Search results for "SK17"

3 Articles
Pengalaman Memperbaharui LG G2 Versi Saya
Super Android, recharge!

Pengalaman Memperbaharui LG G2 Versi Saya

[themify_box style=”yellow warning rounded shadow”]SEMUA INI DAPAT MERUSAK TELEPON ANDA, LG G2. SAYA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS RUSAKNYA TELEPON ANDA. RISIKO TANGGUNG SENDIRI![/themify_box]

Setelah mencoba-coba beberapa AOSP, LG G2 saya menjadi rusak dan tidak dapat digunakan. Saya pun mengembalikan ROM LG G2 saya ke kondisi awal seperti yang saya ceritakan sebelumnya. Saya pun mencoba mengulangi menjalankan apa yang telah saya lakukan sebelumnya. Namun, kali ini saya coba jalankan versi mudah dan terintegrasi dalam satu entri agar mudah dibaca keseluruhan.

Diasumsikan kondisi awal adalah LG G2 dengan ROM Kit Kat (4.4.2) asli dari pabrikan (D80220B).

Unduh Terlebih Dahulu

Agar memudahkan tutorial ini, sebaiknya Anda sudah mengunduh berkas-berkas yang diperlukan dalam tutorial ini agar sekali jalan. Berkas-berkas itu, antara lain:

  1. D802_AutoRec.apk
  2. KK_Baseband_D802.zip
  3. CloudyG3_1.3.zip
  4. LG_G3_BIONIC.zip
  5. LG_G3_DALVIK.zip
  6. QuickWindow_Fix_V2.zip
  7. LGMessage_fix.zip

Saya berharap sebelum memulai, pastikan bahwa berkas-berkas ini sudah diunduh ke LG G2 Anda.

Memasang Recovery ROM

Sumber bacaan: AutoRec: Kit Kat Recovery Installer

Untuk dapat memasang Recovery ROM yang telah terkustomisasi perlu dilakukan dua proses secara berurutan:

  1. Memasang izin admin (rooting/jailbreaking) pada LG G2.
  2. Memasang ROM Recovery yang telah terkustomisasi. Saya menggunakan Philz Recovery ROM.

Memasang Izin Admin

Memasang izin admin (rooting/jailbreaking) adalah proses penjebolan perangkat agar dapat menjalankan tindakan yang membutuhkan kewenangan admin (root/Administrator/super user). Pada umumnya perusahaan pembuat perangkat telepon mematikan fungsi ini. Untuk dapat memodifikasi telepon, maka fungsi ini perlu diaktifkan.

ROOT LG G2 dapat dilakukan dengan menggunakan ioroot seperti yang dijelaskan pada tulisan saya yang lalu.

Memasang ROM Recovery Terkustomisasi

Untuk memasang ROM Recovery dapat menggunakan AutoRec, sebuah aplikasi yang dibuat oleh cloudyfa, seorang pengembang di Forum XDA. Sayangnya, APK aplikasi ini tak dapat ditaruh di Google Play. Android umumnya tidak secara baku mengizinkan APK selain dari Google Play Store dipasang ke perangkat. Selanjutnya mengaktifkan pemasangan dari luar Google Play Store.

Mengaktifkan Pemasangan Di Luar Google Play Store

Sebelum memasang AutoRec, pastikan LG G2 Anda dapat memasang APK dari sumber selain Google Play Store. Caranya:

  1. Masuk ke Pengaturan
  2. Pada bagian Umum pilihlah Pengamanan
  3. Pada bagian Pengamanan, pastikan pilihan Sumber tak dikenal tercentang.
    I know this is a LG G3 settings, but it is the same as LG G2.

    I know this is LG G3 settings, but it is the same as LG G2. Tick the “Unknown sources”

Setelah itu, lanjutkan dengan memasang AutoRec.

