narasumber, tenaga ahli di bidang akuntansi dan perpajakan atau topik-topik dalam blog ini dapat menghubungi: Dwi 081318227080; Siina 081384047777; Dian 081316501678.

Standar Akuntansi Pemerintahan

Workshop Akuntansi Sektor Publik yang diselenggarakan oleh PKKM Prodi S1 Akuntansi FEB UNTAD dan IAI WIlayah Sulawesi Tengah, yang dilaksanakan pada Sabtu, 28 Agustus 2021, pukul 08.30 WITA s.d. selesai

Akuntansi Keuangan Kontemporer PKN STAN Gasal 2020-2021

Berikut materi dan beberapa contoh soal matakuliah akuntansi keuangan kontemporer. Matakuliah ini membahas perkembangan standar dan penerapan standar terbaru dalam pelaporan keuangan. Materi ini di beberapa program atau ujian sertifikasi diberi nama Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Walaupun namanya berbeda namun secara umum materinya sama.

Kelas Perpajakan 2

Berikut ini adalah materi dan beberapa contoh soal-soal untuk kelas Perpajakan 2 semester gasal 2021/2021. Silakan jika akan digunakan untuk belajar. Untuk teman-teman dosen yang akan menggunakan materi, mohon untuk disesuaikan dengan kondisi mahasiswa dan juga tujuan program studi.

Kelas Akuntansi Sektor Publik sem gasal 2020/2021

Berikut materi matakuliah ASP di semester gasal 2020/2021. Beberapa materi ppt, referensi, contoh soal akan tersedia dalam post ini. Silakan jika akan dimanfaatkan untuk belajar.

Renungan…..

Sudah lebih dari lima bulan, tidak lagi menginjakan kaki dan kampus atau juga di tempat kerja. Pada awal pandemi, praktis tidak banyak aktivitas yang dilakukan. Tapi Allah mengirimkan ujian, kakak cantik sakit, sehingga menemaninya adalah tugas utama.

Seiring berlalunya waktu, proses penyesuaian terjadi. Belajar memulai semua aktivitas dengan metode online. Meja kerja, laptop dan hp menjadi teman setia untuk mengajar, membimbing, menguji, rapat, memberikan training, memberikan seminar, bahkan untuk kegiatan pengajian. Makin hari, semakin menikmati kegiatan online. Teknologi telah membantu untuk dapat terus berbagi, bahkan mungkin dapat berbagi lebih luas.

Masih nasihat para Ustadz, selalulah berpikiran positif. Setiap yang ditakdirkan terjadi, pandanglah sebagai keindahan, pandanglah itu bagian dari rencana Allah. Tetaplah syukuri, Allah mengirimnya sebagai bentuk pengajaran ataupun teguran. Setiap musibah, ujian tetaplah indah adanya, selama hati lapang menerima dan menyadari bahwa semua ini tidak terjadi dengan sendirinya namun bagian dari rencana Allah. Jika Allah telah menakdirkanNya untuk kita, pasti itu adalah baik menurutNya, tinggal bagaimana kita menyikapi semua itu.

Mungkin banyak yang merasakan dengan pandemi, kepala terasa lebih lama dalam bersujud, lebih banyak waktu untuk berdiri dalam shalat dan munajat, lebih sering duduk berlama membaca Quran. Waktu yang tidak lagi habis untuk travelling menjadi semakin banyak digunakan bersama anak-anak, masak bareng, diskusi atau aktivitas lain. Itu salah satu hikmah dari pandemi.

