Category Archives

128 Articles
Nigerian Scam versi Indonesia

Nigerian Scam versi Indonesia

Nigerian Scam adalah sebuah penipuan di Internet dengan modus operandi sebagai berikut: Seorang kaya mau mentransfer dana dari bank antah berantah karena dia baru saja mewarisi harta dan kesulitan mendapatkannya. Contoh Nigerian Scam versi Indonesia:

Saya Citra Ria dari Indonesia . Saya telah

menikah dengan Bapak Edmond Wilson, seorang

Insinyur dari Inggris. Kami resmi menikah

pada tanggal 10 Oktober 2001. Pada saat itu

dia sedang bekerja sebagai karyawan kontrak

di SUBSEA,sebuah perusahaan yang bergerak di

bidang pengeboran dan saluran pipa minyak,

gas dan bahan bakar, berbasis di Singapura.

Kontrak kerjanya berakhir pada tahun 2004.

Kami lalu pindah di negara asalnya Inggris

bersama dengan anak perempuan kami.Pada tanggal 26 April 2008, kami sekeluarga

sedang dalam perjalanan pulang dari pantai.

Mobil kami mengalami ban pecah lalu menabrak

sebuah tiang listrik. Setir mobil masuk

menembus dan melukai dada suami saya. Dia

meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah

Sakit. Tuhan masih melindungi saya & anak

perempuan saya.

Setelah suami saya dimakamkan pada tanggal 10

Juli 2008, keluarganya datang menuntut

properti suami saya. Mereka semua mengklaim

bahwa saya tidak menikah dengan Bapak Edwond

Wilson secara resmi. Saya harus menyerahkan

semua rumah dan properti kepada mereka

termasuk akses ke semua rekening bank kami

dan beliau. Sejak bulan Agustus 2008, kami

mengadu ke pengadilan untuk menyelesaikan

masalah ini bersama pengacara suami saya.

Tapi sejak itu pula tidak ada satu pun yang

didapat.

Suami saya memiliki sejumlah uang sebesar  US

$6,000,000,00. yang disimpan untuk investasi

dalam sebuah rekening di  Portman Securities

beralamatkan di 46 Yeading Fork Hayes,

Middlesex , UB4 9DQ , UK . Sampai saat ini

tidak ada satu pun anggota keluarganya yang

mengetahui keberadaan rekening ini. Hanya

saya & pangacara kami yang mengetahui tentang

sejumlah uang pada rekening almarhum suami

saya ini.

Saya memutuskan untuk menyerahkan semua rumah

dan  property kepada keluarga suami saya dan

mengambil uang di rekening ini untuk  kembali

ke Negara saya Indonesia bersama anak

perempuan saya untuk memulai hidup baru. Dari

hasil penelitian saya terhadap uang pada

rekening suami saya, ternyata BELUM

ditunjukkan ahli waris. Inilah yang menjadi

alasan saya untuk mencari orang yang dapat

dipercaya agar membantu kami sebagai ahli

waris almarhum suami saya Bapak Edmond

Wilson. Anda akan mendapatkan uang tersebut

untuk ditransfer ke rekening bank anda.

Transaksi ini 100% LEGAL & TIDAK BERESIKO.

Saya  akan memberikan Anda semua informasi

penting yang diperlukan untuk mengklaim uang

ini. Saya yakin kalau Anda tidak akan

mengecewakan saya sekarang ataupun di masa

yang akan datang.

SAYA MENGHUBUNGI ANDA  KARENA YAKIN ANDA

TIDAK AKAN SEKALIPUN MENGECEWAKAN SAYA DENGAN

MENGAMBIL SEMUA UANG TERSEBUT UNTUK REKENING

ANDA SAJA. SAYA AKAN MEMBERIKAN SEMUA

INFORMASI YANG DIPERLUKAN UNTUK MENGKLAIM

UANG INI. TOLONG JAGA INI SEBAGAI KEPERCAYAAN

YANG SAYA BERIKAN KEPADA ANDA.

Saya menunggu respon POSITIF anda SECEPATNYA

ke email PRIBADI saya berikut:

citraira@windowslive.com. Ataupun silahkan

Anda menghubungi saya di cellphone saya:

+447045725313. Saya hanya dapat menjawab

telepon pribadi di atas jam 6 sore waktu

London disebabkan karena kesibukan saya di

kantor saya bekerja.

Salam Hangat,

Citra Ria.
Kebebasan dalam Berekspresi (Dengan FOSS)

Kebebasan dalam Berekspresi (Dengan FOSS)

Kebetulan ada sebuah permintaan dari rekan saya untuk mengganti salah satu tema di Blog Staff. Menurut dia, itu merupakan permintaan dari salah satu penulis blog favorit saya. Saya pun mencoba mencarinya tema baru di Internet dan menemukan tema-tema untuk majalah. Salah satu fitur dari situs majalah (yang benar dan umumnya bukan di Indonesia) adalah menampilkan berita-berita unggulan di laman depan.

