Debootstrap

Debootstrap

Pertama-tama menyalakan CD/DVD BlankOn ke halaman depan.

00 - Halaman depan BlankOn Live CD

00 – Halaman depan BlankOn Live CD

Selanjutnya persiapan sebelum debootstrap.

Persiapan

Menyalakan Root Terminal

Gunakan Root Terminal

BlankOn (blankon) ⇒ Accessories ⇒ Root Terminal

Root Terminal agar lebih mudah menjalankan segala sesuatu

Ganti Sandi Pengguna blankon

Saya sampai detik ini tidak tahu sandi pengguna blankon.

Perbaharui Paket

Dari Root Terminal, perbaharui daftar repositori dan pasang debootstrap:

Siapkan Partisi

Jalankan GParted dari Root Terminal.

BlankOn (blankon) ⇒ Administration ⇒ GParted Partition Editor

Masukkan sandi pengguna blankon yang sudah dibuat.

01 - GParted untuk menyusun partisi.

01 – GParted untuk menyusun partisi.

Sebagai contoh, saya menggunakan VirtualBox dengan menyediakan ruang penyimpan sebesar 25 GB. Saya menyusun partisi dengan konfigurasi sebagai berikut:

  • Partisi swap sebesar 1 GB (1023MB) ditaruh di akhir partisi
  • Sisanya menjadi direktori utama (/)

Saya lebih suka ReiserFS, tapi belum terpasang pada CD pemasang. Kembali ke Root Terminal dan pasang reiserfsprogs dan mulai memformat dengan ReiserFS.

Jangan lupa untuk bilang “y” untuk lanjut. Berikut tampilannya:

Selanjutnya Debootstrap

Pemasangan Sistem Dasar

Debootstrap

Pasang ruang penyimpan ke “/mnt”

Lakukan Debootstrap

Mencantol Semua Sistemberkas yang Perlu

Memasang semua sistemberkas yang perlu.

Masuk ke dalam sistem BlankOn:

Pasang Berkas sources.list

Berkas ini berisi repositori yang akan dipakai oleh BlankOn untuk memasang perangkat lunak.

Kata Om Larry Wall, kemalasan adalah sebuah kebijaksanaan. Maka, berbeda dengan tulisan terdahulu, saya gunakan versi yang sudah jadi. Selain itu, saya ganti dari repositori utama ke KAMBING. Saya pilih KAMBING karena fisiknya ada di ruang sebelah, buat saya lebih cepat.

Sekalian saja diperbaharui sistem ini:

Beres.

Pasang Berkas fstab

Saya berniat memasang systemd. Seperti pada temuan saya yang lalu, maka perlu menaruh sistem berkas utama ke fstab. Kebetulan saya hanya ada satu partisi saja (/dev/sda1). Jadi, saya pasanglah itu ke fstab:

Beres.

Pasang Yang Penting-penting

Ada beberapa yang penting seperti penyunting, sudo, dan lain sebagainya.

Tambahkan xfsprogs dan *progs lainnya untuk sistem berkas kesukaan Anda. Perkakas-perkakas ini diperlukan untuk memanipulasi sistem berkas Anda.

Konfigurasi Lanjutan

Selanjutnya sistem akan dikonfigurasi lebih lanjut sesuai dengan pengguna.

Konfigurasi Waktu dan Lokalitas

Ubah zona waktu menjadi Asia/Jakarta.

Ubah lokalitas menjadi Bahasa Indonesia. Pilih id-ID.UTF8 saja!

Tambahkan Pengguna Utama

Tambahkan pengguna

Tambahkan pengguna tersebut ke grup sudo agar bisa jadi admin:

Pasang Kernel

Terakhir pasang kernel. Saat penulisan, di repositori kernel Linux terbaru versi 3.10-3. Ya, saya pasang itu saja:

Pasang Bootloader

Pasang GRUB2:

Sampai sini sistem yang baru sudah bisa dimasuki. Anda bisa menyalakan ulang dan memasang yang lainnya.

Selesai

Sampai langkah pemasangan bootloader, sistem dasar sudah Anda miliki dan Anda sudah siap mengubah lebih lanjut menjadi sistem yang terkustomisasi sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda bisa memasang destop BlankOn secara penuh, memasang LDAP, atau pun menggunakan sistem dasar ini sebagai peladen.