Tag Archives

23 Articles
Pemasangan Oneplus 5: Bagian 2
Super Android, recharge!

Pemasangan Oneplus 5: Bagian 2

Pada bagian ini saya hendak menceritakan beberapa perkakas yang saya pasang untuk membantu saya.

Komponen Google

Ingat bahwa saya menghapus banyak aplikasi standar OOS? (Debloated)

Nampaknya, ada beberapa komponen Google yang harus ada supaya aplikasi dan penggunaan Oneplus maksimal.

  • Google. Nampaknya peluncur Oneplus dan komponen lainnya mengambil data dari API Google. Jadi, aplikasi ini terpasang secara baku.
  • GBoard. Saya suka dengan susunan tombol dari Google Keyboard.
  • GMail. Untuk mengakses surel yang diperlukan untuk spamming daftar ke banyak situs.
  • Google Calendar. Pengingat ulang tahun nomor wahid. Bisa rusak hubungan tanpa ini.
  • Google Drive. Setidaknya bisa melihat dokumen dengan ini.
  • Google Play Games. Mobile Legends menggunakan ini untuk menyimpan data. Apa? Anda pikir saya terlalu serius?
  • Google Text-to-speech (TTS). Penyedia NLP de facto di Android. Saya malas memasang yang alternatif. Teknologi TTS dibutuhkan untuk aplikasi yang menyebutkan sesuatu seperti nama jalan. Aplikasi Here MAPS yang saya gunakan butuh ini.
  • Snapseed. Untuk menjadi (mengemulasi diri seperti) anak gaul perlu banyak efek kamera yang komprehensif. Didukung dengan kamera yang prima, Snapseed menjadi perkakas utama untuk tampil prima di media sosial.

Komponen Magisk

Magisk adalah sebuah proyek baru yang mengimplementasi supersu, fungsi rooting di Android. Berikut adalah modul tambahan yang saya masukkan untuk membuat Oneplus 5 saya lebih berwarna:

  • Busybox for Android NDK. Seperti Google, aplikasi wajib.
  • F-Droid Privileged Extension. Aplikasi market yang memasang aplikasi FOSS.
  • Sony Music app Magisk Module. Saya pecinta Sony Ericsson dari zaman Z600 sampai terakhir Xperia Mini Pro. Berhubung tidak ada aplikasi musik pada ROM yang saya pasang, saya memilih aplikasi ini. Keunggulan dia adalah bisa memilih dari direktori atau pustaka. Plus, bisa mencari gambar album. Terakhir, menaruh lagu/album ke playlist.

Demikian.

 

 

Pemasangan Oneplus 5: Bagian 1
Super Android, recharge!

Pemasangan Oneplus 5: Bagian 1

Oneplus 5

Oneplus 5 package

Sebegitu rindunya saya memiliki Oneplus 5 sehingga saya pun terpaksa menelan harga diri dan menerima paket Oneplus 5 dengan bonus Beats. Ingat! Saya tidak menggunakan Beats, jadi jangan hakimi saya!

Paket yang saya beli memberikan saya satu karet pelindung, satu pelindung layar, dan satu Beats. Sayangnya, dari ketiganya hanya karet pelindung yang saya pakai sementara. Sisanya akan teronggok di gudang.

Langkah yang pertama ketika membuka Oneplus 5, seperti versi sebelumnya, saya mengganti ROM pabrikan. Hal ini penting karena ada beberapa fitur yang perlu:

  • AdAway untuk DNS anti iklan.
  • F-Droid untuk penyedia aplikasi GPL v3.
  • Membuang aplikasi yang tak perlu.
  • Deodexed, penjadwal kernel, dan beberapa fitur lainnya.
  • Dan beberapa aplikasi yang tak baik untuk disebut di sini.

Saya sebenarnya lebih suka ROM non-OOS (non-Oxygen OS). Namun, apa daya karena masih baru, ada galat seperti dukungan Bluetooth dan beberapa galat lainnya membuat saya masih berpaling ke ROM berbasis OOS.

Setelah riset beberapa saat, saya memutuskan untuk memilih berikut:

Aktifkan Debug

Dari Settings → About phone, ketuk beberapa kali pada baris Build number untuk mengaktifkan Developer options. Keluar dari About phone akan ada menu baru Developer options.

Aktifkan OEM unlocking untuk memasang ROM pemulihan terkustomisasi, TWRP.

Aktifkan USB Debugging agar dapat dikenali di komputer.

Setelah ini, sambungkan ke komputer. Telepon akan menanyakan apakah komputer dapat dipercaya. Silakan dicentang dan setujui. Bila benar, maka Oneplus akan dikenali:

Selanjutnya memasang BOOT.

Memasang Boot

Nyalakan ulang Oneplus ke mode Fastboot:

Buka segel Oneplus:

Saya asumsikan Anda sudah mengunduh twrp-3.1.1-1-cheeseburger.img di komputer Anda.

Nyalakan ulang dan masuk ke Recovery:

Salah satu kekurangan ketika dibuka kunci, perangkat Oneplus pasti mengaktifkan fungsi semacam menu GRUB sebelum masuk. Ya, tinggal pencet tombol Power, sih, untuk Start kalau tidak sabar menunggu beberapa detik.

Memasang ROM

Ketika di dalam mode Recovery, Anda dapat menggunakan menu-menu TWRP untuk memasang sistem. Tetapi, apa serunya? Saya menggunakan terminal dan TWRP.

Format Partisi Lama

Pada menu TWRP, pilih Wipe → Advanced Wipe

Pilih partisi-partisi berikut untuk dihapus:

  • Dalvik/ART Cache
  • Cache
  • System
  • Data

Sisakan Internal Storage dan USB-OTG. Lalu, Swipe to Wipe

Wipe before install

Tekan tombol kembali tiga kali untuk kembali ke menu utama.

Menaruh Berkas-berkas

Taruh berkas-berkas yang diperlukan ke Oneplus.

ROM

Kernel

Pemasang ROM xXx akan mengenali kernel Adin bila ditaruh pada direktori yang tepat:

Pasang ROM

Untuk memasang, di menu utama ketuk menu Install.

Pilih ZIP ROM xXx yang telah diunggah tadi.

Swipe to confirm Flash

Perhatikan bahwa kita tidak perlu memilih kernel Adin karena akan dideteksi nanti.

xXx Aroma Installer

Pilih Make your individual Selections karena saya suka kebebasan!

Pastikan pilihan berikut tercentang:

Reboot Options:

  • Reboot after Flashing

Root Access:

  • Magisk v13 by topjohnwu

xXx Tweaks:

  • xXx Tweaks Framework
  • Windows Animation Scales

Kernel:

  • Kernel Selection Menu

SDcard Fix:

  • Fix SDcard permissions

Update Radio and Firmware

  • Flash Radio and Firmware

Reset Magisk Repository Image

  • Reset Magisk Image (pastikan ini dipilih supaya bersih)

Ketuk Next untuk ke halaman selanjutnya.

Laman ini laman preferensi. Jadi, silakan saja pilih sesuka hati. Namun, berikut pilihan saya.

Launcher Selection:

  • OnePlus Launcher (saya pilih ini biar terasa rasa Oneplus-nya)

Sound Mods saya tidak pilih satu pun karena semua musik yang saya taruh saya rip dari CD yang saya beli sendiri.  Silakan pilih kedua pilihan yang ada kalau Anda mau.

Debloating:

  • Extreme Debloating

Emojis:

  • Oneplus Stock Emojis 

Ketuk Next untuk ke halaman selanjutnya.

Windows Animation Speeds:

  • Fast Animations (tergantung selera)

Ketuk Next untuk ke halaman selanjutnya.

Kernel Selections:

  • STOCK KERNEL
  • Adin Kernel – by adinkwok

Ketuk Next untuk ke halaman selanjutnya.

Ketuk Next untuk untuk memulai pemasangan sistem.

Bila benar, maka setelah selesai pemasangan, sistem akan dinyalakan ulang dan masuk ke sistem yang baru. Selanjutnya, pemasangan Oneplus seperti biasa.

Memasang React Native
Super Android, recharge!