Memasang AutoRec

Pasang APK AutoRec dari Forum XDA, caranya:

  1. Pergi ke halaman unduhan AutoRec dan unduh D802_AutoRec.apk ke LG G2 Anda.
  2. Buka berkas yang sudah diunduh dengan menggunakan Pengelola File dan pilih APK tersebut untuk menjalankan aplikasi.
    Click the AutoRec APK to install it

    Click the AutoRec APK to install it

  3. Pilih Instal ketika keyakinan Anda dipertanyakan.
    Click Install to proceed

    Click Install to proceed

  4. Setelah selesai, buka aplikasi dengan menekan Buka.
    Click Open to open AutoRec after installing it.

    Click Open to open AutoRec after installing it.

Sekarang saatnya menjalankan AutoRec.

Menjalankan AutoRec

AutoRec melakukan proses-proses berikut ini; 1) memasang versi aboot.img terdahulu yang bisa digunakan untuk memasang ROM terkustomisasi; 2) memasang TWRP, salah satu ROM Recovery yang terkustomisasi. Berikut caranya:

  1. Pada saat pertama kali menjalankan aplikasi akan ditanyakan izin menjalankan AutoRec sebagai admin.
    Click Allow to allow AutoRec runs as super user.

    Click Allow to allow AutoRec runs as super user.

  2. Kalau ditanya apakah Anda benar-benar mau melakukannya, pilih saja YES.
    Select YES for confirmation.

    Select YES to confirm custom recovery installation.

  3. AutoRec akan memasang Loki (semacam pemintas agar ROM Terkustomisasi dapat dipasang). Selanjutnya, pilih Flash Recovery untuk memasang TWRP.
    AutoRec running lokifying and install a custom kernel.

    AutoRec running lokifying and install a custom kernel.

  4. Setelah memasang TWRP, akan ditanyakan untuk melanjutkan masuk ke Recovery (TWRP) atau keluar dari aplikasi. Pilih To recovery untuk masuk TWRP atau pilih exit untuk keluar.

Selanjutnya memasang Philz Touch Recovery.

(Opsional) Memasang Philz Touch Recovery

Sumber bacaan: Philz Touch 6 Recovery How to Install

TWRP Main Menu

TWRP Main Menu

Sebenarnya menggunakan TWRP pun sudah bisa. Tapi, banyak yang menyarankan untuk memasang Philz Touch Recovery untuk LG G2. Hal ini karena Philz merupakan TWRP yang dimodifikasi untuk perangkat LG G2.

  1. Masuk ke Recovery LG G2. Caranya, entah dengan cara: 1) menyolok ke komputer dan mengetik “adb reboot recovery” dari komputer;2) dengan menu di AutoRec tadi; atau3) dengan menyalakan kembali sambil menahan tombol Daya dan Volum Turun.
  2. Di TWRP tekan tombol Install.
  3. Pilih install zip from sdcard.
  4. Pilih philz_touch_6.48.4-d802.zip.
  5. Seret jari Anda pada tombol Swipe to flash untuk memasang Philz Touch Recovery.
    Swipe your finger on the blue button and drag your finger to the right.

    Swipe your finger on the blue button and drag your finger to the right.

  6. Setelah itu, tekan tombol kembali sampai ke menu utama TWRP.
  7. Terakhir, untuk masuk ke Philz, pilihlah Reboot dan lalu pilih Recovery.

Maka apa bila tak ada aral melintang, maka sistem akan masuk ke Philz Touch Recovery.

Philz Touch 6 Recovery 6.48.4 main menu

Philz Touch 6 Recovery 6.48.4 main menu

Selanjutnya memasang ROM dan konfigurasi yang saya suka.

Memasang ROM Kesukaan Saya

Setelah memasang ROM Recovery yang terkustomisasi, saatnya memasang ROM LG G2 yang menurut saya bagus. Dari awal saya memiliki Android, saya selalu menganggap sistem operasi bawaan pabrik biasanya lambat, penuh aplikasi yang tak dibutuhkan, dan lawas. Dari Nexian Journey (A890)Sony Ericsson Xperia Mini Pro (Mango/SK17i), bahkan sampai iRobot (WM8505) yang dibelikan teman di Shenzhen tak pernah lepas dari modifikasi.

