Berikut tulisan yang belum sempat terpublikasi akibat kemarin buru-buru. Agak acak, tapi, siapa tahu ada informasi yang Anda bisa tahu.

Menyalakan Titanium Backup dan Aplikasi Sejenis

Titanium Backup dan semua aplikasi yang membutuhkan akses sebagi root tidak dapat dijalankan di MIUI. Anda harus mengaktifkan perizinan hak akses root pada Security Manager. Caranya:

  1. Pilih Security security
  2. Aktifkan Root permission
    Screenshot_2014-12-05-22-15-37

    Activate Root permission

  3. Setelah itu, abaikan peringatan: (Tekan Pilih/OK) Screenshot_2014-12-05-22-15-29
  4. Selesai.

Tentang MIUI v5 untuk LG G2

MIUI v5 ini dibuat dari ROM LG G2 yang dipreteli dan dimodifikasi sedemikian rupa. Kernel yang digunakan adalah Cloudykernel 1.5. Anda bisa menggantinya dengan Dorimanx atau kernel untuk ROM stok dan variannya. (Bukan kernel AOSP seperti CyanogenMod)

Penjelajah Berkas

Penjelajah berkas memiliki tiga mode. Yang pertama berdasarkan kategori jenis berkas. Yang kedua seperti penjelajah berkas lainnya, menunjukkan struktur direktori dan berkas. Yang terakhir adalah integrasi dengan Kuaipan. Kuaipan adalah dropbox ala Cina. Karena kendala bahasa yang dipakai, saya tidak mengaktifkan akun saya di sana.

Notifikasi

Ada dua tab yang disediakan oleh MIUI v5. Yang pertama untuk notifikasi aplikasi. Yang kedua untuk tombol-tombol cepat. Saya suka sekali notifkasi ini.

 

Dan Lain-lain

Beberapa hal standar lainnya yang indah.

Yak, bisa dikatakan, MIUI v5 adalah Android yang disusun dengan indah. Kalau kata teman saya, sih, sepertinya hendak menyerupai iOS. Iya juga, sih. Beberapa hal yang mirip iOS:

  1. Ikon mengambil desain mirip iOS tetapi lebih flat. Bahkan, indikator baterai mirip.
  2. Folder di homescreen berindikasi angka yang menyatakan jumlah pesan yang belum terbaca.
  3. Ikon-ikon beberapa aplikasi berubah sesuai dengan keadaan, misalnya ikon Cuaca berubah sesuai dengan keadaan dan suhu saat itu.

Dan lain-lain, mungkin. Saya tidak pernah punya iOS. Jadi, saya hanya mengetahui apa yang saya perhatikan dari iPhone rekan-rekan saya saja.

Tapi jangan lupa, MIUI memiliki antarmuka yang indah. Beberapa aplikasi terintegrasi dan semua tampak profesional. Saya takkan berani bilang kalau ini telepon cuma plagiat. Saya bahkan merasa bahwa MIUI ini adalah sebuah sistem operasi perangkat nirkabel yang hebat dan unik.

Kekurangan

Setelah beberapa hari menggunakan, ada beberapa kekurangan bagi saya untuk MIUI v5. Kebanyakan, sih, menurut saya subyektif. Kalau tidak setuju, silakan saja.

  1. Baterai agak boros. Mungkin karena saya harus memasang Google Play Service dan Xiaomi Service Framework secara bersamaan. Hal ini karena ada beberapa aplikasi saya yang tidak ada di Xi Market. Oh, iya, saya memiliki 3 market: Xi Market, Google Play Store, F-Droid.
  2. Bahasa yang dipakai adalah bahasa Mandarin. Saya tidak bisa berbicara Mandarin mau pun membaca kanjinya. Jadinya, saya cuma bermodalkan iman dalam menjelajah fitur-fitur. Hal ini yang menjadi kendala pertama saya saat harus mengganti papan ketik iFly menjadi SwiftKey.
  3. Aplikasi AdAway sepertinya secara eksplisit diblok dan tak dapat dipasang.
  4. Integrasi dengan Baidu (Baidu Market, Baidu Browser) dan Mi Account/Mi Cloud sama saja lepas dari mulut singa masuk ke mulut buaya. Ya, mending saya menggunakan Google Apps saja dari mula. Silakan saja, antara Paman Sam atau Bibi Lung. 🙂

Hugo Barra membantah bahwa Xiaomi menjual data pelanggan kepada pemerintah Cina. Beberapa anggota forum dan Phone Arena menemukan bahwa Xiaomi mengirimkan data ke server pemerintah Cina. Entahlah, yang pasti ada data yang dikirimkan.

Saya tidak mau menuduh. Tulisan ini tidak untuk menurunkan citra. Saya, sih, percaya saja dengan integritas Xiaomi. Hanya saja, sebagai pengikut Stallman, saya memang sedikit parno dengan Google, Facebook, dan yang lainnya. Makanya, isu privasi ini menjadi hal sentral buat saya. Ya, buat yang lain, sih, perkara tinggal buang nomor dan pakai nomor baru saja. Ha… ha… ha….

Hidup Affero!

Tentang Data yang Dikirimkan

Saya bukan orang yang suka menuduh-nuduh. Tapi, saya pun mencoba melihat sendiri ROM yang saya pasang. Berikut beberapa blokiran yang saya dapat dari AFWall+.