Memasang React Native

WordPress semenjak versi 4.7 telah menambahkan fitur WP REST API v2. Dengan adanya fasilitas tersebut, WordPress bisa dibuat sebagai peladen API yang berisi artikel. Namun, yang paling penting dari semuanya itu, WordPress dapat menjadi peladen untuk aplikasi-aplikasi web modern macam React/Redux dan lain sebagainya.

Cara Pasang

Pastikan bahwa Android SDK sudah terpasang. Paling gampang, kita bisa langsung memasang Android Studio yang juga akan memasang Android SDK. Silakan ikuti tautan. Saya takkan menulis apa pun karena tutorial dari Google sudah ada yang menggunakan Bahasa Indonesia.

Jalankan ketiga baris ini dan tambahkan ketiga baris tersebut ke dalam ~/.bashrc agar selalu otomatis terjalankan setiap kali Anda menjalankan sesi terminal baru.

Lalu, jalankan Android SDK Manager:

Dalam Android SDK Manager, pilih dua paket berikut:

  • Android SDK Build-tools versi 23.0.1
  • Android 6.0 (API 23) SDK Platform (Rev 3).

Silakan lihat gambar untuk lebih jelasnya.

SDK Android Platform Manager

Android SDK Manager, showing what to install to run React Native

Setelah ini, pasang React Native:

Ambil kopi atau sapa sanak saudara dari pada bengong lama menunggu proses pemasangan React Native.

Buat AVD Dulu

Buat terlebih dahulu sebuah emulasi mesin Android:

AVD Manager

AVD Manager, click Create to create new emulated Android device.

Pilih tombol Create.

Saya mengubah beberapa parameter berikut:

  • AVD Name: ReactNativeOS [Saya memang kurang kreatif :P]
  • Device: Nexus 5 [Terserah, sih]
  • Target: Android 5.1.1 – API Level 22
  • CPU/ABI: Intel Atom (x86_64)
  • Skin: Skin with dynamic hardware control
  • Front Camera, Back Camera: Emulated
  • SD Card: 200 MB
  • Emulation Options: Use Host GPU
Create Android Emulator

Create new Android Emulator based on Nexus 5 and API Level 21

Sisanya saya biarkan pilihan baku. Setelah itu, klik OK.

Jalankan Android yang baru dibuatkan:

Cara Pakai

Jalankan terlebih dahulu emulator AVD

Untuk membuat proyek baru:

Setelah pemasangan berhasil, masuk ke direktori dan jalankan peladen NodeJS:

Setelah itu, buka terminal baru lagi dan masuk ke direktori tersebut. Kalau mau di terminal yang sama, tambahkan tanda ampersand (“&”) setelah “start” agar Nodejs dijalankan di latar belakang.

Untuk melihat aplikasi Android yang sudah dibuat, jalankan:

Selamat mencoba. Sebenarnya, React Native bisa dijalankan di iOS, tapi saya tak mampu membeli SDK Apple. 😛

DHCPd Lebih Cepat pada Android

Koneksi OnePlus One (OPO) saya suka mati hidup. Apalagi semenjak pindah ke paket Unlimited seharga 149 ribu. Kayaknya, bulan depan mau pindah ke paket yang lebih murah saja.

Dibalik derita nahas pindah paket yang mahal yang berujung kepada koneksi acak-kadut, ada hikmah yang tersirat. Saya menemukan trit tentang DHCP accelerator. Sang penulis mengimplementasi protokol klien DHCP yang lebih efisien.

Artikel asli tentang protokol DHCP ini menyebutkan bahwa protokol yang diimplementasi sebenarnya adalah RFC 4436. Dengan menggunakan catatan koneksi ARP yang telah dilakukan sebelumnya, klien DHCP menentukan peladen DHCP yang optimal.

Versi terbaru binari yang digunakan saat penulisan adalah versi 4. Saya menggunakan ZIP yang dibuat oleh seseorang. Dengan ZIP ini, saya memasang secara mudah dengan menggunakan TWM Recovery.

Oh, iya, binari yang disediakan bukan cuma untuk OPO, tetapi dapat juga digunakan oleh perangkat Android lainnya. Penulisnya sendiri sudah mengirimkan tambalannya kepada AOSP, CM, dan proyek DHCPd.

Hasil dari tambalan ini mengesankan saya. Kendati koneksi masih byar-pet, setidaknya transisi koneksi berlangsung cepat dan lebih stabil. Selamat mencoba.

Aktifkan Koneksi ADB dari Komputer ke Perangkat Android

Saya rasa ada di suatu entri di blog ini. Tapi, saya membuat tulisan ini agar lebih jelas.

Aturan UDEV Android

Agar Android dapat dikenali, pasang aturan UDEV untuk Android. Baik systemd maupun sysvinit dapat menikmati ini.

Unduh berkas aturan dan taruh ke direktori aturan UDEV.

Muat ulang UDEV.

Selanjutnya aktifkan modus USB Debugging.

USB Debugging

Aktifkan USB DEBUG pada menu Pengembang. Caranya:

  1. Masuk ke Setelan => Tentang ponsel
  2. Tap beberapa kali pada Nomor bentukan
  3. OPO akan memberitahukan Anda kalau Anda sudah masuk ke menu pengembang.
  4. Keluar dari menu Tentang ponsel dan masuk ke menu Opsi pengembang
  5. Aktifkan Android Debugging
  6. Hubungkan komputer ke OPO dengan kabel USB. Lalu izinkan debugging USB.
    ADB enable access from PC

    ADB enable access from PC

Selesai.

Contoh Kalau Berhasil

Kalau berhasil, Anda bisa lakukan ini pada mode Recovery atau Normal:

Saat telepon Anda dapat masuk ke dalam mode Fastboot, maka yang terdeteksi adalah sebagai berikut:

Selesai.

MIUI v5 untuk LG G2
Super Android, recharge!

MIUI v5 untuk LG G2

Setelah bosan dengan CloudyG3, saya pun hendak mencicipi ROM lainnya. Alasan ini semakin kuat karena CloudyG3 2.1 yang saya pasang boros baterai. Yang kedua juga karena seseorang sudah tidak lagi menggunakan BBM. Aplikasi BBM for Android dahulu gagal saya pasang di salah satu ROM AOSP.

Entah mengapa, penyedia ROM Android membatasi kecepatan unduhan. Saya pun harus menunggu setengah hari untuk menyelesaikan unduhan. Ya, sudah, berdasarkan mana yang selesai diunduh, saya pun mencoba MIUI v5 untuk LG G2.

Persiapan

Ada beberapa hal yang saya asumsikan telah dilakukan.

  1. GNU/Linux Anda sudah dipasang SDK dan adb mendeteksi telepon Anda.
  2. Memasang root dan Recovery terkustomisasi, saya sendiri menggunakan Philz Recovery 6.48.4. Sebagai catatan, Recovery ini tidak lagi dikembangkan. Ya, tapi untuk saat ini sudah cukuplah. Toh, ini bukan aplikasi, tapi ROM!
  3. Paham bahwa mengganti ROM itu berbahaya dan tidak ada satu pun (termasuk saya) yang dapat menjamin kalau Anda gagal.
  4. Menyimpan semua kontak Anda.

Untuk yang terakhir, caranya ada banyak. Salah satunya:

  1. Masuk ke Contacts contacs .
  2. Di dalam Contacts, pilih Menu Menu icon (biasanya dipojok kiri bawah navigasi).
  3. Pilih Import/Export
  4. Pilih Export to External Storage
  5. Pilih Select All untuk memilih semua kontak.
  6. Pilih Export
  7. Selanjutnya kalau diperingati pilih Yes
  8. Selanjutnya masukkan nama berkas kontak. [Biasanya otomatis akan ditambahkan .vcf]
  9. Selesai.

Kalau saya, kebetulan punya Owncloud sendiri sehingga saya mengekspornya ke sana. Tapi, itu lain cerita.

Memasang MIUI v5 untuk LG G2

Saya mengunduh versi yang resmi dari MIUI. Saya memilih MIUI v5 buatan gtbluesky versi 4.11.28. Dia membuat ROM MIUI v5 dari ROM dasar LG G2. Makanya, saya rasa perangkat keras akan tidak begitu bermasalah.

