Pagi ini saya bahagia. Raspberry Pi 2 (Raspi2) yang dibeli telah tiba! Kami sekantor memesan beramai-ramai. Tapi, untungnya, saya yang duluan membuka Raspberry Pi 2.

“Ih, Anda lebay sekali membuat tulisan tentang Raspberry Pi 2!”

Sebelum kalimat itu terlontar, saya cuma mau bilang bahwa Raspi2 berbeda dengan model pendahulunya.

All components of Raspberry Pi 2

All components of Raspberry Pi 2

Berbeda dengan sebelumnya, Raspi2 datang dengan buku manual. Buku manual itu sekedar penjelasan singkat. Namun, buku ini tebal karena diterjemahkan ke pelbagai bahasa.

This time Raspberry Pi 2 really is on a card form factor

This time Raspberry Pi 2 really is on a card form factor! A Universitas Indonesia student card as a comparison.

Kali ini Raspi2 benar-benar berukuran kartu. Coba lihat KIM UI dibandingkan dengan Raspi2. Ya, memang saya bukan fotografer profesional, tapi setidaknya terlihatlah kalau itu sama.

Untuk spesifikasi teknis, menurut bungkus Raspi:

  • Prosesor Quad Core Broadcom BCM2836 dengan memori 1GB.
  • GPIO dengan jumlah pin 40.
  • Kali ini menggunakan MicroSD, bukan lagi SDCard!
  • Keluaran yang disediakan ada 4 USB, 1 HDMI,  dan 1 lubang untuk RCA. Ada juga ekstensi untuk modul kamera dan DSI.
  • Seperti biasa, masukan daya bisa dengan pengisi daya telepon genggam (MicroUSB).

Nah, perhatikan kata satu lubang untuk RCA! Awalnya saya bingung. Apakah artinya Raspi2 tidak lagi bisa dicolokkan ke dalam TV?

Salah satu cita-cita saya sebenarnya ingin menjadikan Raspberry Pi sebagai komputer yang bisa digunakan di pedalaman. Dia tidak membutuhkan banyak catu daya sehingga bisa menggunakan energi dari panel surya misalnya. Apalagi, Raspberry Pi cukup handal untuk bisa digunakan dalam kondisi yang agak beda.

Ternyata, dari sumber yang saya temui, Raspberry Pi menggunakan sebuah kabel 3,5 inci ke RCA. Artinya, dia menggunakan kabel seperti ini:

3.5" to 3-ways RCA

Image taken from the Raspberry Forum http://www.raspberrypi.org/forums/viewtopic.php?f=91&t=83446

Kalau mau bikin sendiri, ini gambarannya:

Image taken from the Raspberry Pi Forum.

Seperti yang dilihat, ada banyak jenis 3,5″ RCA yang beredar di pasaran. Menurut forum itu, kabel yang benar adalah kabel untuk Zune. Kabel untuk iPod Video pun dapat dipakai, walau pun kiri dan kanan tertukar. Tinggal mengganti kabel merah dan putih, sih.

Aduh, ini kabel cari di mana, ya?

Kali ini saya belum bisa uji coba menyalakan Raspi2. Yang saya punya hanya SDCard. Saya harus mengambil dari rumah MicroSD saya. Ya, bisa, sih, diambil dari telepon genggam. Cuma, saya takut nanti saya dibilang anti sosial karena sulit dihubungi.

Saya juga agak malas. Raspberry Pi 2 sekarang sudah mendukung Windows 10. Microsoft menyediakannya gratis untuk diunduh. Nampaknya mereka memang mau besar-besaran ke komputasi awan. Windows 10 disediakan oleh Microsoft sebagai program mereka dalam Internet of Things.

Thesis saya dulu tentang konsep IoT. Tapi, saya sekarang lebih barokah belajar DoTA 2. Hadiahnya saja sudah jutaan dollar… 😛

Demikian laporan pandangan mata sekilas mengenai hasil pembongkaran Raspberry Pi 2 yang baru datang.

Bacaan lebih lanjut: