Tag Archives

26 Articles
Kompilasi RockBox ke Android
Rockbox on Android

Kompilasi RockBox ke Android

Rockbox on Android

Rockbox on Android

Persiapan

Perlu ada dua paket:

  • Android SDK: Untuk mengembangkan aplikasi Java biasa.
  • Android NDK: Untuk mengembangkan aplikasi yang membutuhkan pustaka Linux/alami (.so).

Android SDK

Android SDK, paket standar bagi para pengembang untuk mengembangkan Android. Untuk Ubuntu lihat ini.

Untuk Gentoo, silakan

# emerge -av dev-util/android-sdk-update-manager

Cara generik adalah mengunduhnya dan mengekstrak ke “/opt”:

$ wget http://dl.google.com/android/android-sdk_r10-linux_x86.tgz
$ sudo tar android-sdk_r10-linux_x86.tgz -C /opt

Dengan perintah di atas,  SDK diekstraksi ke /opt/android-sdk_r10. Jalankan perkakas “android” untuk mengunduh SDK Platform yang dibutuhkan. Saya menjalankan ini di terminal GUI:

$ /opt/android-sdk_r10-linux/tools/android

Pilih versi Platform, Javadoc, dan sampel (kalau-kalau mau belajar) yang mau diunduh. Saya mengunduh semua versi Platform. Tunggu sebentar, ngopi-ngopi dulu, sudahkah Anda menyapa anak/istri/suami/orang tua/tetangga Anda?

Android NDK

Paket Android NDK diperlukan untuk mengompilasi “librockbox.so”. Caranya:

$ wget http://dl.google.com/android/ndk/android-ndk-r5b-linux-x86.tar.bz2
$ tar xvfj android-ndk-r5b-linux-x86.tar.bz2 -C /opt

Nanti NDK terpasang di “/opt/android-ndk-r5b/”.

Pasang ROCKBOX

Rockbox membutuhkan ANDROID_SDK_PATH dan ANDROID_NDK_PATH ke arah kedua perkakas tersebut. Kebetulan saya menggunakan Gentoo, jadi keduanya saya buat seperti berikut:

$ export ANDROID_SDK_PATH=/opt/android-sdk-update-manager
$ export ANDROID_NDK_PATH=/opt/android-ndk-r5b

Rockbox utamanya menggunakan SVN, tetapi saya di belakang PROXY, sehingga saya menggunakan GIT dengan HTTP.

$ git clone http://git.rockbox.org/rockbox
$ cd rockbox

Mengompilasi yang baik adalah dengan membuat direktori sendiri. Hal ini agar tidak mencampur berkas-berkas kompilasi dan berkas kode sumber.

$ mkdir bangun && cd bangun

Konfigurasikan Rockbox yang hendak dibangun:

$ ../tools/configure --eabi --target=android --ram=256
Using temporary directory /tmp
Enter the LCD width (default: 320)

Enter the LCD height (default: 480)

Selected 320 x 480 resolution
Platform set to android
Build (N)ormal, (A)dvanced, (S)imulator, (B)ootloader, (C)heckWPS, (D)atabase tool, (M)anual: (Defaults to N)

Normal build selected
Building Rockbox as an Application
Using source code root directory: /home/jp/Build/GIT/rockbox
Using arm-linux-androideabi-gcc 4.4.3 (404)
Using arm-linux-androideabi-ld 2.19
Found and uses ccache (/usr/bin/ccache)
Created Makefile

Kebetulan Nexian Journey saya menggunakan resolusi 320×480 dan bermemori 256MB. Saya juga menggunakan EABI untuk antarkompilasi. Sebenarnya ada juga fasilitas “–thumb” yang mengaktifkan thumb. Tapi, karena saya sudah menggunakan Python 3, skrip-skrip Python Rockbox tidak jalan. Tetapi, kemungkinan besar sistem Anda masih memiliki Python 2.6 atau 2.7 yang kemungkinan besar bisa menjalankan skrip-skrip tersebut.

Mari kita melakukan kompilasi:

$ make -j4 && make zip && make apk

Berkas “rockbox.apk” akan ada di direktori “bangun”. Silakan ditaruh ke telepon Anda.

Rockbox Revisited

Rockbox Revisited

Saya sudah memasang BeefPlayer dan hasilnya lumayan bagus. Kekurangan dari BeefPlayer pada CM7 Build 32 adalah dia kurang multitasking. Hal ini mengakibatkan suka putus-putus pada saat memainkan musik dan melakukan hal yang lain.

Sumber RockBox yang resmi menyediakan RockBox SVN r28520. RockBox versi ini cukup untuk dimainkan, tetapi sayangnya dia ketika beberapa lama akan kehilangan suara. Telepon harus terpaksa dinyalaulangkan agar suara kembali berfungsi.