Berikut caranya, saya asumsikan telepon Anda telah terhubung dengan USB dan Anda dari satu terminal GNU/Linux:

  1. Taruh unduhan ke telepon. Mohon bersabar untuk ini. Ukuran berkas cukup besar.
  2. Masuk ke Recovery:
  3. Dari Recovery, hapus semua dengan Wipe Data/Factory reset. Ini yang disebut dengan Clean Install, yakni Anda menghapus semua partisi (kecuali Internal Storage).
  4. Baru setelah itu pasang ROM MIUI. Silakan lihat contoh pemasangan CloudyG3 saya sebelumnya.
  5. Setelah selesai memasang, muat ulang telepon dan tunggu beberapa saat.

Selesai.

Masih ada beberapa tips, tapi saya pecah jadi artikel sendiri, deh. Nampaknya saya tidak sempat menulis semuanya.

Bacaan Lebih Lanjut

Cara Pakai RecyclerView

Cara Pakai RecyclerView

Google menyarankan pengembang untuk menggunakan RecyclerView untuk membuat ListView. Kebanyakan dari kita, sih, sudah cukup puas dengan ViewHolder sendiri. Biasanya, untuk mengambil gambar menggunakan pustaka yang sudah jadi semacam Picasso atau Android Universal Image Loader.

Saat ini saya tertarik dengan RecyclerView karena itu yang disarankan oleh Google. Masih jarang yang memakainya. Mungkin karena berhubung pustaka ini termasuk ke dalam paket AppCompat v21, pustaka yang menerjemahkan beberapa konsep Material Design ke Android versi sebelum Lolipop.

Saya asumsikan Anda sudah terbiasa dengan pengembangan Android, atau mungkin baru belajar seperti saya. Saya sendiri belum sebulan baru belajar. Itu sebabanya, saya menggunakan Android Studio. Tapi, untuk ADT langkahnya miriplah.

Silakan berbagi di bagian komentar. Jangan harapkan saya bisa jawab banyak, ya. Saya belum sebulan belajar Android.

Pembicaraan Jorok

Cara kerja saya begini:

  1. Siapkan paket yang diperlukan.
  2. Buat Model Data, Tampilan Data.
  3. Buat Adapter untuk merekatkan Model Data dengan Tampilan Data.
  4. Masukkan ke dalam Activity.
  5. Buat logika yang diperlukan untuk memroses model data.

Demikian, saya menerapkan MVC kepada proyek Android.

Persiapan

Pertama-tama, masukkan paket RecyclerView ke dalam skrip Gradle: build.gradle (Module:app)

Paket RecyclerView ada di com.android.support:recyclerview-v7. Appcompat-v7 untuk membuat ActionBarActivity dan beberapa widget Material Design lainnya.

Model-model yang Diperlukan

Biar tidak rumit, saya mau buat daftar yang berisi:

  1. nama pengguna; dan
  2. avatar-nya.

Saya buat sebuah POJO untuk itu.

Selanjutnya, saya rancangkan tampilan gambar avatar dan di sebelahnya ada nama.

Sudah demikian, saatnya membuat Adapter.

Adapter

RecycleView menyediakan sebuah adapter RecyclerView.Adapter yang berisi sebuah ViewHolder. Cara definisinya:

Selanjutnya, mari kita definisikan semua itu. Saya suka untuk kita memulai dari model data. Ada dua model data yang hendak dipertemukan, yakni tampilan dan sekumpulan data yang hendak ditampilkan. Mari definisikan satu per satu.

Buat Model Tampilan

Model tampilan dipegang oleh sebuah kelas statik dalam adapter kita (inner class) ViewHolder. Kelas ViewHolder ini merupakan kelas statik di dalam (inner class) RecyclerView. Untuk kesederhanaan, kita hanya akan mengubah-ubah TextView untuk nama dan mengabaikan ImageView untuk avatar. Topik untuk mengisi gambar sangat menarik untuk menjadi satu pokok topik lain.

Seperti yang kita lihat, kelas ViewHolder kita diharuskan memanggil konstruktur RecyclerView.ViewHolder sebelum menjalankan rutinnya sendiri.

Buat Model Data yang Hendak Ditempel

Model Data yang digunakan oleh adapter biasanya dijadikan properti. Inisialisasinya dibuat dengan memanggil konstruktor adapter kita saja. Jadi, setiap kali mau membuat adapter, si pemanggil harus menyampaikan data yang hendak ditampilkan sebagai parameter.

Selanjutnya, kita mendefinisikan tiga fungsi yang wajib ada.

Definisikan fungsi yang mengembalikan total jumlah data yang ada. Tentu saja ini didapatkan dari banyaknya data yang dikandung oleh untaian data kita.

Selanjutnya, buat definisi untuk mengembalikan ViewHolder kita yang nantinya dipakai oleh LayoutManager untuk menggambar untaian. Perhatikan. Pada bagian ini ViewHolder mengambil tata letak (layout) tampilan data kita.

Terakhir, definisikan proses penempelan data ke tampilan.

Setelah tampilan dan data telah kita buat, selanjutnya mari kita buat alur penampakannya di salah satu aktivitas.

Menaruh Dalam Aktivitas

Bisa saja kode ini bisa ditaruh di dalam fragmen (fragment) atau di dalam aktivitas. Yang pasti yang pasti, taruh inisialisasi pada

Pertama-tama, isi data terlebih dahulu dengan populateData(). Fungsi ini terserah, entah Anda isi dengan obyek-obyek contoh yang dimasukkan manual, didapatkan dari web service, diambil dari berkas, dan sebagainya. Intinya, isi dulu LinkedList yang akan dipakai untuk menampilkan daftar.

Barulah setelah itu, kita membuat RecyclerView untuk ditampilkan. Contoh implementasinya.

Ada banyak Layout Manager yang bisa digunakan. Namun, untuk contoh kali ini gunakan saja yang biasa, yakni LinearLayoutManager. Tugas dia hanya menampilkan per baris seperti daftar pada umumnya. Kalau mau lebih lanjut, silakan coba-coba yang lain.

Terakhir

Baiklah, saya berhenti sampai sini. Sisanya, kelakukan RecyclerView mirip dengan komponen Android yang lain. Selamat berkarya!

Pengalaman Memperbaharui LG G2 Versi Saya
Super Android, recharge!

Pengalaman Memperbaharui LG G2 Versi Saya

[themify_box style=”yellow warning rounded shadow”]SEMUA INI DAPAT MERUSAK TELEPON ANDA, LG G2. SAYA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS RUSAKNYA TELEPON ANDA. RISIKO TANGGUNG SENDIRI![/themify_box]

Setelah mencoba-coba beberapa AOSP, LG G2 saya menjadi rusak dan tidak dapat digunakan. Saya pun mengembalikan ROM LG G2 saya ke kondisi awal seperti yang saya ceritakan sebelumnya. Saya pun mencoba mengulangi menjalankan apa yang telah saya lakukan sebelumnya. Namun, kali ini saya coba jalankan versi mudah dan terintegrasi dalam satu entri agar mudah dibaca keseluruhan.

Diasumsikan kondisi awal adalah LG G2 dengan ROM Kit Kat (4.4.2) asli dari pabrikan (D80220B).

Unduh Terlebih Dahulu

Agar memudahkan tutorial ini, sebaiknya Anda sudah mengunduh berkas-berkas yang diperlukan dalam tutorial ini agar sekali jalan. Berkas-berkas itu, antara lain:

  1. D802_AutoRec.apk
  2. KK_Baseband_D802.zip
  3. CloudyG3_1.3.zip
  4. LG_G3_BIONIC.zip
  5. LG_G3_DALVIK.zip
  6. QuickWindow_Fix_V2.zip
  7. LGMessage_fix.zip

Saya berharap sebelum memulai, pastikan bahwa berkas-berkas ini sudah diunduh ke LG G2 Anda.