AppID :  -11
Application's Name: (Kernel) - Linux kernel
Total Packets Blocked:  55
[TCP]74.125.130.188:5228(9)
[TCP]54.255.185.236:5222(9)
[TCP]54.254.174.40:80(18)
[TCP]174.36.210.56:443(1)
[TCP]54.255.183.200:80(18)

    ---------
AppID : 9802
Application's Name: Updater
Total Packets Blocked:  6
[TCP]54.179.169.205:80(3)
[TCP]54.169.169.80:80(3)

    ---------
AppID : 10014
Application's Name: Music
Total Packets Blocked:  62
[TCP]202.173.255.150:80(3)
[TCP]123.125.114.145:80(5)
[TCP]111.206.37.193:80(16)
[TCP]223.202.68.94:80(2)
[TCP]111.206.37.193:443(32)
[TCP]54.169.169.80:80(2)
[TCP]54.179.169.205:80(2)

    ---------
AppID : 10025
Application's Name: Browser
Total Packets Blocked:  12
[TCP]54.179.169.205:80(6)
[TCP]54.169.169.80:80(6)

    ---------
AppID : 10033
Application's Name: WPS Mail
Total Packets Blocked:  23
[TCP]152.118.148.214:993(23)

    ---------
AppID : 10034
Application's Name: Explorer
Total Packets Blocked:  2
[UDP]255.255.255.255:137(2)

    ---------
AppID : 10050
Application's Name: UniPlay Service
Total Packets Blocked:  11
[TCP]10.5.140.61:49152(1)
[TCP]10.5.140.72:49152(1)
[UDP]239.255.255.250:1900(4)
[UDP]224.0.0.251:5353(4)
[TCP]10.5.140.59:49153(1)

    ---------
AppID : 10062
Application's Name: Market
Total Packets Blocked:  59
[TCP]54.255.164.247:80(14)
[TCP]54.179.175.117:80(1)
[TCP]54.236.177.123:80(2)
[TCP]54.255.156.239:80(1)
[TCP]54.254.174.40:80(21)
[TCP]54.169.118.14:80(20)

    ---------
AppID : 10069
Application's Name: Xiaomi Service Framework
Total Packets Blocked:  120
[ICMP]115.239.210.27:5222(7)
[ICMP]10.5.140.1:5222(15)
[TCP]54.255.183.200:80(7)
[ICMP]115.239.210.27:80(2)
[TCP]54.255.185.236:5222(18)
[TCP]54.255.186.16:80(45)
[TCP]58.68.235.7:5222(15)
[ICMP]10.5.140.1:80(8)
[ICMP]115.239.211.110:5222(3)

    ---------
AppID : 10080
Application's Name: Pengelola Akun Google
Total Packets Blocked:  50
[TCP]74.125.68.188:443(1)
[TCP]74.125.68.188:5228(1)
[TCP]74.125.130.100:443(14)
[TCP]74.125.130.138:443(4)
[TCP]74.125.130.101:443(5)
[TCP]74.125.130.188:5228(9)
[TCP]74.125.130.102:443(5)
[TCP]74.125.130.188:443(6)
[TCP]74.125.130.139:443(5)

    ---------
AppID : 10091
Application's Name: WhatsApp
Total Packets Blocked:  13
[TCP]74.125.130.101:80(1)
[TCP]74.125.130.102:80(1)
[TCP]192.155.212.202:443(1)
[TCP]184.173.147.38:443(1)
[TCP]158.85.58.44:5222(1)
[TCP]173.192.222.176:443(1)
[TCP]158.85.58.73:5222(1)
[TCP]74.125.130.100:80(1)
[TCP]174.37.231.87:443(1)
[TCP]108.168.176.248:5222(2)
[TCP]192.155.212.203:443(1)
[TCP]184.173.147.39:443(1)

    ---------
AppID : 10096
Application's Name: Google Play Store
Total Packets Blocked:  14
[TCP]74.125.130.100:443(1)
[TCP]74.125.130.190:443(9)
[TCP]74.125.130.102:443(1)
[TCP]74.125.130.138:443(1)
[TCP]74.125.130.139:443(1)
[TCP]74.125.130.101:443(1)

    ---------

Dari log tersebut, kebanyakan mereka mengirim ke Amazon dan Softlayer. Sisanya, Google mengirim ke peladen mereka. Ya, nampaknya, sih, dari aplikasi yang saya pasang tidak ada yang aneh. Entah kabar burung atau Xiaomi telah memindahkan peladennya ke Amerika Serikat untuk menghilangkan rasa curiga orang-orang. 🙂

Anda bisa memasang sendiri AFWall+ untuk mencoba perangkat Anda terhubung ke mana saja. Tapi, hati-hati, ya. Itu bisa memblokir semua. Yang pasti, saya untuk beberapa minggu ini akan memakai MIUI v5 sampai bosan.

Beberapa Tambahan yang Telah Saya Lakukan

Beberapa hal telah saya lakukan untuk percobaan kali ini:

  1. Memasang LG G3 Bionic dan LG G3 Dalvik seperti yang sudah-sudah.
  2. Memasang kernel Dorimanx 9.2 dan menggunakan profil Battery dari STweaks.
  3. Memasang F-Droid dan beberapa aplikasi kesukaan dari F-Droid.
  4. Mengubah gambar latar.

Kira-kira begitu, deh.