Saya lupa untuk memasang contoh kalau sudah benar di artikel sebelum ini. Ya, sudah, kalau begitu kita coba saja Laravel dengan SQLite3 sebagai basisdatanya.

Buat Situs Baru

Jalankan perintah berikut:

laravel new situs-sqlite && cd situs-sqlite

Tergantung kecepatan koneksi Anda, Anda bisa mandi dulu. Sudah mandi, ‘kan?

Modifikasi Konfigurasi untuk SQLite3

Ubah berkas .env membuat semua variabel dengan awalan DB_ dan tambahkan variabel untuk SQLite.

sed -i "/DB/d"  .env
echo "DB_CONNECTION=sqlite" >> .env
echo "DB_DATABASE='storage/testdb.sqlite'" >> .env

Buat sebuah basis data baru.

touch storage/testdb.sqlite

Jalankan migrasi.

php artisan migrate

Jalankan peladen Laravel. Untuk kesenangan semata, saya menjalankan pada port yang berbeda.

php artisan serve --host 10.0.2.15 --port 8001

Ya, IP yang aneh itu adalah IP lokal VirtualBox. Saya menggunakan itu agar port-nya dapat diteruskan ke inang. Sehingga, saya bisa mengakses dari peramban saya sendiri.

Kalau benar tampilannya akan seperti berikut:

Laravel first-app.