Untuk LG G2, setelah saya coba-coba beberapa ROM, saya pun berkesimpulan bahwa CloudyG3 paling optimal untuk kebutuhan saya. Tentunya, versi yang saya pasang bukan versi yang begitu saja. Saya memodifikasi beberapa bagian dari CloudyG3. Saya menambahkan: 1) pustaka Bionic dan Dalvik teroptimasi; dan 2) QuickWindow (aplikasi LG G2) untuk menggantikan Quick Circle (aplikasi LG G3).

Urutan memasang ROM dengan konfigurasi kesukaan saya secara garis besar dapat dijabarkan, yaitu:

  1. Menghapus seluruh partisi (System, Data, Cache, Dalvik Cache) kecuali Internal Storage sebelum memasang ROM.
  2. Memasang Baseband Kit Kat.
  3. Memasang CloudyG3 1.3.
  4. Memasang Bionic dan Dalvik.
  5. Memasang QuickWindow.
  6. Masuk ke sistem dan mengubah Dalvik menjadi ART.

Memasang CloudyG3

Sumber bacaan: CloudyG3 1.3

CloudyG3 adalah sebuah ROM untuk LG G2. Pengembangnya mengambil ROM LG G3 dan mengonversi ROM tersebut agar dapat dijalankan ke LG G2. Dengan menggunakan CloudyG3 sebenarnya seperti menyulap LG G2 menjadi LG G3. Cuma bedanya, ROM terkustomisasi ini lebih ringan dan teroptimasi.

Saya sudah pernah membahas cara memasang CloudyG3 dengan TWRP. Kali ini saya mencoba membahasnya dengan menggunakan Philz. Asumsi saya, kita sedang berada di halaman utama Philz. Berikut langkahnya.

Hapus Semua Partisi, Kecuali Internal Storage

Internal Storage itu adalah partisi yang terlihat ketika kita mencolokkan LG G2 ke komputer atau perangkat lain. Biasanya, kita mengunduh dan menaruh berkas-berkas ke situ, termasuk ROM. Itu sebabnya, cukup sisakan partisi itu dan hapus yang lainnya. Sebab, partisi yang lainnya akan diisi dengan sistem baru dari ROM yang kita pilih.

Cara hapus:

  1. Dari menu utama, pilih Wipe Data/Factory Reset
    Select Wipe Data/Factory Reset to delete all the partitions, except Internal Partition

    Select Wipe Data/Factory Reset to delete all the partitions, except Internal Partition

  2. Pilih Clean to Install a New ROM
    Clean to Install a New ROM

    Select Clean to Install a New ROM

  3. Pilih Yes, I will install a new ROM!
    Yes, I will install a new Rom!

    Select Yes, I will install a new Rom!

Setelah proses penghapusan sistem berhasil, kembali ke halaman depan Philz dengan memilih tombol kembali. Selanjutnya, demi menghemat tulisan ini, saya tak tampilkan cuplikan menu halaman depan Philz.

Pasang Baseband Kit Kat (Stock oleh CloudyFA)

Baseband adalah sebuah partisi khusus yang berisi informasi radio dan konfigurasi pabrik yang digunakan di telepon. Baseband penting untuk setiap ROM. Ada kalanya ROM berdasarkan AOSP atau Cyanogen menggunakan baseband yang berbeda dengan baseband bawaan perangkat.

Cara pasang:

  1. Dari menu utama pilih Install Zip
    Select Install Zip to install the ROMS.

    Select Install Zip to install the ROMS.

  2. Pilih Choose zip from /sdcard
    Choose zip from /sdcard

    Select Choose zip from /sdcard

  3. Pilih KK_Baseband_D802.zip
    Pick KK_Baseband_D802.zip

    Pick KK_Baseband_D802.zip

    Pemasangan
  4. Pilih Yes – Install  KK_Baseband_D802.zip
    Yes - Install KK_Baseband_D802.zip

    Select Yes – Install KK_Baseband_D802.zip

Selanjutnya pasang CloudyG3.