Nah, biasanya mereka menggunakan teknik slide show dan disertai oleh ilustrasi. Saya butuh menggambar ilustrasi. Pertama-tama saya mengambil inkscape:

$ sudo apt-get install inkscape

Tetapi, saya menemukan bahwa saya tidak bisa memakai inkscape seperti niwat0ri. Akhirnya saya memutuskan untuk mencari perkakas yang cocok untuk menggambar:

$ apt-cache search draw

Ada banyak perkakas dengan ideologinya sendiri tentang cara menggambar, misalnya tkpaint yang menggambar vektor dengan pengrupan. Selain itu, ada tuxpaint dan gpaint yang seperti mspaint. Tapi, saya membutuhkan sebuah penggambar raster. Sampai akhirnya saya menemukan mypaint. Menurut [APT], mypaint adalah:

Paint program to be used with Wacom tablets This is a pressure sensitive Wacom tablet paint program. It comes with a large brush collection including charcoal and ink to emulate real media, but the highly configurable brush engine allows you to experiment with your own brushes and with not-quite-natural painting.

Menurut [REMPT], mypaint dapat dipakai bersama-sama dengan Krita, sebuah aplikasi penggambar vektor di KDE SC, karena menggunakan format OpenRaster. Wow, vektor + gambar bebas = KEREN! Omong-omong, berikut fasilitas dari MyPaint:

  • Mesin kuas yang bebas dan memiliki algoritma prediksi. Hal ini mengakibatkan dinamika penggambaran seperti aslinya.
  • Penggambaran berlapis memudahkan kita untuk menggambar sketsa pada lapis dasar dan memisahkan antara garis dan tombol.
  • Integrasi dengan kanvas elektronik (tablet paint), membuat kita bisa berekspresi pada media komputer dengan baik.

Seperti eksplorasi Blender saya dahulu (yang sayangnya sudah hilang akibat Geocities sudah tutup), saya membuat contoh hasil dari perkakas ini. Ini semua saya buat di waktu senggang makan siang dengan menggunakan  tetikus. Mungkin kalau dengan kanvas elektronik bisa lebih ekspresif lagi. Maaf pakai bahasa Inggris.

Dreaming Girl

Dreaming Girl

A picture of an open interpretation. Is it a girl dreaming or a dream of a girl? I love ambiguity.

Just To Make Unhappy Face

Just to make unhappy face

The semantic of science according to a child born in these age of insanity.

Just To Make An Instant Noodle

Factory for Instant Thing

For every convenient thing on your house, there are inconvenient truth about it: underpaid labors, wretched environment, and that funky smoke that will haunt generations to come. Here’s for your instant noodle BEER.

The Most Terrifying

The Most Terrifying

The most terrifying in the history of mankind.

Referensi:

[APT] Jalankan  “apt-cache show mypaint” pada Ubuntu 10.04

[REMPT] Boudewijn Rempt. MyPaint. http://www.valdyas.org/fading/index.cgi/2009/10/01 (diakses 20 Mei 2010)

A Little Love For Blog Staff

A Little Love For Blog Staff

Setelah melalui perjuangan yang hebat, blog staff ini diberkahi:

  • Satu lagi metode anti spam: Peter’s Math Anti-spam.
  • Widget untuk twitter.

Cara Pengaktifan

Untuk Peter’s Math Anti-spam, silahkan non-aktifkan terlebih dahulu anti-spam yang lain (termasuk Peter’s Custom Word Anti-spam) pada laman “Plugin”. Lalu, kemudian aktifkan plugin ini.

Widget untuk twitter dapat dilakukan dengan mengaktifkannya terlebih dahulu pada laman “Plugin”. Lalu, silahkan ke Presentation -> Widget dan seret ke halaman samping (sidebar). Klik widget tersebut untuk mengubah sesuai dengan username Anda.

Ugh, andai ada yang bisa PHP di sini yang sedang tidak sibuk…. (Yeah, suatu utopia) 😀

Apa lagi kira-kira yang bisa dipakai untuk memperkaya blog ini?

Hidup, Makan, Kerja

Hidup, Makan, Kerja

Makan untuk hidup

atau

Hidup untuk makan

?

 

Kerja untuk Hidup

atau

Hidup untuk Kerja

 ?

 

 Jika hidup harus didefinisikan,

maka apakah arti hidupmu

?

 

Dari tanah kembali ke tanah.

 

Referensi:

Maslow’s hierarchy of needs – Wikipedia, the free encyclopedia

Maslow’s hierarchy of needs is a theory in psychology proposed by Abraham Maslow in his 1943 paper “A Theory of Human Motivation” in Psychological Review . Maslow subsequently extended the idea to include his observations of humans’ innate curiosity. His theories parallel many other theories of human developmental psychology, some of which focus on describing the stages of growth in humans.

