Saya kehilangan LG G2 saya sehingga saya tak lagi bisa mengoprek perangkat tersebut. Saya memutuskan untuk mencoba perangkat legendaris, One Plus One (OPO). Perangkat ini murah, tetapi spesifikasi seperti G3 dan Note 4. Hanya saja, dia seperti GMail masa Beta, Anda takkan bisa memesan langsung tanpa undangan.

Setelah mengemis meminta bantuan undangan di media sosial, rekan saya memberitahukan tentang program Lazada. Akhirnya, saya mendaftarkan diri di forum One Plus dan langsung mendapatkan 1 undangan yang hanya berlaku 48 jam. Kejam nian! Ah, bulan ini saya terpaksa mengencangkan ikat pinggang.

Saya baca banyak tulisan, terutama program 4 Maret 2015 Lazada yang membuka pemesanan One Plus One selama sejam. Mereka bilang perangkat ini bisa sampai sangat lama. Hitungannya minimal 2 minggu. Untungnya saya, dalam tiga hari perangkat ini telah ada di tangan saya. Terima kasih, Tuhan.

Kesan Pertama

Nanti saya coba unggah hasil video membuka bungkusan. Saya terkesan dengan pemaketan One Plus One. Isi dari paket yang datang, antara lain:

  • Telepon OPO
  • Pengisi daya 2100 mA, kabelnya bisa dicopot untuk penhubung USB.
  • Satu tempat tambahan untuk Nano SIM (kartu SIM nano).
  • Satu pin pembuka tempat USIM (kartu SIM mikro).

Tempat USIM menyatu dengan perangkat, sehingga sekilas tidak terlihat. Sungguh luar biasa disain OPO. Saya pikir sulit, tetapi ternyata hanya mencolokkan pin pembuka maka tempat USIM terpental keluar.

Kulit OPO seperti bahan teflon, kasar dan lengket. Di satu sisi, lapisan ini membuat OPO tidak gampang terlepas dari tangan. Tapi, saya pikir bakal itu juga yang membuat OPO gampang kotor. Ternyata, setelah tak sengaja membuat kotor, kotoran dapat mudah dibersihkan.

Yang saya tak duga, OPO menghasilkan foto yang cukup tajam. Wow, sayangnya saya tidak suka selfie.

Silakan klik sendiri untuk gambar aslinya.

Pindah ROM

Seperti motto dari OPO, saya tidak suka ROM pabrikan. Terutama, saya tidak suka ROM pabrikan OPO. Berikut alasan saya:

  • ROM dibuat dari CyanogenMOD 11s, masih KitKat.
  • WhatsApp mengenali OPO sebagai ROM Kustom.
  • Semenjak saya mengaktifkan ART, tampilan saya sering tidak mau menyala. Sepertinya ada galat pada sensor proksimitas. Lagipula, sepertinya OPO CM11s tidak kompatibel sehingga kembali ke Dalvik.

Kalau saya baca, kemungkinan bulan depan akan muncul versi resmi ROM OPO yang Lollipop. OPO menyebutnya Oxygen OS. Kalau lihat dari komposisi timnya, sepertinya Oxygen OS akan dibuat dari Paranoid Android. Kita lihat saja nanti, tetapi sebelum itu, saya mau pasang yang lain.

Buat Salinan Data Anda!

Proses membuka kunci bakal menghapus data di Internal Storage. Simpan data Anda terlebih dahulu! Serius!

Bahan-bahan

Sebelum memulai, silakan unduh bahan-bahan berikut.

Saya sengaja memberi 2 jenis tautan. Halaman yang berisi daftar ROM dan ROM versi langsung. Saya menyarankan agar memilih halaman daftar ROM dan memilih versi baru. Biasanya lebih stabil.

Selain TWRP, semua ZIP unduh ke OPO. TWRP membutuhkan cara khusus untuk masuk.

Buka Kunci OPO

Sebelum lanjut, pastikan bahwa perkakas fastboot maupun ADB dapat mengakses perangkat Anda.

ROM CM Recovery tidak dapat dipakai untuk memasang ROM berbeda. Saya harus memasang TWRP untuk itu. Saya mendapatkan cara memasangnya dari sebuah trit di Forum OPO.

Masuk ke dalam Fastboot

  1. Matikan OPO. Jangan hubungkan kabel USB.
  2. Tekan tombol Volume Naik + Daya untuk masuk ke modus Fastboot.
  3. Setelah masuk ke Fastboot, hubungkan OPO ke komputer dengan kabel USB.

PERHATIAN! PROSEDUR SETELAH INI AKAN MENGHAPUS SEMUA (FACTORY RESET). PASTIKAN ANDA SUDAH MENYELAMATKAN DATA ANDA! KEHILANGAN DATA SALAH SENDIRI.

Buka kuncian OPO:

fastboot oem unlock

Masuk ulang ke OPO:

fastboot reboot

Karena proses ini melakukan factory reset, pastikan kembali bahwa perkakas fastboot maupun ADB dapat mengakses perangkat Anda. Aktifkan kembali USB Debugging.

Non-aktifkan proteksi CM Recovery. Caranya:

  1. Masuk ke Setelan => Opsi pengembang
  2. Hapus tanda centang/non-aktifkan Update Cyanogen recovery

Selanjutnya, pasang TWRP

Memasang TWRP

Masuk kembali ke Fastboot dan pasang TWRP di mode tersebut:

fastboot flash recovery openrecovery-twrp-2.8.5.1-bacon.img

Selanjutnya, masuk ke TWRP:

fastboot reboot recovery

Di dalam TWRP inilah nantinya kita memasang sistem kita.

Pasang ROM

Pertama-tama, hapus tembolok, sistem, dan data. Seperti biasa:

Wipe => Advanced Wipe => Pilih Dalvik Cache, System, Data, Cache => Swipe to Wipe

Dua partisi, Internal Storage dan USB-OTG tidak dipilih.

Selanjutnya, kembali ke menu utama. Pilih Install. Pasang ROM dengan urutan:

  1. cm-12-20150312-ROBBIEL811-SM4.8-bacon.zip
  2. Slim_mini_gapps.BETA.5.0.x.build.0.x-20150313.zip
  3. bacon_firmware_update_2015_01_29.zip
  4. UPDATE-SuperSU-v2.46.zip

Setelah itu, nyalakan ulang OPO untuk masuk ke sistem yang baru.

Selesai.

CM12 build by Robbiel811

CM12 build by Robbiel811

Referensi