Memasang CloudyG3

Cara pasangnya sama dengan memasang Baseband, yakni:

  1. Dari menu utama pilih Install Zip
  2. Pilih Choose zip from /sdcard
  3. Pilih CloudyG3_1.3.zip
    Select CloudyG3_1.3.zip

    Select CloudyG3_1.3.zip

  4. Pilih Yes – Install CloudyG3_1.3.zip

Hmm… semakin lama saya semakin malas membuat cuplikan. Kira-kira sampai poin ini pemasangan komponen yang lain hanya repetisi saja. Begitu, deh. 🙂

Memasang Pustaka Teroptimasi

Dipindahkan ke artikel tersendiri.

Selanjutnya memilih ART.

Mengaktifkan ART

Ada di artikel sebelum ini.

Intinya:

  1. Pilih Pengaturan ⇒ Umum ⇒ Opsi pengembang
  2. Pilih Pilih waktu operasi
  3. Pilih Pakai ART
  4. Nyalaulangkan LG G2 dan tunggu agak lama.

Selanjutnya memasang Quick Window.

Memasang QuickWindow

Sumber bacaan: [MOD]QuickWindow Apps for G3 Ported Roms

LG membuat QuickCircle untuk perangkat LG G3-nya dan QuickWindow untuk LG G2-nya. Kedua aplikasi ini berguna untuk menampilkan layar kecil ketika tutup telepon (tambahan yang dapat dibeli) menutup perangkat. Dengan menggunakan tutup khusus ini, pengguna tak perlu membuka teleponnya untuk mengakses beberapa informasi.

Sayangnya, tutup telepon ini berbeda bentuk antara QuickCircle dan QuickWindow. Saya juga tak tertarik membeli tutup khusus untuk QuickCircle. Itu sebabnya, saya perlu mengganti aplikasi QuickCircle dengan QuickWindow agar sesuai dengan tutup telepon yang saya miliki.

(Opsional) Memasang ZIP QuickWindow

Sayangnya, ketika saya sudah panjang lebar menjelaskan, ternyata CloudyG3 versi 1.3 sudah menyertakan QuickWindow. Ya, sudah, tetap saja memasang QuickWindow demi kepuasan batin.

 

  1. Dari menu utama pilih Install Zip
  2. Pilih Choose zip from /sdcard
  3. Pilih QuickWindow_Fix_V2.zip
  4. Pilih Yes – Install QuickWindow_Fix_V2.zip

Selanjutnya, pasang QuickWindow Message Fix:

 

  1. Dari menu utama pilih Install Zip
  2. Pilih Choose zip from /sdcard
  3. Pilih LGMessage_fix.zip
  4. Pilih Yes – Install LGMessage_fix.zip

Selanjutnya memasang aplikasi-aplikasi yang kompatibel.

Memasang Aplikasi-aplikasi QuickWindow

Sumber bacaan: Quick Circle Apps

Aplikasi QuickWindow yang dipasang masih sedikit. Untungnya, ada pengembang di XDA yang membuat aplikas-aplikasi tambahan untuk memperkaya QuickCircle/QuickWindow. Silakan saja diunduh dari Google Play Store. Nanti dapat dipilih maksimal 6 dari aplikasi-aplikasi tersebut.

Cara mengubahnya dari:

  1. Pilih Pengaturan ⇒ Umum ⇒ Aksesoris
  2. Pilih Casing QuickCircle ⇒ Pilih aplikasi
  3. Beri tanda centang untuk maksimal 6 aplikasi yang tersedia untuk aktif di QuickCircle.
  4. Pilih Simpan

Nantinya yang muncul pada QuickWindow adalah ikon-ikon dari aplikasi yang kita telah pilih.