Memasang Recovery ROM

Sumber bacaan: AutoRec: Kit Kat Recovery Installer

Untuk dapat memasang Recovery ROM yang telah terkustomisasi perlu dilakukan dua proses secara berurutan:

  1. Memasang izin admin (rooting/jailbreaking) pada LG G2.
  2. Memasang ROM Recovery yang telah terkustomisasi. Saya menggunakan Philz Recovery ROM.

Memasang Izin Admin

Memasang izin admin (rooting/jailbreaking) adalah proses penjebolan perangkat agar dapat menjalankan tindakan yang membutuhkan kewenangan admin (root/Administrator/super user). Pada umumnya perusahaan pembuat perangkat telepon mematikan fungsi ini. Untuk dapat memodifikasi telepon, maka fungsi ini perlu diaktifkan.

ROOT LG G2 dapat dilakukan dengan menggunakan ioroot seperti yang dijelaskan pada tulisan saya yang lalu.

Memasang ROM Recovery Terkustomisasi

Untuk memasang ROM Recovery dapat menggunakan AutoRec, sebuah aplikasi yang dibuat oleh cloudyfa, seorang pengembang di Forum XDA. Sayangnya, APK aplikasi ini tak dapat ditaruh di Google Play. Android umumnya tidak secara baku mengizinkan APK selain dari Google Play Store dipasang ke perangkat. Selanjutnya mengaktifkan pemasangan dari luar Google Play Store.

Mengaktifkan Pemasangan Di Luar Google Play Store

Sebelum memasang AutoRec, pastikan LG G2 Anda dapat memasang APK dari sumber selain Google Play Store. Caranya:

  1. Masuk ke Pengaturan
  2. Pada bagian Umum pilihlah Pengamanan
  3. Pada bagian Pengamanan, pastikan pilihan Sumber tak dikenal tercentang.
    I know this is a LG G3 settings, but it is the same as LG G2.

    I know this is LG G3 settings, but it is the same as LG G2. Tick the “Unknown sources”

Setelah itu, lanjutkan dengan memasang AutoRec.

Memasang AutoRec

Pasang APK AutoRec dari Forum XDA, caranya:

  1. Pergi ke halaman unduhan AutoRec dan unduh D802_AutoRec.apk ke LG G2 Anda.
  2. Buka berkas yang sudah diunduh dengan menggunakan Pengelola File dan pilih APK tersebut untuk menjalankan aplikasi.
    Click the AutoRec APK to install it

    Click the AutoRec APK to install it

  3. Pilih Instal ketika keyakinan Anda dipertanyakan.
    Click Install to proceed

    Click Install to proceed

  4. Setelah selesai, buka aplikasi dengan menekan Buka.
    Click Open to open AutoRec after installing it.

    Click Open to open AutoRec after installing it.

Sekarang saatnya menjalankan AutoRec.

Menjalankan AutoRec

AutoRec melakukan proses-proses berikut ini; 1) memasang versi aboot.img terdahulu yang bisa digunakan untuk memasang ROM terkustomisasi; 2) memasang TWRP, salah satu ROM Recovery yang terkustomisasi. Berikut caranya:

  1. Pada saat pertama kali menjalankan aplikasi akan ditanyakan izin menjalankan AutoRec sebagai admin.
    Click Allow to allow AutoRec runs as super user.

    Click Allow to allow AutoRec runs as super user.

  2. Kalau ditanya apakah Anda benar-benar mau melakukannya, pilih saja YES.
    Select YES for confirmation.

    Select YES to confirm custom recovery installation.

  3. AutoRec akan memasang Loki (semacam pemintas agar ROM Terkustomisasi dapat dipasang). Selanjutnya, pilih Flash Recovery untuk memasang TWRP.
    AutoRec running lokifying and install a custom kernel.

    AutoRec running lokifying and install a custom kernel.

  4. Setelah memasang TWRP, akan ditanyakan untuk melanjutkan masuk ke Recovery (TWRP) atau keluar dari aplikasi. Pilih To recovery untuk masuk TWRP atau pilih exit untuk keluar.

Selanjutnya memasang Philz Touch Recovery.

(Opsional) Memasang Philz Touch Recovery

Sumber bacaan: Philz Touch 6 Recovery How to Install

TWRP Main Menu

TWRP Main Menu

Sebenarnya menggunakan TWRP pun sudah bisa. Tapi, banyak yang menyarankan untuk memasang Philz Touch Recovery untuk LG G2. Hal ini karena Philz merupakan TWRP yang dimodifikasi untuk perangkat LG G2.

  1. Masuk ke Recovery LG G2. Caranya, entah dengan cara: 1) menyolok ke komputer dan mengetik “adb reboot recovery” dari komputer;2) dengan menu di AutoRec tadi; atau3) dengan menyalakan kembali sambil menahan tombol Daya dan Volum Turun.
  2. Di TWRP tekan tombol Install.
  3. Pilih install zip from sdcard.
  4. Pilih philz_touch_6.48.4-d802.zip.
  5. Seret jari Anda pada tombol Swipe to flash untuk memasang Philz Touch Recovery.
    Swipe your finger on the blue button and drag your finger to the right.

    Swipe your finger on the blue button and drag your finger to the right.

  6. Setelah itu, tekan tombol kembali sampai ke menu utama TWRP.
  7. Terakhir, untuk masuk ke Philz, pilihlah Reboot dan lalu pilih Recovery.

Maka apa bila tak ada aral melintang, maka sistem akan masuk ke Philz Touch Recovery.

Philz Touch 6 Recovery 6.48.4 main menu

Philz Touch 6 Recovery 6.48.4 main menu

Selanjutnya memasang ROM dan konfigurasi yang saya suka.

Memasang ROM Kesukaan Saya

Setelah memasang ROM Recovery yang terkustomisasi, saatnya memasang ROM LG G2 yang menurut saya bagus. Dari awal saya memiliki Android, saya selalu menganggap sistem operasi bawaan pabrik biasanya lambat, penuh aplikasi yang tak dibutuhkan, dan lawas. Dari Nexian Journey (A890)Sony Ericsson Xperia Mini Pro (Mango/SK17i), bahkan sampai iRobot (WM8505) yang dibelikan teman di Shenzhen tak pernah lepas dari modifikasi.

Untuk LG G2, setelah saya coba-coba beberapa ROM, saya pun berkesimpulan bahwa CloudyG3 paling optimal untuk kebutuhan saya. Tentunya, versi yang saya pasang bukan versi yang begitu saja. Saya memodifikasi beberapa bagian dari CloudyG3. Saya menambahkan: 1) pustaka Bionic dan Dalvik teroptimasi; dan 2) QuickWindow (aplikasi LG G2) untuk menggantikan Quick Circle (aplikasi LG G3).

Urutan memasang ROM dengan konfigurasi kesukaan saya secara garis besar dapat dijabarkan, yaitu:

  1. Menghapus seluruh partisi (System, Data, Cache, Dalvik Cache) kecuali Internal Storage sebelum memasang ROM.
  2. Memasang Baseband Kit Kat.
  3. Memasang CloudyG3 1.3.
  4. Memasang Bionic dan Dalvik.
  5. Memasang QuickWindow.
  6. Masuk ke sistem dan mengubah Dalvik menjadi ART.

Memasang CloudyG3

Sumber bacaan: CloudyG3 1.3

CloudyG3 adalah sebuah ROM untuk LG G2. Pengembangnya mengambil ROM LG G3 dan mengonversi ROM tersebut agar dapat dijalankan ke LG G2. Dengan menggunakan CloudyG3 sebenarnya seperti menyulap LG G2 menjadi LG G3. Cuma bedanya, ROM terkustomisasi ini lebih ringan dan teroptimasi.

Saya sudah pernah membahas cara memasang CloudyG3 dengan TWRP. Kali ini saya mencoba membahasnya dengan menggunakan Philz. Asumsi saya, kita sedang berada di halaman utama Philz. Berikut langkahnya.

Hapus Semua Partisi, Kecuali Internal Storage

Internal Storage itu adalah partisi yang terlihat ketika kita mencolokkan LG G2 ke komputer atau perangkat lain. Biasanya, kita mengunduh dan menaruh berkas-berkas ke situ, termasuk ROM. Itu sebabnya, cukup sisakan partisi itu dan hapus yang lainnya. Sebab, partisi yang lainnya akan diisi dengan sistem baru dari ROM yang kita pilih.