Ada dua sumber RockBox yang lebih baru yang saya berhasil temukan:

  • dfkt yang menggunakan revisi terakhir r29342. dfkt menyediakan aplikasi Rockbox pada banyak resolusi.
  • paulheu membangun secara harian untuk resolusi 480×800. Resolusi yang terlalu besar untuk Nexian Journey. Versi terakhir adalah r29655.

Saya terus terang memakai versi yang dibangun oleh paulheu. Tampilannya terlalu besar di telepon, tetapi saya sangat butuh pemutar musik yang bisa Musepack.

Ugh, saya akan coba mencari ruang kosong di komputer saya untuk dapat mengunduh NDK dan mengompilasi sendiri Rockbox.  Untuk sementara, ini sudah cukup.

Android AP dan Kubuntu

Android AP dan Kubuntu

tl;dr

Pilih Modus Ad Hoc.

Caranya

Saya memakai Barnacle Wifi Tether. Untuk dapat digunakan oleh Kubuntu, caranya berikut:

  1. Klik ikon Network Management dan pilih Manage Connections
  2. Pilih koneksi yang ada atau tambah. Pokoknya pilih AP Android. Lalu pilih Sunting (Edit).
  3. Pada tab Wireless, di bagian Mode pilih “Ad hoc” (bakunya infrastruktur)
  4. Pilih OK dan suah siap digunakan.
Proses Pembaharuan CM7

Proses Pembaharuan CM7

Pada artikel sebelumnya dijelaskan untuk memasang CyanogenMod 7 (CM7). Di artikel tersebut disebutkan penggunaan SUTLR  untuk memasang ROM. Tetapi, sebenarnya yang saya lakukan akhir-akhir ini tidak serumit itu. Lagipula, saya banyak bekerja di GNU/Linux.

Kebetulan dengan lebar pita UI yang cukup, saya bisa mengunduh ROM CM7 yang dibuat harian. Terkadang, karena saya menggunakan paket tak terbatas dari operator, saya menggunakan koneksi HSDPA dari telepon genggam saya sendiri.  ROM tersebut berbentuk berkas kompresi ZIP.

Sebelum Memulai

Untuk sekedar mengingatkan — walau sebenarnya ini trivial — pastikan kondisi berikut terpenuhi:

  1. ROM untuk modus pemulihan (recovery) yang terpasang adalah ClockworkMod.
  2. Aplikasi ROM Manager sudah terpasang.
  3. CM7 sudah terpasang.
  4. Telepon genggam sudah di-root/jailbreak.
  5. Berkas ZIP CM7 yang hendak dipasang sudah ditaruh ke SDCard.
  6. Anda menggunakan SDCard yang berkualitas class 6 dengan ruang yang cukup. SDCard bawaan Nexian Journey sangat tidak disarankan.
  7. Untuk Nexian Journey, unduh paket terbaru di tautan ini.

Telepon genggam yang saya gunakan adalah Nexian Journey. Orang luar biasanya mengenali dengan nama Commtiva Z71. Keduanya merupakan telepon genggam identik hanya beda merek. Demi kenyamanan, saya menamai Z71.

Mohon diingat, ini paket eksperimental! Jangan protes kalau terjadi apa-apa; kalau kucing menggigit lidah Anda; dan kalau terjadi perang dunia ketiga.

Proses Pembaharuan

Berikut langkah-langkah pembaharuan:

  1. Masuk ke menu aplikasi dan jalankan ROM Manager.
  2. Pilih
    Reboot into Recovery
  3. Pilih
    OK
    saat ditanyakan apakah Anda yakin.

Pada modus pemulihan, hal yang dilakukan pertama-tama adalah membersihkan tembolok Dalvik.

  1. Pilih
    - advanced
  2. Pilih
    - Wipe Dalvik Cache
  3. Pilih
    - Yes - Wipe Dalvik Cache

Setelah selesai, kembali ke menu utama dengan memencet tombol power atau pembatal telepon (kalau pada Z71, tombol berwarna merah). Berikutnya sudah dapat dipasang berkas ZIP. Asumsi saya berkas ZIP ditaruh pada direktori dasar SDCard.

  1. Pilih
    - install zip from sdcard
  2. Pilih
    - choose zip from sdcard
  3. Pilih berkas yang telah Anda taruh, contohnya:
    - cm_z71_full-22.zip
  4. Pilih
    - Yes - install cm_z71_full-22
  5. Tunggu sebentar, ke kamar mandi, Anda sudah minum belum? Sapalah keluarga Anda.