Optimasi Baterai

Untuk bisa tahu keunggulan ROM ini perlu penyesuaian beberapa hari. Hal ini karena sistem operasi mempelajari kelakuan pemakai perangkat. Untuk mengaktifkan fitur ini, silakan:

  1. Pilih Pengaturan ⇒ Umum ⇒ Baterai
  2. Aktifkan Pengisian daya pintar dengan memberi tanda centang.
    Enable smart charging based on our behavior.

    Enable smart charging based on our behavior.

Kata Terakhir

Yak, demikian akhirnya. Panjang dan lama sekali waktu yang diperlukan untuk menulis ini. Saya sendiri sudah mencoba mengulang memasang ini dari awal. Memang, beberapa konfigurasi hilang. Tapi, saya menemukan banyak hal baru.

Hasilnya? Ya, selain banyak fitur, terutama pada pemakaian normal saya bisa mendapatkan waktu aktif lebih dari 1 hari! Cuplikan tersedia!

Battery usage with several social media and two email accounts active.

Battery usage with several social media and two email accounts active.

Beberapa media sosial yang saya aktifkan, misalnya: Telegram, WhatsApp, LINE, BBM, Twitter, dan Instagram. Ada 2 akun surel yang aktif pula. Semua itu saya aktifkan sinkronisasi akunnya. Hasilnya, tetap irit.

Selamat mencoba dan berhati-hatilah.

 

 

 

 

Bacaan Lebih Lanjut

Kompilasi Rockbox ke Android SK-17i
Rockbox on Android

Kompilasi Rockbox ke Android SK-17i

Rockbox on Android

Rockbox on Android

Saya menggunakan cara seperti yang pernah saya tulis dahulu. Diasumsikan sudah terpasang Android SDK dan NDK. Kali ini saya menggunakan Sony Ericsson Xperia Mini Pro (SK-17i). Berhubung ini adalah catatan dan saya pikir tulisan ini hanya bagi heker sejati, maka saya tidak berusaha untuk membuat tulisan ini layak masuk jurnal.

Rockbox menggunakan tanda tangan yang sudah kadaluarsa. Untuk itu, Java yang digunakan harus Java 6 atau lebih lawas. Java 7 (IcedTea 7.2.3.3) menolak untuk menandatangani JAR yang dibuat dengan tanda tangan tersebut.

Rockbox telah memindahkan kode sumber GIT-nya ke GitHub. Untuk itu, mari ambil dari yang baru:

$ git clone git://github.com/Rockbox/rockbox.git
$ mkdir rockbox/bangun && cd rockbox/bangun

Konfigurasikan seperti biasa:

$ ./configure --ccache --no-sdl-threads --lcdwidth=320 --lcdheight=480 --target=android --ram=358

Kendati menurut spesifikasi SK-17i memiliki memori 512MB, menurut “Setelan –> Tentang ponsel –> Memory” tertulis 358. Dewasa ini untuk mengompilasi lebih cepat digunakan ccache.

Setelah dikonfigurasi, langsung dikerjakan:

$ make apk

Setelah beberapa saat, bila tak ada kerusuhan, maka rockbox.apk akan tercipta di direktori “bangun”.

Tamat.

Berikutnya hanya bagi yang merasa tertantang.

Bermain Prosesor

Menurut sebuah artikel, prosesor MSM8255 yang dimiliki oleh SK-17i memiliki tambahan GCC sebagai berikut:

-march=armv7-a -mfloat-abi=softfp -mfpu=neon

Untuk itu, dapat diubah di berkas Makefile, konfigurasi GCCOPTS dimodifikasi dengan membuang “-mcpu” dan “-march”. Keduanya diganti menjadi:

export GCCOPTS=-W -Wall  -O   -Wstrict-prototypes -pipe -std=gnu99 -march=armv7-a -mfloat-abi=softfp -mfpu=neon -fomit-frame-pointer --sysroot=/opt/android-ndk/platforms/android-5/arch-arm  -Wno-pointer-sign -Wno-override-init

Setelah itu, kompilasi lebih lanjut.