Cara hapus:

  1. Dari menu utama, pilih Wipe Data/Factory Reset
    Select Wipe Data/Factory Reset to delete all the partitions, except Internal Partition

    Select Wipe Data/Factory Reset to delete all the partitions, except Internal Partition

  2. Pilih Clean to Install a New ROM
    Clean to Install a New ROM

    Select Clean to Install a New ROM

  3. Pilih Yes, I will install a new ROM!
    Yes, I will install a new Rom!

    Select Yes, I will install a new Rom!

Setelah proses penghapusan sistem berhasil, kembali ke halaman depan Philz dengan memilih tombol kembali. Selanjutnya, demi menghemat tulisan ini, saya tak tampilkan cuplikan menu halaman depan Philz.

Pasang Baseband Kit Kat (Stock oleh CloudyFA)

Baseband adalah sebuah partisi khusus yang berisi informasi radio dan konfigurasi pabrik yang digunakan di telepon. Baseband penting untuk setiap ROM. Ada kalanya ROM berdasarkan AOSP atau Cyanogen menggunakan baseband yang berbeda dengan baseband bawaan perangkat.

Cara pasang:

  1. Dari menu utama pilih Install Zip
    Select Install Zip to install the ROMS.

    Select Install Zip to install the ROMS.

  2. Pilih Choose zip from /sdcard
    Choose zip from /sdcard

    Select Choose zip from /sdcard

  3. Pilih KK_Baseband_D802.zip
    Pick KK_Baseband_D802.zip

    Pick KK_Baseband_D802.zip

    Pemasangan
  4. Pilih Yes – Install  KK_Baseband_D802.zip
    Yes - Install KK_Baseband_D802.zip

    Select Yes – Install KK_Baseband_D802.zip

Selanjutnya pasang CloudyG3.

Memasang CloudyG3

Cara pasangnya sama dengan memasang Baseband, yakni:

  1. Dari menu utama pilih Install Zip
  2. Pilih Choose zip from /sdcard
  3. Pilih CloudyG3_1.3.zip
    Select CloudyG3_1.3.zip

    Select CloudyG3_1.3.zip

  4. Pilih Yes – Install CloudyG3_1.3.zip

Hmm… semakin lama saya semakin malas membuat cuplikan. Kira-kira sampai poin ini pemasangan komponen yang lain hanya repetisi saja. Begitu, deh. 🙂

Memasang Pustaka Teroptimasi

Dipindahkan ke artikel tersendiri.

Selanjutnya memilih ART.

Mengaktifkan ART

Ada di artikel sebelum ini.

Intinya:

  1. Pilih Pengaturan ⇒ Umum ⇒ Opsi pengembang
  2. Pilih Pilih waktu operasi
  3. Pilih Pakai ART
  4. Nyalaulangkan LG G2 dan tunggu agak lama.

Selanjutnya memasang Quick Window.

Memasang QuickWindow

Sumber bacaan: [MOD]QuickWindow Apps for G3 Ported Roms

LG membuat QuickCircle untuk perangkat LG G3-nya dan QuickWindow untuk LG G2-nya. Kedua aplikasi ini berguna untuk menampilkan layar kecil ketika tutup telepon (tambahan yang dapat dibeli) menutup perangkat. Dengan menggunakan tutup khusus ini, pengguna tak perlu membuka teleponnya untuk mengakses beberapa informasi.

Sayangnya, tutup telepon ini berbeda bentuk antara QuickCircle dan QuickWindow. Saya juga tak tertarik membeli tutup khusus untuk QuickCircle. Itu sebabnya, saya perlu mengganti aplikasi QuickCircle dengan QuickWindow agar sesuai dengan tutup telepon yang saya miliki.

(Opsional) Memasang ZIP QuickWindow

Sayangnya, ketika saya sudah panjang lebar menjelaskan, ternyata CloudyG3 versi 1.3 sudah menyertakan QuickWindow. Ya, sudah, tetap saja memasang QuickWindow demi kepuasan batin.

 

  1. Dari menu utama pilih Install Zip
  2. Pilih Choose zip from /sdcard
  3. Pilih QuickWindow_Fix_V2.zip
  4. Pilih Yes – Install QuickWindow_Fix_V2.zip

Selanjutnya, pasang QuickWindow Message Fix:

 

  1. Dari menu utama pilih Install Zip
  2. Pilih Choose zip from /sdcard
  3. Pilih LGMessage_fix.zip
  4. Pilih Yes – Install LGMessage_fix.zip

Selanjutnya memasang aplikasi-aplikasi yang kompatibel.

Memasang Aplikasi-aplikasi QuickWindow

Sumber bacaan: Quick Circle Apps

Aplikasi QuickWindow yang dipasang masih sedikit. Untungnya, ada pengembang di XDA yang membuat aplikas-aplikasi tambahan untuk memperkaya QuickCircle/QuickWindow. Silakan saja diunduh dari Google Play Store. Nanti dapat dipilih maksimal 6 dari aplikasi-aplikasi tersebut.

Cara mengubahnya dari:

  1. Pilih Pengaturan ⇒ Umum ⇒ Aksesoris
  2. Pilih Casing QuickCircle ⇒ Pilih aplikasi
  3. Beri tanda centang untuk maksimal 6 aplikasi yang tersedia untuk aktif di QuickCircle.
  4. Pilih Simpan

Nantinya yang muncul pada QuickWindow adalah ikon-ikon dari aplikasi yang kita telah pilih.

Optimasi Baterai

Untuk bisa tahu keunggulan ROM ini perlu penyesuaian beberapa hari. Hal ini karena sistem operasi mempelajari kelakuan pemakai perangkat. Untuk mengaktifkan fitur ini, silakan:

  1. Pilih Pengaturan ⇒ Umum ⇒ Baterai
  2. Aktifkan Pengisian daya pintar dengan memberi tanda centang.
    Enable smart charging based on our behavior.

    Enable smart charging based on our behavior.

Kata Terakhir

Yak, demikian akhirnya. Panjang dan lama sekali waktu yang diperlukan untuk menulis ini. Saya sendiri sudah mencoba mengulang memasang ini dari awal. Memang, beberapa konfigurasi hilang. Tapi, saya menemukan banyak hal baru.

Hasilnya? Ya, selain banyak fitur, terutama pada pemakaian normal saya bisa mendapatkan waktu aktif lebih dari 1 hari! Cuplikan tersedia!

Battery usage with several social media and two email accounts active.

Battery usage with several social media and two email accounts active.

Beberapa media sosial yang saya aktifkan, misalnya: Telegram, WhatsApp, LINE, BBM, Twitter, dan Instagram. Ada 2 akun surel yang aktif pula. Semua itu saya aktifkan sinkronisasi akunnya. Hasilnya, tetap irit.

Selamat mencoba dan berhati-hatilah.

 

 

 

 

Bacaan Lebih Lanjut

Membetulkan “Security Error” pada LG G2

Membetulkan “Security Error” pada LG G2

Saya adalah pengguna LG G2 yang setia mencoba hal baru. Tak sengaja, saya menjalankan aplikasi AutoRec LG G2 yang ada di penyimpan karena penasaran. Alas, aplikasi tersebut memasang sebuah partisi Recovery yang tidak kompatibel. Akibatnya, perangkat G2 saya hanya secara berulang-ulang masuk ke logo dan muncul tulisan “Security Error”.

Beruntung ada trit yang menyediakan cara yang komprehensif untuk flashing dengan ROM mana pun, termasuk ROM awal. Ya, yang penting ROM tersebut dipaketkan dengan ekstensi “.kdz”. Langsung saja!

Satu catatan tambahan, PC yang dipakai adalah Windows 8 punya teman yang sudah dipasangi LG United Mobile Drivers. Ya, seharusnya kalau memakai perkakas Aplikasi LG di PC, penggerak sudah terpasang.