Pandemi ini hadir bersamaan dengan berakhirnya kontrak kerja di Pertamina. Tidak terasa telah 7 tahun membersamai Pertamina di Gedung Tua Perwira bersama teman-teman Komite dan staf untuk memberikan support pada Dewan Komisaris. Ada rutinitas yang hilang, namun itulah dinamika hidup. Allah ciptakan sesuatu datang dan pergi, untuk menguji bahwa semua yang ada di sekeliling kita suatu saat bisa datang dan pergi atau kita yang akan meninggalkannya. Semoga aktivitas selama 7 tahun di Pertamina dicatat sebagai amal sholeh. Banyak pelajaran berharga dari masa kerja tersebut, banyak ilmu baik tentang minyak, manajemen pengelolaan BUMN yang diperoleh selama di Pertamina. Semoga bermanfaat juga sebagai bahan diskusi dengan mahasiswa di kelas. Berarti bersiap menunggu tugas apa yang diberikan Allah setelah Pertamina, adakah BUMN atau perusahaan swasta yang akan mengajak bergabung. Allah Maha Tahu pekerjaan apa yang tepat untukku, pekerjaan yang bukan hanya memberikan gaji untuk banyak berinfak, namun juga pekerjaan yang dapat menjadi tempat amal sholeh, tempat mempraktikkan dan menularkan kebaikan-kebaikan pada sesama. Allah lebih Tahu kapan tugas itu diberikan. Jika belum diberikan juga tugas tersebut, tetap ada keyakinan tugas lain telah berderet menunggu, jadwal ngajar, seminar, narasumber, rapat yang tidak pernah habis kosong di setiap minggu.

Namun ada sedikit kesedihan yang terkadang masih menggelayut dalam diri. Masih merasakan belum optimal dalam beramal sholeh, belum optimal dalam bekerja. Masih banyak PR yang belum terselesaikan. Mimpi untuk dapat menyusun materi pengajaran Akuntansi Keuangan, Perpajakan dan Akuntansi Sektor Publik lengkap yang dapat digunakan semua orang secara gratis belum kesampaian. Walau secara logika di masa pandemi ini banyak waktu digunakan untuk itu, namun selalu ada “alasan tidak sempat”

Yaaa Allah ampuni hamba yang belum optimal beribadah kepadaMu dengan amal sholeh ini, beri kesempatan dan tuntun Hamba untuk dapat menyelesaikan semua cita-cita kebaikan hamba.

Untuk yang mau mengajak beramal sholeh, baik untuk diskusi, ngajar atau kegiatan sosial silakan hubungi hp saya 081318227080, via wa lebih baik. Atau asisten Mbak Dian 081316501678.

Depok, 06 September 2020

Kurikulum Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka

Kemendikbud telah mencanangkan konsep kurikulum merdeka belajar yang memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk mengambil mata ajar di Program Studi lain baik dalam satu Perguruan Tinggi maupun di luar Perguruan Tinggi. Konsep ini harus dibarengi dengan perubahan tata kelola kampus dan sistem administrasi akademik. Walaupun jika dicermati dalam regulasinya masih ada opsi untuk tidak menerapkan ketentuan ini, namun konsep ini jika diterapkan dapat meningkatkan kualitas lulusan.

Konsep kampus merdeka memberikan kebebasan kampus untuk menentukan prodi apa yang akan dibuka dan juga kebebasan dalam melakukan akreditasi. Seharusnya konsep ini dapat dipahami sebagai bentuk otonomi pendidikan dalam arti luas, sehingga pendidikan tinggi dapat lebih dinamis mengikuti perkembangan pengetahun dan teknologi serta mampu mengantisipasi perkembangan lingkungan.

 Page 1 of 21  1  2  3  4  5 » ...  Last » 

Latest Topics

Bakar Ikan

Membakar ikan di penghujung tahun mungkin disering dilakukan beberapa teman, entah sebagai kebiasaan atau sekedar [Read More]

Saat Engkau Pergi….

Dua minggu sudah Engkau pergi meninggalkan Ummi, Nak. Sesuatu yang tidak pernah Ummi bayangkan akan secepat ini. [Read More]

Sustainability Reporting

Berikut materi terkait dengan sustainability reporting berdasarkan GRI 2021. Ini yang terbaru dan baru akan efektif dua [Read More]

Dampak PP 35 terhadap Kewajiban Imbalan Pasti

UU Ciptakerja kluster ketenagakerjaan merubah beberapa ketentuan dalam UU 13 tahun 2003 tentang Ketegakerjaan. Salah [Read More]

Standar Akuntansi Pemerintahan

Workshop Akuntansi Sektor Publik yang diselenggarakan oleh PKKM Prodi S1 Akuntansi FEB UNTAD dan IAI WIlayah Sulawesi [Read More]

Popular Topics

Dokumen Publikasi puisi

Pages

Insider

Archives