Bermain Scrobbler

Secara baku, Rockbox tidak begitu mendukung Last.FM. Untungnya, Matt Muscari telah menyediakan tambalan sederhana. Intinya, ada dua tempat dalam satu berkas  “android/src/org/rockbox/Helper/RunForegroundManager.java” yang harus ditambahkan.

Pada fungsi updateNotification, tambahkan beberapa baris ini pada akhir:

/* adding scrobble */
Intent scrobbleUpdate = new Intent("net.jjc1138.android.scrobbler.action.MUSIC_STATUS");
scrobbleUpdate.putExtra("playing", true);
scrobbleUpdate.putExtra("artist", artist);
scrobbleUpdate.putExtra("track", title);
scrobbleUpdate.putExtra("album", album);
mCurrentService.sendBroadcast(scrobbleUpdate);

Kemudian, pada fungsi finishNotification, tambahkan beberapa baris berikut untuk mengirim data ke Last.FM:

/* adding scrobble: track finish */
Intent scrobbleUpdate = new Intent("net.jjc1138.android.scrobbler.action.MUSIC_STATUS");
scrobbleUpdate.putExtra("playing", false);
mCurrentService.sendBroadcast(scrobbleUpdate);

Buat APK seperti biasa.

Perjalanan Modifikasi ROM Sony Ericsson Mini Pro (SK-17i)
Super Android, recharge!

Perjalanan Modifikasi ROM Sony Ericsson Mini Pro (SK-17i)

Super Android, recharge!

Super Android, recharge!

Ada tiga alasan mengapa saya memilih telepon genggam ini:

  1. Saya penggemar telepon genggam merek Sony Ericsson. Dari versi Z600, W508i, dan sekarang SK-17i. Saya suka tombolnya.
  2. Saya tidak suka mengirim pesan pendek. Saya butuh papan ketik fisik untuk mengetik.
  3. Telepon genggam Android yang bisa dimodifikasi dan didukung resmi hanya Sony Ericsson.

Awalnya, saya hendak menunggu dukungan telepon ini habis. Apalagi, terdengar rumor bahwa 2013 akan ada pembaharuan ke Jelly Beans. Tapi, akhirnya saya memutuskan untuk segera pindah ke CyanogenMod segera. Hal ini karena beberapa faktor:

  1. Sony dan Ericsson bercerai sehingga sekarang menjadi Sony Mobile.
  2. Sony sempat hampir bangkrut sehingga harus disuntikkan dana segar oleh pemerintah Jepang. Saya jadi makin ragu akan keberlangsungan riset pembaharuan.
  3. Saya kesulitan mengakses pesan pendek (SMS). Saya menjadi ansos karena setiap kali saya harus mengakses menu pesan pendek, telepon genggam saya tak bergeming.

Poin terakhir itu yang saya tidak sukai! Padahal, ada pesan penting yang sering saya tidak bisa buka karena aplikasi internal pesan pendek saya tak bergeming. Rekan saya sering menjuluki saya tak peduli dengan orang lain. ;-(

Persiapan

Untuk menuju JP yang lebih baik, saya menyiapkan hal-hal berikut:

  1. Fastboot, didapatkan dari Android SDK terbaru. Silakan pasang Android SDK yang terbaru. Berhubung saya menggunakan Gentoo:
    $ sudo emerge dev-util/android-sdk-update-manager
  2. Aturan USB “/etc/udev/rules.d/51-android.rules”
    SUBSYSTEM=="usb", ATTRS{idVendor}=="0fce:0dde", SYMLINK+="android_adb", MODE="0666" GROUP="plugdev"
    TEST=="/var/run/ConsoleKit/database", \
    RUN+="udev-acl --action=$env{action} --device=$env{DEVNAME}"
  3. ROM dari FreeXperiaProject (FXP). Saya pilih FXP 203.
  4. Google Apps (GAPPS). Saya pilih yang versi untuk CM 10.
  5. Doa.