  1. Unduh dan ekstraksi LG Flash Tool 2014.
  2. Unduh salah satu berkas kdz dari situs ini. Yang paling masuk akal sepertinya “Indonesia D80210E_00.kdz” (versi 10E). Sepertinya itu masih versi Jelly Beans. Saya kebetulan pernah meningkatkan ke versi Kit Kat, saya menggunakan berkas saya sendiri yang pernah diunduh, “D80220A_00.kdz”.  Saya tidak tahu legalitas mencerminkan berkas ini, untuk amannya silakan cari sendiri di Internet berkasnya.
  3. Matikan G2 dengan menekan tombol daya lama (ACPI Off). Setelah itu, sambil menekan tombol Volume Naik, hubungkan dengan kabel USB ke PC. Kalau benar, maka G2 akan muncul Download Mode.
  4. Saya pun menjalankan LG Flash Tool 2014. Seperti pada trit awal, pilih CDMA; pilih “DIAG” untuk  Phone Mode; dan terakhir pilih berkas KDZ yang mau dipasang. Begitu memilih KDZ, otomatis LG Flash Tool akan membaca versi firmware yang hendak dipasang.
  5. Pilih Normal Flash untuk memasang sistem atau pilih CSE Flash untuk memasang semua dari awal (termasuk menghapus dokumen). Saya pilih CSE Flash, seharusnya cukup Normal Flash saja. Tapi, waktu itu saya takut kalau tidak beres. Ya, sudahlah, sudah terlanjur.
  6. Selanjutnya akan muncul kotak dialog yang agak besar dan pilih “Start”. Selanjutnya, muncul kotak dialog menanyakan bahasa. Langsung OK saja.
  7. Tunggu beberapa saat dan beres.

Seperti biasa, Android akan mengunduh ulang semua versi Android. Ditambah lagi, G2 akan secara otomatis memberitahukan versi yang terbaru. Silakan gunakan WIFI untuk itu.

Pemasangan versi baru

Pemasangan versi baru

Mencoba CloudyG3
Super Android, recharge!

Mencoba CloudyG3

[themify_box style=”yellow map rounded” ]PERHATIAN: BUKAN UNTUK PEMULA! SAYA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS KERUSAKAN LG G2 ANDA. RISIKO TANGGUNG SENDIRI![/themify_box]

Diasumsikan LG G2 sudah dibebaskan dan sudah dipasangi Recovery (TWRP atau Philz).

Pasang Cloudy ROM

Sebelum mulai, unduh dan taruh ke perangkat LG G2 berkas-berkas berikut:

  1. KK_Baseband_D802.zip

  2. CloudyG3 1.3

Berkas pertama itu untuk penyesuaian baku (factory settings) D802 (LG G2 edisi Internasional) untuk Kit Kat. Berkas kedua adalah ROM Cloudy G3 itu sendiri.

Sekarang tinggal menyalakan ulang telepon untuk masuk ke Recovery. Berhubung tidak ada tombolnya, gunakan ADB dari komputer:

Dari Recovery, hapus semua kecuali Internal Storage:

Wipe ⇒ Advanced Wipe ⇒ Pilih partisi yang mau dihapus:

  • Dalvik Cache
  • System
  • Data
  • Cache

Lalu geser tombol Swipe to Wipe untuk melakukan tindakan. Sekali lagi, jangan pilih Internal Storage supaya isi data kita tidak hilang.

Tekan tombol kembali beberapa kali untuk sampai ke halaman depan Recovery. Lalu, pilih Install dan pasang:

KK_Baseband_D802.zip

lalu setelah selesai, pasang

CloudyG3_1.3.zip

Setelah itu, silakan nyalakan ulang telepon dengan Reboot System atau cara yang sejenis.

Pindah dari Dalvik ke ART

ART adalah mesin baru Android pengganti Dalvik. Bila Dalvik menggunakan bytecode yang sudah dikompilasi, maka ART mengompilasi aplikasi pada saat hendak dijalankan pertama kali. Itu sebabnya, aplikasi dengan ART lebih irit tapi membutuhkan ruang lebih banyak dari Dalvik.

Opsi pengembang di LG G2

Opsi Umum pada laman Pengaturan di LG G2

Cara mengaktifkan ART adalah dengan masuk ke Pengaturan ⇒ Umum ⇒ Opsi pengembang.

Opsi pengembang

Opsi pengembang

Pada menu Opsi pengembang, pilihlah Pilih waktu operasi

Pilih Pakai ART untuk menggunakan ART.

Pilih Pakai ART untuk menggunakan ART.

Pilih Pakai ART untuk menggunakan ART. Nanti akan ditanyakan peringatan, jawab untuk melanjutkan dan nyalakan ulang telepon LG G2. Karena ART mengompilasi aplikasi saat memulai, dibutuhkan waktu agak lama untuk memperbaharui aplikasi di Android. Saya sendiri membutuhkan waktu puluhan menit untuk memperbaharui 242 aplikasi di LG G2 saya.

Kalau misalnya Anda terjebak pada layar animasi mulai LG, silakan tekan tombol Daya lama. Seperti tombol ACPI lainnya, LG G2 akan mati secara paksa. Setelah itu, nyalakan kembali perangkat itu. Saya pribadi hanya mengalami ini di awal-awal saja. Beberapa menit setelah pemakaian, telepon saya juga sempat mengalami hang. Namun, setelah di-reset paksa seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, perangkat berjalan normal.

Pasang Bionic Teroptimasi

Unduh berkas LG_G3_BIONIC.zip dari forum dan taruh ke perangkat LG G2. Dalvik tidak perlu karena kita menggunakan ART.

Lalu, lakukan proses yang sama seperti memasang ROM dan Baseband; 1) masuk ke Recovery; 2) pasang LG_G3_BIONIC.zip; dan 3) nyalakan kembali perangkat. Pada proses ini tidak perlu menghapus data apa pun. Bionic adalah pustaka C yang digunakan Android seperti GNU Libc. Bionic digunakan karena masalah lisensi GPL pada GNU Libc.

Yak, selesai.

Fitur CloudyG3 dan Kesan

CloudyG3 sebenarnya adalah ROM LG G3 yang disesuaikan untuk LG G2. Beberapa aplikasi LG yang dirasa tak perlu dihapus mereka (debloated). Jadi, ya, menggunakan LG G2 mirip seperti LG G3 dengan tambahan modul eXposed dan ROOT.

Menambah Perangkat Android Ke Daftar ADB
Super Android, recharge!

Menambah Perangkat Android Ke Daftar ADB

Sering kali perangkat Android gagal dikenali kendati sudah ditambahkan di UDEV. Ketika kita cari perangkat yang terhubung, ADB mengembalikan daftar kosong:

Android ternyata menyediakan cara manual untuk menambahkan perangkat secara manual. Cukup tambahkan satu baris Vendor ID pada berkas adb_usb.ini. Berikut caranya.

Cari tahu Vendor ID untuk perangkat kita. Contohnya LG G2 saya:

Perhatikan untuk LG G2, Vendor ID-nya adalah 0x1004. Untuk itu, silakan masukkan ke berkas adb_usb.ini

Jadinya berkas tersebut berisi:

Perhatikan bahwa berkas tersebut sebenarnya hasil perintah pembaharuan. Tapi, selama tidak kita lakukan perintah tersebut, daftar takkan terotak-atik. Muat ulang kembali peladen ADB.

Kalau benar, maka alatnya ada:

Semoga membantu. Oh, iya, jangan lupa menyalakan Perunutan USB (USB Debugging) pada perangkat Android. Kalau tidak, sampai kiamat pun takkan pernah bisa terdeteksi.

Bebaskan LG G2 D802 Saya!
Super Android, recharge!

Bebaskan LG G2 D802 Saya!

Tulisan ini dibuat dari

PERINGATAN:

SEMUA INI DAPAT MERUSAK TELEPON ANDA, LG G2. SAYA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS RUSAKNYA TELEPON ANDA. RISIKO TANGGUNG SENDIRI!

Sebelumnya

Di komputer pasang dev-util/android-sdk-update-manager

Aktifkan Perunutan USB dari Opsi Pengembang.