Text of Steve Jobs’ Commencement address (2005)

Go to the web site to view the video. I am honored to be with you today at your commencement from one of the finest universities in the world. I never graduated from college. Truth be told, this is the closest I’ve ever gotten to a college graduation.

Berita IT UI Tertatar

Berita IT UI Tertatar

Kepada rekan-rekan, terutama sivitas UI, Sabtu kemarin UI baru saja memindahkan sebagian besar infrastrukturnya ke sebuah UPS baru. Jadi, kalau ada layanan yang belum menyala, silahkan komentar di blog ini atau kirim ke admin at ui dot ac dot id. Seperti yang diketahui, infrastruktur UI baru saja pulih dari sebuah bencana.

Minggu kemarin saya iseng-iseng telah mengubah tema Gluttony menjadi logo UI, seperti tema yang saya pakai saat ini. Jika rekan-rekan memiliki tema baru, silakan berkomentar. Mungkin, dan itu sangat, rekan-rekan ada yang punya kemampuan mendisain tema sesuai cita rasa UI. Saya sudah lama tidak pegang PHP dan pekerjaan saya menjaga server sehingga kemampuan disain tidak terasah. 😀

Terus terang, saya bukan pengembang, tapi seorang admin. Jadi, bagi saya konservatif itu penting. Makanya, selain penataran keamanan di blog ini, fasilitas yang lainnya kurang diperhatikan. Selain itu, saya mau bertanya kepada Bapak/Ibu pengguna Blog Staff UI, setujukah Anda bila situs ini ditatar ke WPMU terbaru?

WPMU terbaru menyediakan fasilitas-fasilitas baru, tetapi terjadi perubahan radikal dalam antarmuka (interface). Selain itu, kebutuhan peramban juga meningkat.

NB: Jangan lupa aktifkan Peter’s Custom Anti-Spam.

Insider Info

Insider Info

This is an unofficial/opinion/subjective info about what happens in the past few days in UI. This info is taken for granted and not in liability for any legal matter. In other words, let’s just say this is for the curious. This is a post for friends out there wondering.

Wednesday, 24th Feb 2010 about 15.40 WIT, central UPS that runs electricity for Computer Science faculty and Universitas Indonesia’s Data Center. This renders the Data Center disabled and crippling all of the IT services. The central UPS have 7 fuses that get burned.It would be easier to just bypass all of the servers electricity into PLN. But, the jitter and random shut down from PLN would likely risk our data. It would be dangerous to have data corruption than to have the service up easily. So, we decided not to run high priority servers from that power source.

Fortunately, we have a backup UPS that can bring some of the servers up. The backup UPS only have about 5 kVA, while the central UPS have 150 kVA. We must select which must go up and which must remain in waiting for reliable source. So, on that day, we can only started few servers. Many, including Kambing, must wait for the real backup.

One problem is that backup UPS is on another room, we had to pull cable extension. Thus, wires made the server room like spider web. Every time we walked, we had to watch our step. Few kVA can get us to heaven. Kudos to all people that had setup the cable fast.

On Thursday, we decided to put some server up by using PLN. Now, deciding which is the server that have less severity if data lost is hard. We all know that every information system hosted is important. But, bravely enough, and a big faith to God, we decided to up few systems. Unfortunately, Kambing is a little storage farm, so to bring it up is out of the question.

Because this is a blog post, I would like to share about the people. We are very much in a pinch. In this desperation, we still make some calls and even few people had to camp in campus just to make sure it works. But, I’m very proud of my co-workers, including my superior, that still in the campus just to troubleshooting. He was not just watching, but he also on the field taken care of what he could done. After some phone calls bugging the vendor, we have a solution to temporary rent a UPS. It was scheduled to be available on Sunday, yesterday. I didn’t attend yesterday because I had to attend sunday service. Afterall, faith is the one that put this heart firm. 😛

The problem was to put all the bypass systems, the one that had their electricity from PLN directly. So, my friends shutted some servers down and put them on the right power plant. FYI, we had to plug off the cable from each server and put them up one by one. We also must attained 60% from regulator so that it would not overloaded. Gah, I’m not that into hardware thing, so I don’t really get it. What I do know, we have so many servers.On that day, my friends managed to bring services up, including Kambing. Unfortunately, due to the nature of high load in Kambing, the server had corrupted parts. So, we (Adin, you’re the man! :D) are now on the way to recover Kambing.

Oh, well, c’est la vie. This disaster does gives me some insight on life:

There is nothing certain than uncertainty itself. But, when sh*t happens, we have reliable friends.

Thank you. (Yeah, all of you, including staffs, students, and others that understand the circumstances and still entrust us. Those encouragement matters)