Sedikit catatan, kode untuk SK-17i adalah MANGO. Jadi kalau banyak pilihan, pilihlah unduhan yang ada kata mango. Jangan salah unduh jenis.

Setelah selesai mengunduh, taruh ROM dan GAPPS ke dalam SD Card.

Rekan saya bilang bahwa MIUI lebih baik. Tapi, saya lebih suka versi vanila (versi tanpa ada tambahan/dasar) dulu untuk sementara. Bila Anda tertarik, silakan lihat ada daftar ROM beserta kernel yang tersedia di XDA.

Saya mendasarkan pemasangan sesuai dengan tutorial cara pasang pada situs FXP. Alangkah lebih baik bila membaca langkah-langkah pada halaman tersebut.

Membuka Kunci

Telepon genggam pada awalnya terkunci dan tak bisa dimodifikasi. Ada dua cara untuk membuka SK-17i ini:

  1. Cara resmi yang disediakan oleh Sony Mobile dengan memasukkan kode. Cara ini lebih mudah, namun dukungan DRM dihapus.
  2. Menghubungkan jumper untuk mengaktifkan mode test. Kelebihan dari cara ini, DRM yang ada bisa dipertahankan.

Saya memilih nomor 1 karena saya tidak perlu DRM. Toh, musik saya saya dapatkan dari CD. (Hidup, Stallman!)

Kira-kira caranya sebagai berikut:

  1. Catat IMEI dengan mengakses *#*#7378423#*#* dan akses menu seperti pada panduan.
  2. Lalu pada halaman cara resmi paling bahwa klik tombol “Continue” dan masukkan IMEI (14 karakter, buang yang lebih), nama, dan surel.
  3. Buka surel dan salin kode aktivasi pada surel.

Matikan telepon genggam, kemudian sambil memencet tombol “Volume Up/Perbesar Suara”, colok kabel USB yang terhubung dengan telepon ke komputer. Bila berhasil, lampu status akan menyala biru, tanda masuk ke dalam mode Fastboot.

Pada komputer, masuk ke dalam direktori “platform-tools” pada SDK Android yang telah terpasang. Sebaiknya masuk sebagai root agar tak bermasalah. Contoh saya:

$ sudo su -
# cd /opt/android-sdk-update-manager/platform-tools

Untuk menguji apakah perangkat sudah terpasang:

# ./fastboot -i 0x0fce getvar version

Nanti akan mengembalikan keluaran yang salah satunya versi “0.3”. Contoh:

# ./fastboot  -i 0x0fce getvar version
version: 0.3
finished. total time: 0.002s

Setelah yakin, buka kunci:

# ./fastboot -i 0x0fce oem unlock 0x[KEY]

Ganti [KEY] dengan kode yang diberikan dalam surel. Contoh saya: (kunci fiktif)

# ./fastboot -i 0x0fce oem unlock 0xFFFFFFFFFFFFFFFF
...
(bootloader) Unlock phone requested
(bootloader) Erasing block 0x00001300
(bootloader) Erasing block 0x00001400
(bootloader) Erasing block 0x00001500
(bootloader) Erasing block 0x00001600
(bootloader) Erasing block 0x00001700
(bootloader) Erasing block 0x00001800
(bootloader) Erasing block 0x00001900
(bootloader) Erasing block 0x00001a00
(bootloader) Erasing block 0x00001b00
(bootloader) Erasing block 0x00001c00
(bootloader) Erasing block 0x00001d00
(bootloader) Erasing block 0x00001e00
(bootloader) Erasing block 0x00001f00
OKAY [  4.634s]
finished. total time: 4.635s

Setelah yakin, ekstraksi berkas “boot.img” dari ROM yang sudah diunduh. Caranya:

# ./fastboot -i 0x0fce flash boot boot.img

Contoh penggunaan misalnya saya telah mengekstraksi di suatu direktori lain:

# ./fastboot -i 0x0fce flash boot /home/adadeh/Build/SK-17/boot.img 
sending 'boot' (6362 KB)...
(bootloader) USB download speed was 3257344kB/s
OKAY [  0.718s]
writing 'boot'...
(bootloader) Download buffer format: boot IMG
(bootloader) Flash of partition 'boot' requested
(bootloader) S1 partID 0x00000003, block 0x00000280-0x000002e3
(bootloader) Erase operation complete, 0 bad blocks encountered
(bootloader) Flashing...
(bootloader) Flash operation complete
OKAY [  1.259s]
finished. total time: 1.977s

Setelah ini tinggal pasang sistem.