Pergi ke Pengaturan ⇒ Umum ⇒ Tentang ponsel ⇒ Informasi perangkat lunak

Tekan sekitar tujuh kali pada Versi perangkat lunak

Lalu, kembali dan masuk ke Opsi pengembang.

Aktifkan Perunutan USB dari Modus Pengembang

Aktifkan Perunutan USB (USB Debugging) dari Opsi Pengembang

Tekan Pilih untuk mengaktifkan konfirmasi.

Berikan otorisasi kepada komputer yang kita gunakan untuk melakukan pemasangan.

Berikan otorisasi kepada komputer yang kita gunakan untuk melakukan pemasangan.

Spesifikasi

Berikut dari telepon

 

Spesifikasi Telepon LG G2 saya

Spesifikasi Telepon LG G2 saya sebelum dibongkar

Pesan dari lsusb

Berikut pesan dari dmesg

Berikut pesan dari adb devices

Saatnya dibongkar

Unduh berkas dengan pergi ke laman unduhan.

Buka berkas Zip dan masuk ke dalam direktori.

Sebenarnya ioroot sudah menyediakan adb versi GNU/Linux (adblinux). Tapi, saya lebih memilih menggunakan adb yang telah dipasang ke sistem (lewat paket dev-util/android-sdk-update-manager). Lebih barokah. 🙂

Perintahkan telepon ke recovery

Tunggu beberapa saat untuk telepon menyalakan kembali dirinya. Bila benar, akan muncul menu recovery. Gunakan tombol volume untuk naik dan turun.

Pilih menu apply update from adb

Lalu, dari komputer kirim perintah [PASTIKAN ANDA MASIH DI DIREKTORI bts]

Kalau sudah benar, akan ada gambar ASCII art “Dat Root” dan terakhir tulisan “Install from ADB Complete”.

Silakan pilih reboot system now untuk kembali masuk ke mode normal.

Terakhir

Pergi ke toko Google Play Store dan pasang aplikasi SuperSU.

Selesai.

Memasang Android 4.4-RC1 pada VirtualBox

Memasang Android 4.4-RC1 pada VirtualBox

Dari situs Android-x86 didapati bahwa Android-x86 versi 4.4.-RC1 sudah keluar. Agar situs ini tidak vakum, saya pun iseng-iseng memasang Android tersebut di dalam komputer saya.

Unduh berkas ISO Android-x86 (sekitar 308MB) dari Sourceforge. Setelah selesai mengunduh, siapkan sebuah instans VirtualBox baru dengan CTRL+N (atau akses tombol Baru). Lalu buat sebagai berikut:

  1. Ciptakan mesin maya baru dengan konfigurasi:
    • Tipe: Linux
    • Versi: Linux 2.6 / 3.x (32 bit)
    • Memori: 1024MB (untuk Android-x86 minimal 256MB)
  2. Buat ruang penyimpan secara baku saja sudah cukup (8GB).
  3. Jangan lupa untuk mengaitkan ISO sebagai CD sekunder agar sistem masuk ke situ.

 

Lalu, kemudian siap menyalakan sistem. Nyalakan sistem dengan mem-boot ke CD ISO. Maka, tampilan selanjutnya.

 

Selesai.

 

Nokia X: Android Nokia
Nokia X Dual SIM, image used as-is.

Nokia X: Android Nokia

Akhirnya, setelah rumor beberapa bulan belakangan ini, Nokia resmi meluncurkan Nokia X. Kalau dilihat dari fiturnya, sepertinya pasarnya untuk kelas menengah. Dan, yang menarik adalah dia menggunakan Android.

Nokia X Dual SIMNokia X Dual SIM Overview
via Nokia

Menurut prediksi The Verge, kemungkinan Nokia X hanya akan menjadi proyek yang “sudah lama dibuat, sayang kalau tidak diproduksi” seperti N9 Meego. Android yang digunakan adalah Jelly Beans AOSP, alias Android versi komunitas yang tak ber-Google. Ia akan seperti produk Android Amazon yang memiliki pasar sendiri (Google Market).

Tapi, saya tidak kuatir. Pertama, menurut saya, Nokia masih memiliki peta terbaik yang berkompetisi dengan Google Maps. Kedua, aplikasi yang sudah dibuat untuk Android hanya perlu perubahan sedikit (kemungkinan dengan membuang semua Layanan Google) untuk bisa kompatibel. Artinya lagi, kemungkinan besar pun akan ada orang keren di XDA Developers yang akan membuat versi Google Android-nya. 🙂

This is Nokia X: Android and Windows Phone collideIt’s official: the Nokia X Android phone is here. Microsoft might be buying Nokia’s phone business shortly, but the Finnish smartphone maker is still pushing ahead with the launch of three Android-powered handsets today. The Verge first revealed details about Nokia’s plans in December, and the company is now ready to talk specifics about the X, the X+, and the XL.

Apakah ia akan laku di tengah perangkat-perangkat Android yang canggih? Ya. Saat ini pasar untuk kelas menengah ke bawah sedang menjamur. Pasar dunia ketiga seperti India, Brazil, dan Indonesia memiliki jumlah penjualan yang besar. Itu sebabnya, Firefox OS ditargetkan untuk mereka juga.

Tapi, apakah ia dapat bertahan? Kemungkinan tidak. Microsoft menggadang-gadang Lumia 520-nya sebagai kisah sukses Windows Phone. Pasar mereka jelas sekali negara-negara dunia ketiga dan pada pasar menengah ke bawah.

Meet the most important Windows Phone in the worldOutside of the Apple ecosystem, affordability reigns supreme. According to the latest data from AdDuplex , the budget-priced Lumia 520 has now taken more than 30% of the Windows Phone market share, and when combined with the Lumia 521, the two phones make up more than one-third of all Windows Phone sales worldwide.
via BGR

Jelas sekali, Nokia X hanya produk selingan yang bertentangan dengan pasar Microsoft. Kemungkinan besar ketika proses transaksi pembelian Nokia oleh Microsoft selesai, produk ini akan dihapus juga. Saat itu, kita tetap bisa berpaling kepada XDA Developers dan para pengembangnya.

Kalau boleh saya meminjam bahasa koran kuning. Produk Nokia X jangan-jangan hanya produk sakit hati Stephen Elop yang secara sistematis dibuang dari daftar pengganti Ballmer tempo lalu. Karma memang menyakitkan. 🙂

Memasang ROM Hepta Erro (GB 4.2.2) pada Xperia Mini Pro SK-17
Super Android, recharge!

Memasang ROM Hepta Erro (GB 4.2.2) pada Xperia Mini Pro SK-17

TULISAN INI BUKAN UNTUK ORANG AWAM DAN DAPAT MERUSAK TELEPON GENGGAM ANDA!

Di Sabtu pagi yang cerah ini rasanya enak untuk iseng-iseng. Eh, di XDA-Developer ada sebuah entri baru namanya Hepta Erro. Katanya, sih, dia ROM Jelly Beans paling enteng dan cepat. Kebetulan saya pernah menulis tentang memasang ROM termodifikasi di sini. Langsung saja saya praktekkan tulisan saya.

Tulisan ini sebenarnya cuma mengikuti tulisan yang ada di entri Hepta Erro ditambah pengalaman saya. Saya sendiri tidak begitu cepat menulis.

Unduh bahan-bahan utama ini:

  1. ROM Hepta Erro.
  2. GApps yang versi ringan.
  3. Kernel LuPuS JB v8.

Saya asumsikan Anda sudah memasang Android SDK dengan baik. Taruh/unduh ROM Hepta Erro dan GApps ke dalam SDCard. Nanti mereka akan digunakan.

Pasang Image BOOT

Saya asumsikan telepon dalam keadaan mati. Saat ini kita hendak masuk ke Fastboot Mode. Caranya dengan menekan dan tahan tombol VOLUME NAIK (VOL UP) lalu sambungkan dengan kabel USB komputer. Bila berhasil, maka lampu LED biru akan menyala.

