Saya butuh destop yang stabil. Destop KF5 dari Neon Desktop yang saya pasang belum stabil. Wajar, masih versi GIT, sih.

Sepengalaman saya, BlankOn menawarkan kestabilan itu pada versi Suroboyo. Saya pun mencoba memasang Tambora yang dari tahun lalu Beta 1. Mungkin Beta 1 ini sudah terlalu stabil makanya tidak ada pembaharuan lagi.

Saatnya memasang BlankOn Tambora! Saya hendak memasang ini di laptop saya tercinta. Kebetulan kali ini bukan laptop kantor sehingga partisinya bisa saya atur seenak jidat. Merek yang saya pakai tapi masih sama, hanya saja dari model AMD A10-7300.

Saya sudah pernah membahas memasang pada laptop kantor. Saya akan melewati penjelasan detail pada beberapa bagian karena sudah dibahas di tulisan itu. Saya menggunakan HP Pavilion 15 Notebook PC.

Persiapan

Saya menggunakan Installer Kubuntu 15.10 untuk memasang BlankOn. Untuk itu, saya harus menyesuaikan beberapa hal.

Saya asumsikan Anda sudah mengerti tata letak partisi yang Anda buat. Sebagai referensi, saya membuat tata letak mirip dengan artikel saya terdahulu.

  • /dev/sda1 – FAT32 (UEFI) – /boot/efi (200MB)
  • /dev/sda2 – LVM – LVM (Sisanya)
    • /dev/HP/root – EXT4 – / (20GB)
    • /dev/HP/rumah – EXT4 – /home (20GB)

Anda bisa menyusahkan diri dengan cara heker yang ada di artikel saya sebelum ini, atau menggunakan KDE Partition Manager untuk konfigurasi partisi biasa. Lalu,  system-config-lvm untuk membuat partisi LVM. Aplikasi system-config-lvm perlu dipasang karena belum ada pada Installer Kubuntu 15.10.

sudo apt-get install system-config-lvm

Selanjutnya, buka KDE Partition Manager dan bagi dua ruang penyimpan menjadi /dev/sda1 (FAT32/UEFI) dan /dev/sda2 (LVM). Lalu, setelah itu jalankan system-config-lvm untuk membuat volum logikal /dev/HP/root dan /dev/HP/rumah.

Memasang debootstrap

sudo apt-get install debootstrap

Memasang Aturan debootstrap untuk Tambora

Om Aftian pernah menyediakan aturan untuk memasang BlankOn untuk Debian. Nampaknya belum diterima untuk ada d paket resmi Debian. Untuk itu, saat ini gunakan saja versi kontribusi Beliau untuk memasang Tambora.

sudo wget http://pastie.org/pastes/9640013/download -O /usr/share/debootstrap/scripts/tambora

Sekarang sudah siap untuk memasang Tambora.

Memasang Tambora

Memasang Tambora:

mount /dev/HP/root /mnt
debootstrap tambora /mnt http://kambing.ui.ac.id/blankon/

Ingat, pemasangan kali ini menggunakan UEFI. Jadi, mari lakukan hal-hal yang biasa dilakukan untuk UEFI.

Memasang Sistem Berkas

Mari pasang sistemberkas sistem:

mount none /mnt/proc -t proc
mount none /mnt/sys -t sysfs
mount /dev /mnt/dev -o bind
mount none /mnt/dev/pts -t devpts
mount none /mnt/sys/firmware/efi/efivars/ -t efivarfs
mount /run /mnt/run -o bind

Sekalian pasang direktori untuk partisi EFI (/dev/sda1). Partisi EFI berisi semua binari EFI, termasuk GRUB dan Windows Boot Manager.

mkdir -p /mnt/boot/efi
mount /dev/sda1 /mnt/boot/efi/
mkdir -p /mnt/boot/efi/EFI

Lalu pasang juga partisi yang lain, misalnya rumah (/home)

mount /dev/HP/rumah /mnt/home

Pasang semua yang diperlukan dan sekali lagi, sesuaikan dengan cetakan partisi yang Anda telah pilih.

Dan setelah itu, mari masuk ke sistem.

chroot /mnt /bin/bash

Pemasangan Biasa

Konfigurasi nama laptop:

echo "nama-laptop" > /etc/hostname
sed -i 's/\(localhost\)/\1 nama-laptop /' /etc/hosts

Ganti “nama-laptop” dengan sesuatu yang lebih kreatif sebagai nama laptop.

Buat daftar sistemberkas yang harus terpasang ke /etc/fstab. Anda bisa melihat satu-satu di /proc/mounts, tetapi saya menggunakan cara heker: (REGEX FTW!)

grep ^\/dev /proc/mounts  > /etc/fstab

Mari betulkan daftar repositori /etc/apt/sources.list dengan daftar yang lebih lengkap.

cat > /etc/apt/sources.list << EOF
deb http://kambing.ui.ac.id/blankon tambora main extras restricted extras-extricted
deb-src http://kambing.ui.ac.id/blankon tambora main extras 

deb http://kambing.ui.ac.id/blankon tambora-updates main extras restricted extras-extricted
deb-src http://kambing.ui.ac.id/blankon tambora-updates main extras 

deb http://kambing.ui.ac.id/blankon tambora-security main extras restricted extras-extricted
deb-src http://kambing.ui.ac.id/blankon tambora-security main extras
EOF

Saya pakai cara heker.  Silakan gunakan cara-cara yang lebih beradab misalnya menggunakan ViM atau membukanya pada aplikasi penyunting pada sistem operasi inang.

Setelah itu, pasang destop BlankOn. Paket blankon-desktop memasang banyak sekali aplikasi.

apt-get update
apt-get install blankon-desktop

Anehnya juga termasuk memasang GDM dan LightDM.