Memasang Sistem Baru

Untuk memasang sistem baru, telepon dinyalaulangkan:

# ./fastboot -i 0x0fce reboot

Setelah itu, perangkat akan menyala. Pada saat muncul layar dengan logo FXP pertama kali, segera pencet tombol “Volume Up/Perbesar Suara” berkali-kali sampai masuk ke menu “Recovery”.

Pada menu Recovery, pilih “- install zip from sd card” dan pasang dengan urutan 1) ROM dan 2) GAPPS. Setelah itu, jangan lupa hapus (wipe) semua tembolok dan data yang telah ada.

Kebetulan, saya membeli SD Card 32GB dengan kecepatan UHS (Class 10). Maka, saya membagi partisi pada SD Card saya menjadi 3 partisi, yakni: 1) sd-ext (4096MB), 2)swap (256MB), dan 3) sisanya untuk penyimpan biasa. Langkah ini opsional. Pastikan Anda sudah terlebih dahulu memasang ROM dan GAPPS sebelum melakukan ini.

Bonus: Memasang Kernel Modifikasi

Untuk memacu lebih lagi, saya memasang kernel yang sudah dimodifikasi. Sebagai contoh, saya menggunakan kernel LUPUS. Beberapa kelebihan:

  1. Memberikan alternatif pengatur I/O dan CPU yang dapat disesuaikan.
  2. Dikompilasi dengan GCC Linaro. (embedded device devs know this lovely CC) 🙂
  3. Modul-modul tambahan.

Unduh berkas IMG dan beberapa berkas ZIP tambahan. Berhubung saya menggunakan CM10, berikut yang diunduh:

  • LuPuS-jBv2-mango.img
  • cifs_ntfs_usb-otg-LuPuS-jB-v2-modules_signed.zip
  • wifi_cm-ti-wlan_signed.zip

Saya sengaja menghilangkan tautan agar dua entri awal pada forum tersebut terpaksa dibaca. Berhubung ini bonus, ada baiknya juga belajar mengenai seluk beluk kernel ini. Jangan lupa menaruh kedua berkas ZIP pada SD Card.

Untuk memasang, digunakan cara yang sama dengan memasang kernel FXP:

# ./fastboot -i 0x0fce flash boot /home/adadeh/Build/SK-17/LUPUS/lupus-jbv2-mango-working.img 
sending 'boot' (6962 KB)...
(bootloader) USB download speed was 3564544kB/s
OKAY [  0.785s]
writing 'boot'...
(bootloader) Download buffer format: boot IMG
(bootloader) Flash of partition 'boot' requested
(bootloader) S1 partID 0x00000003, block 0x00000280-0x000002e3
(bootloader) Erase operation complete, 0 bad blocks encountered
(bootloader) Flashing...
(bootloader) Flash operation complete
OKAY [  1.370s]
finished. total time: 2.155s

Setelah itu, telepon dinyalakan ulang:

# ./fastboot -i 0x0fce reboot
rebooting...

finished. total time: 0.001s

Ketika muncul logo serigala, pencet tombol “Volume Up/Perbesar Suara” berulang kali untuk masuk ke dalam menu “Recovery”. Berbeda dengan FXP, tampilan menu “Recovery” pada Lupus berorientasi GUI. Jadi, lebih mudah sedikit. Intinya sama, pasang dua berkas ZIP untuk mengaktifkan fitur-fitur tambahan.

Setelah selesai, silakan dinyalakan ulang dan kernel sudah terpasang.