Setelah tersambung ke komputer, saatnya memasang kernel. Kebetulan saya menggunakan versi 7, tapi mirip-miriplah caranya:

Pasang ROM dan GApps

Selanjutnya memasang ROM. Untuk dapat memasang ROM dan GApps, masuk ke dalam modus Recovery (Recovery Mode) yang disediakan oleh kernel. Caranya:

  1. Matikan telepon.
  2. Nyalakan kembali sambil memencet berulang-ulang tombol VOLUME NAIK.
  3. Terus pencet-pencet sampai masuk Recovery Mode.

Saat di menu Recovery, lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Hapus sistem dan data (Wipe System and Data).
  2. Pasang kedua ZIP (ROM dan GApps) melalui Install Zip → Choose zip from SD card lalu pilih kedua ZIP untuk dipasang. Ketika memasang ROM sistem seperti membeku. Itu karena berkas-berkas yang dipasang banyak sehingga berhenti agak lama.
  3. Terakhir, hapus tembolok (Wipe Cache and Dalvik Cache).

Setelah semua selesai, silakan nyalakan ulang telepon. Tinggal mengisi ulang konfigurasi dan telepon siap digunakan kembali.

Kompilasi Rockbox ke Android SK-17i
Rockbox on Android

Kompilasi Rockbox ke Android SK-17i

Rockbox on Android

Rockbox on Android

Saya menggunakan cara seperti yang pernah saya tulis dahulu. Diasumsikan sudah terpasang Android SDK dan NDK. Kali ini saya menggunakan Sony Ericsson Xperia Mini Pro (SK-17i). Berhubung ini adalah catatan dan saya pikir tulisan ini hanya bagi heker sejati, maka saya tidak berusaha untuk membuat tulisan ini layak masuk jurnal.

Rockbox menggunakan tanda tangan yang sudah kadaluarsa. Untuk itu, Java yang digunakan harus Java 6 atau lebih lawas. Java 7 (IcedTea 7.2.3.3) menolak untuk menandatangani JAR yang dibuat dengan tanda tangan tersebut.

Rockbox telah memindahkan kode sumber GIT-nya ke GitHub. Untuk itu, mari ambil dari yang baru:

Konfigurasikan seperti biasa:

Kendati menurut spesifikasi SK-17i memiliki memori 512MB, menurut “Setelan –> Tentang ponsel –> Memory” tertulis 358. Dewasa ini untuk mengompilasi lebih cepat digunakan ccache.

Setelah dikonfigurasi, langsung dikerjakan:

Setelah beberapa saat, bila tak ada kerusuhan, maka rockbox.apk akan tercipta di direktori “bangun”.

Tamat.

Berikutnya hanya bagi yang merasa tertantang.

Bermain Prosesor

Menurut sebuah artikel, prosesor MSM8255 yang dimiliki oleh SK-17i memiliki tambahan GCC sebagai berikut:

Untuk itu, dapat diubah di berkas Makefile, konfigurasi GCCOPTS dimodifikasi dengan membuang “-mcpu” dan “-march”. Keduanya diganti menjadi:

Setelah itu, kompilasi lebih lanjut.

Bermain Scrobbler

Secara baku, Rockbox tidak begitu mendukung Last.FM. Untungnya, Matt Muscari telah menyediakan tambalan sederhana. Intinya, ada dua tempat dalam satu berkas  “android/src/org/rockbox/Helper/RunForegroundManager.java” yang harus ditambahkan.

Pada fungsi updateNotification, tambahkan beberapa baris ini pada akhir:

Kemudian, pada fungsi finishNotification, tambahkan beberapa baris berikut untuk mengirim data ke Last.FM:

Buat APK seperti biasa.

Kompilasi RockBox ke Android
Rockbox on Android

Kompilasi RockBox ke Android

Rockbox on Android

Rockbox on Android

Persiapan

Perlu ada dua paket:

  • Android SDK: Untuk mengembangkan aplikasi Java biasa.
  • Android NDK: Untuk mengembangkan aplikasi yang membutuhkan pustaka Linux/alami (.so).

Android SDK

Android SDK, paket standar bagi para pengembang untuk mengembangkan Android. Untuk Ubuntu lihat ini.

Untuk Gentoo, silakan

Cara generik adalah mengunduhnya dan mengekstrak ke “/opt”:

Dengan perintah di atas,  SDK diekstraksi ke /opt/android-sdk_r10. Jalankan perkakas “android” untuk mengunduh SDK Platform yang dibutuhkan. Saya menjalankan ini di terminal GUI:

Pilih versi Platform, Javadoc, dan sampel (kalau-kalau mau belajar) yang mau diunduh. Saya mengunduh semua versi Platform. Tunggu sebentar, ngopi-ngopi dulu, sudahkah Anda menyapa anak/istri/suami/orang tua/tetangga Anda?

Android NDK

Paket Android NDK diperlukan untuk mengompilasi “librockbox.so”. Caranya:

Nanti NDK terpasang di “/opt/android-ndk-r5b/”.

Pasang ROCKBOX

Rockbox membutuhkan ANDROID_SDK_PATH dan ANDROID_NDK_PATH ke arah kedua perkakas tersebut. Kebetulan saya menggunakan Gentoo, jadi keduanya saya buat seperti berikut:

Rockbox utamanya menggunakan SVN, tetapi saya di belakang PROXY, sehingga saya menggunakan GIT dengan HTTP.

Mengompilasi yang baik adalah dengan membuat direktori sendiri. Hal ini agar tidak mencampur berkas-berkas kompilasi dan berkas kode sumber.

Konfigurasikan Rockbox yang hendak dibangun:

Kebetulan Nexian Journey saya menggunakan resolusi 320×480 dan bermemori 256MB. Saya juga menggunakan EABI untuk antarkompilasi. Sebenarnya ada juga fasilitas “–thumb” yang mengaktifkan thumb. Tapi, karena saya sudah menggunakan Python 3, skrip-skrip Python Rockbox tidak jalan. Tetapi, kemungkinan besar sistem Anda masih memiliki Python 2.6 atau 2.7 yang kemungkinan besar bisa menjalankan skrip-skrip tersebut.

Mari kita melakukan kompilasi:

Berkas “rockbox.apk” akan ada di direktori “bangun”. Silakan ditaruh ke telepon Anda.

Rockbox Revisited

Rockbox Revisited

Saya sudah memasang BeefPlayer dan hasilnya lumayan bagus. Kekurangan dari BeefPlayer pada CM7 Build 32 adalah dia kurang multitasking. Hal ini mengakibatkan suka putus-putus pada saat memainkan musik dan melakukan hal yang lain.

Sumber RockBox yang resmi menyediakan RockBox SVN r28520. RockBox versi ini cukup untuk dimainkan, tetapi sayangnya dia ketika beberapa lama akan kehilangan suara. Telepon harus terpaksa dinyalaulangkan agar suara kembali berfungsi.

Ada dua sumber RockBox yang lebih baru yang saya berhasil temukan:

  • dfkt yang menggunakan revisi terakhir r29342. dfkt menyediakan aplikasi Rockbox pada banyak resolusi.
  • paulheu membangun secara harian untuk resolusi 480×800. Resolusi yang terlalu besar untuk Nexian Journey. Versi terakhir adalah r29655.

Saya terus terang memakai versi yang dibangun oleh paulheu. Tampilannya terlalu besar di telepon, tetapi saya sangat butuh pemutar musik yang bisa Musepack.

Ugh, saya akan coba mencari ruang kosong di komputer saya untuk dapat mengunduh NDK dan mengompilasi sendiri Rockbox.  Untuk sementara, ini sudah cukup.

Android AP dan Kubuntu

Android AP dan Kubuntu

tl;dr

Pilih Modus Ad Hoc.

Caranya

Saya memakai Barnacle Wifi Tether. Untuk dapat digunakan oleh Kubuntu, caranya berikut:

  1. Klik ikon Network Management dan pilih Manage Connections
  2. Pilih koneksi yang ada atau tambah. Pokoknya pilih AP Android. Lalu pilih Sunting (Edit).
  3. Pada tab Wireless, di bagian Mode pilih “Ad hoc” (bakunya infrastruktur)
  4. Pilih OK dan suah siap digunakan.