scarlett-studio

Dulu, saya membuat sebuah tulisan mengenai rekaman profesional di GNU/Linux. Sayangnya, tulisan tersebut cenderung kepada rekaman yang benar-benar profesional di studio. Bagaimana dengan rekaman yang amatir tetapi setengah profesional. Misalnya, Anda mau menjadi penyanyi yang menyanyikan lagu orang lain di Youtube (cover artist). Nah, untuk itu, saya coba memberikan satu solusi.

Rekan saya baru membeli Focusrite Scarlett Studio (FSS) 2i2 yang dibundel dengan mikrofon dan satu headphone. Saya penasaran untuk menggunakannya di BlankOn. Rekan saya pun mau meminjamkannya, asyik!

FSS 212 ini menggunakan antarmuka USB yang terhubung ke laptop saya. Awalnya saya sudah bersiap-siap untuk menanyakan wangsit kepada Mbah Gugel. Namun, secara mengejutkan ternyata perangkat ini sudah terdeteksi langsung. Saya menggunakan BlankOn Rote dengan kernel 3.4.7-pf. Kernel ini bekas oprekan masa lalu dan seharusnya isinya mirip dengan kernel BlankOn asli.

Isi dari dmesg:

[  810.768149] usb 2-1: new high-speed USB device number 4 using ehci_hcd
[  810.884200] usb 2-1: New USB device found, idVendor=1235, idProduct=8006
[  810.884210] usb 2-1: New USB device strings: Mfr=1, Product=2, SerialNumber=0
[  810.884217] usb 2-1: Product: Scarlett 2i2 USB
[  810.884223] usb 2-1: Manufacturer: Focusrite

Wow, bahkan di dalam panel suara pun sudah terdeteksi:

Keluaran di pulseaudio

Keluaran di pengatur suara BlankOn Rote

Masukan pun terbaca:

Masukan pulseaudio di BlankOn Rote.

Masukan pulseaudio di BlankOn Rote.

Selanjutnya, akan dijelaskan bagaimana cara menggunakan perangkat ini.

Mari Memasang Alat Rekam

Aplikasi suara profesional di GNU/Linux menggunakan JACK sebagai penyedia suara. Ia langsung menggunakan ALSA. Agar tidak bentrok, matikan pulseaudio:

$ killall pulseaudio

Lalu, pasang pengatur JACK (qjackctl) dan aplikasi DAW (Ardour 2):

$ sudo apt-get install qjackctl ardour

Setelah Anda berhasil memasang kedua perangkat tersebut, selanjutnya saya akan menunjukkan bagaimana cara menggunakannya.

Mari Merekam

Untuk dapat merekam, Anda harus menjalankan terlebih dahulu JACK. Untuk dapat menjalankan JACK, Anda dapat menggunakan qjackctl:

$ qjackctl

Sebelum memencet tombol untuk memulai JACK, terlebih dahulu perlu masuk ke bagian konfigurasi dan mengubah bagian berikut:

  • Input Device: USB Audio (hw:1,0)
  • Output Device: Analog Audio dari laptop (hw:0,0)
qjackctl-settings

Konfigurasi qjackctl

Yak, setelah itu, silakan tekan tombol mulai dan JACK pun berjalan. Setelah JACK berjalan, langsung nyalakan Ardour:

$ ardour2

Nah, di dalam Ardour, Anda bisa membuat sebuah sesi baru. Kemudian, untuk dapat merekam keluaran dari FSS 212 ini. Untuk dapat merekam, buat sebuah trek mono. Setelah itu, silakan rekam di sana.

Maaf saya belum memberi tahu cara membuat trek mono. Caranya tinggal klik kanan di bawah trek Master. Sebelum merekam, tekan tombol merah (merekam) di samping trek tersebut. Indikasi kalau trek sudah terhubung dengan mikrofon adalah ketika Anda bersuara di mikrofon, volume meter bergerak.

Saya sudah mengantuk. Bagaimana cara memakai Ardour akan dibahas selanjutnya. *

Pro Tips:

  1. Jangan menggunakan volume terlalu keras. Lebih baik volume pelan dan diperbesar dari Ardour dibandingkan harus menerima masukan yang sangat keras. Hal ini demi menghindari jitter dan suara yang rusak. Saya sendiri menggunakan volume pada jam 1.
  2. Sebaiknya mikser dibuat pada posisi normal (tanpa ada satu frekuensi pun pada ekualiser yang dinaikkan/diturunkan). Hal ini agar suara yang ditangkap seasli mungkin. Nantinya pada proses balancing dan mixing, Anda bisa mengaduk-aduk suara.
  3. Bila tidak ada suara yang dapat ditangkap oleh Ardour, silakan buka Patchbay pada qjackctl dan perhatikan bila masukan dari FSS dimasukkan ke dalam trek mono yang baru.
  4. Bila bernyanyi atau berbicara, pastikan jarak Anda minimal 7 cm dari mikrofon. Hal ini menghindari distorsi dan hembusan nafas. Selain itu, suara yang tertangkap lebih kaya.

Berikut hasil iseng saya untuk berbicara:

Suara saya tentang BlankOn

Suara di atas terdengar seperti orang kumur-kumur, ini contoh saya menyanyi. Jarak saya dari mikr0fon sekitar 40 s.d. 50cm. Jadinya:

Naik-naik ke Puncak Gunung

Kalau Anda agak peka, Anda pasti dapat mendengar suara distorsi. Maklum, saya tidak melakukan proses balancing. Setiap suara saya rekam secara individual tanpa penyuntingan karena itu di luar tulisan ini. Selain itu, saya merekam di ruangan kerja yang dipenuhi dengan komputer-komputer yang menyala. Kadang ada PC yang bersuara seperti jetpam. Makanya, ini hasil terbaik dengan penyuntingan minimal.

Tapi, saya rasa Anda sudah dapat idenya. Silakan tinggalkan komentar untuk saran dan mungkin hal-hal yang Anda ingin agar saya membahasnya dalam artikel selanjutnya. Yang pasti, selamat berkarya!

  • Kondisi bila tidak malas dan/atau sibuk.