BlankOn menyediakan dua.

BlankOn menyediakan dua.

Saya memilih menggunakan LightDM. Lalu, saya kembali membaca novel. Saya putuskan saya terlalu malas untuk menghapus satu pun. Tapi, kalau Anda butuh ruang penyimpan, Anda dapat memasang GDM.

Konfigurasi Locale untuk menggunakan ID_id.UTF-8

dpkg-reconfigure locales

Konfigurasi zona waktu: (Asia/Jakarta)

dpkg-reconfigure tzdata

Pasang berkas-berkas yang perlu:

apt-get install lvm2
apt-get install vim ssh

Baris pertama untuk perkakas sistemberkas yang tak lazim (tak ikut dalam ketergantungan blankon-desktop). Baris kedua adalah untuk aplikasi favorit yang tidak terpasang pada normalnya.

Setelah itu, memasang kernel. Sebenarnya inilah penyebab saya memilih memasang lewat bootstrap. Terakhir saya memasang BlankOn belum ada dukungan pemasangan UEFI.

apt-get install linux-image-amd64 grub-efi-amd64
grub-install /dev/sda

Terakhir, tambahkan satu atau dua pengguna:

adduser user
usermod -aG sudo,adm,audio,video user

Selesai. Kalau sudah sampai sini, berarti pemasangan lancar. Saatnya menyalakan ulang laptop dan masuk ke BlankOn yang sudah terpasang.

Tambahan untuk Pemilik Laptop dengan Realtek RTL8723BE yang Malang Seperti Saya

Saya tidak tahu apakah HP Indonesia menyediakan fasilitas pengembalian barang. Saya tidak punya waktu untuk itu. Tapi, WiFi RTL8723BE yang tertanam pada laptop saya (nomor SKU: M2W18PA#AR6) atau laptop kantor tidak bisa dijalankan langsung dari Kubuntu 15.10 maupun BlankOn Tambora. Pada artikel sebelumnya, saya mengakali dengan menonaktifkan perangkat keras IOMMU di kernel (iommu=soft).

Waktu itu laptop kantor masih menggunakan Intel. Tapi, sekarang saya menggunakan AMD A10 7300. Laptop saya diiklankan memiliki 10 unit komputasi dengan menggunakan 4 unit dari prosesor dan 6 unit dari keping grafik. Dengan mematikan IOMMU, saya akan kehilangan 6 unit komputasi dari GPU!

HSA harus ada! Kali ini saya tak mau kompromi. Setelah berjibaku dengan kestresan tingkat tinggi, saya pun menemukan proyek penggerak Realtek di Github. Pada salah satu forumnya, ada yang membahas mengenai laptop HP yang menggunakan RTL8723BE.

Sebelum memulai, pasang paket yang perlu:

sudo apt-get install linux-headers-amd64 build-essential git

Pada forum Realtek di Github diberikan tambahan sulaman untuk Realtek. Untuk itu, mari mengunduh dari Github kode sumber penggerak yang sudah ditambal dengan sulaman itu:

git clone git://github.com/lwfinger/rtlwifi_new.git && cd rtlwifi_new
git checkout rock.new_btcoex

Lakukan stanza kompilasi dan pasang seperti biasa.

make && sudo make install

Selanjutnya, tambahkan parameter untuk modul kernel. Ini yang berlaku untuk laptop saya (nomor SKU: M2W18PA#AR6)

echo "options rtl8723be ips=0 ant_sel=1 msi=1" | sudo tee  /etc/modprobe.d/50-rtl8723be.conf

Perhatikan pada ant_sel=1. Pada beberapa laptop, ada yang harus mengaktifkan antena kedua sebagai penghubung radio WiFi agar lancar. Untuk itu, parameter perlu diubah menjadi ant_sel=2. 

Laptop siap dinyalakan ulang untuk mendapatkan perubahan parameter ini. Saya akhirnya bisa mendapatkan HSA dan radio WiFi akur.

Hasil Akhir

Sepertinya memang kualitas masih beta. Atau, bisa jadi ada paket-paket yang belum terpasang kalau hanya memasang blankon-desktop. Berikut yang bisa saya simpulkan dari hasil debootstrap ini:

  1. Ikon-ikon di taskbar menumpuk. Untuk berpindah tugas, hanya antar 2 aplikasi saja. Jadi, kalau ada aplikasi yang ketiga, harus diklik. Ada galat yang terbuka, sih, di situs pengembangan BlankOn. ikon-rusak
  2. Applet Network Manager dan OSD belum jalan. Sepertinya ada XDG autostart yang tidak berjalan di sesi BlankOn.
  3. Bluetooth belum ada applet, bluemoon tidak dapat dijalankan. Diakali dengan memasang Bluetooth Manager:
    sudo apt-get install blueman obexpushd
  4. Tidak ada peluncur aplikasi. Saya suka itu! Saya jadi bisa memasang Synapse kesukaan saya:
    sudo apt-get install synapse
  5. Seperti biasa, BlankOn Tambora menghabiskan memori relatif kecil. Hanya sekitar 1GB (termasuk Chromium)! Untuk aplikasi desktop masa kini, ini sudah sangat wah.
  6. Untuk memperlengkapi, cari semua paket berawalan blankon-branding-* yang belum terpasang dan mau dipasang. Saya lihat ada paket Cinnamon untuk BlankOn juga. Untuk kali ini, saya belum membahas apa saja.

Selanjutnya, saya akan coba belajar memperlengkapi BlankOn Tambora yang saya pasang ini dan mencoba memasang yang lain.

browser: Chromium, console: Gnome Terminal, pemasang: Synaptic

browser: Chromium, console: Gnome Terminal,
pemasang: Synaptic