Kembali ke menu utama dan pilih

- reboot system now

untuk menyalaulangkan sistem. Proses menyalaulang agak lama dibagian robot Android bermain papan luncur. Hal ini karena terjadi proses pembaharuan dan pembuatan tembolok Dalvik.

Bila tidak ada aral melintang, telepon Anda sudah dapat digunakan.

Rockbox and Musepack

Rockbox and Musepack

Finally I can play all of my Musepack files on my Android phone. Recently I’ve moved my CD collection into Musepack. The annoying part is most player only plays the obsolete SV7 format. I’m using SV8 format.

The andless player is on its way for playing SV8. Until then, Rockbox alpha4 for Android is the best for me.

It has advance features like equalizer, stereo widening, compression, and bunch another missing features that a modern player should have. Despite all of those important, I disable them. This is because I’m using CyannogenMod 7 (CM7) which include them already via DSP Manager. I’m also using a good headset and ripping my own CD. So, the quality is desirable. No need for steroids… 🙂

Mind you that Rockbox quite confusing at the beginning. But, it would perfectly fine. You’ll get it anyway. Still, now what I’m still learning is how to quit the apps. Other than that, I’m OK.

Android Terutak-atik

Android Terutak-atik

Setelah berhasil membangkitkan kembali touchbook Android saya pun bergegas mencoba mengoprek-oprek. Pengetahuan yang berhasil didapatkan:

  1. Model Android
  2. ROM yang telah dicoba.
  3. Cara Instalasi

Model Android

Model Android abal ini mirip dengan ePad,  Flytouch M001, mereka sama-sama menggunakan Android 1.6. Prosesor yang digunakan adalah WM8505 yang punya detak 300MHz dan maksimal 400MHz. Memori yang digunakan pun hanya 128MB. Jadi, jangan harap bisa menggunakan Froyo apalagi Gingerbread.

ROM yang telah dicoba

Untuk yang suka mengoprek-oprek, forum Slatedroid adalah tempat yang baik untuk menapatkan ROM dan pengetahuan. Saya menggunakan beberapa ROM dari sana. ROM yang berhasil saya gunakan adalah versi 1.9.88-3k  buatan HidePerso. Ada juga buatan Tipstir yang tertatar dengan Android Market versi 0.3, versi 1.9.88-4. Cuma, setelah saya gunakan, yang versi terbaru ini kurang responsif dibandingkan yang pertama.

Oh, ya, saya lupa beritahu; kedua ROM tersebut menukar fungsi tombol-tombol volume saya menjadi fungsi HOME. Bagi saya ini bukan masalah sebab suara dapat diatur dengan widget yang tersedia. Untuk layar Rumah, saya menggunakan Home++. ADW Launcher terlalu berat di tempat saya dan layar Rumah bawaan Android terlalu biasa. Adakah layar Rumah favorit Anda?

Saya juga senang membaca blog Project Gus. Dia menyediakan Froyo versi alfa untuk M001. Seperti yang saya bilang, M001 kompatibel dengan Android saya. Tetapi setelah saya coba, versi alfa ini kurang bermanfaat selain memberi gambaran betapa indahnya Froyo. Sabar! 😛

Selanjutnya, saya  akan mencoba mengoprek-oprek Open Eclair dan Cyanogen. Tentunya, dengan tugas akhir dan ujian menanti sebagai prioritas. [mengingatkan diri untuk menyelesaikan kuliah dan mengurangi jam ngoprek :D]

Cara Instalasi

Beli saja MicroSD yang 2GB atau 4GB. Saya membeli yang 4GB, yang 8GB kosong. Pastikan bahwa kabel adaptor selalu terhubung ke Android, seperti ini: Kabel Adaptor jangan dilepas.

MicroSD diformat dengan format FAT32 sehingga semua ini dapat dilakukan di Windoze. Hal ini sangat tidak disarankan karena mengurangi tingkat intelejensia. Untuk GNU/Linux, cukup diformat dengan:

$ sudo mkfs.vfat /dev/sdc1 -n "JPKEREN" 

Ganti

/dev/sdc1

dengan partisi MicroSD Anda.

Ekstraksi salah satu ROM, dan salin direktori

script

di dalam MicroSD. Ingat, cukup direktori

script

saja.

Ugh, saya sudah diajak main bulu tangkis. Saya persingkat.

Matikan Android dan pasang MicroSD tersebut.

Nyalakan kembali Android dan tunggu. (Skrinsut menyusul)

Copot MicroSD setelah selesai pembaharuan seperti yang diminta oleh Android. Android akan otomatis mati setelah itu.

Nyalakan kembali Android maka ia akan dengan tampilan baru. (Skinsut menyusul)