Kecewa dengan rilis Diablo 3 yang membutuhkan koneksi Internet untuk bermain membuat saya merenungkan, “mengapa mereka membuat Diablo 3 harus membutuhkan koneksi Internet padahal saya hanya bermain sendiri?” Anehnya, pertanyaan yang ditanyakan oleh banyak penggila Diablo ini dianggap Blizzard sebagai sesuatu yang seharusnya tidak perlu mengingat koneksi Internet hari ini.

Ah, sudahlah. Yang pasti 560 ribu rupiah tidak jadi keluar. Dan akhirnya di akhir perenungan saya pun menuliskan ini.

Mati Perusahaan, Mati Dataku

Semenjak Ericsson memutuskan untuk hengkang dari dunia telepon genggam, secara resmi Sony Ericsson berubah menjadi Sony. Domain Sony Ericsson pun sudah tidak ada. SE PC Suite secara tanpa saya sadari tiba-tiba berubah menjadi Sony PC Suite. Celakanya, saya menyimpan cadangan data saya di server sana. SMS-SMS yang selama ini saya telah cadangkan di laptop tidak bisa terakses lagi karena sepertinya tidak dapat dibaca oleh Sony PC Suite.

Aku Hanya Bisa Menurut Perubahan Kebijakan

Dulu saya memberi tag kepada teman-teman saya di Facebook. Lalu, kemudian di Facebook terdapat tulisan indah nan menawan yang mengatakan klik di sini untuk diperbaharui menjadi versi terbaru. Saya tidak menggubrisnya karena saya sendiri tidak merasa perlu perubahan.

Sampai suatu hari  yang berawan, tiba-tiba semua format berubah. Dan data-data tag saya hilang. Semua teman masuk ke label Teman. Label lain seperti <nama SMP saya>, <nama SMA>, <nama kampus saya>, “Dosen”, dan lainnya hilang. Terus terang, saya masuk IPA karena tidak kuat menghapal — itu sebabnya saya lemah di IPS. Saya juga bukan orang yang rajin. Tag yang dibuat dalam beberapa tahun pun hilang.

Apakah saya bisa protes? Sudah bersyukur dapat gratisan. Apalagi, selalu ada klausul karet yang menyebabkan perusahaan penyedia dapat mengubah Term & Condition tanpa terjerat tuntutan hukum. (Silakan luangkan waktu untuk baca ToS layanan daring mana pun)

Konspirasi Apa Ini?

Eh, itu, kok, iklannya tahu kalau saya kerja di komputer? Memangnya saya menyetujui untuk data pribadi saya (URL yang saya kunjungi, profil saya, dan hasil pencarian saya) dapat ditambang?

Jaringan Tidak Sebagus yang Dikira

Dengan adanya bufferbloat dan saturasi jaringan, kembali kita tertawan oleh penyedia koneksi Internet. Waduh, sudah bergantung kepada perusahaan penyedia jasa, sekarang ditambah pula harus bergantung kepada penyedia koneksi Internet. Wow, kombo tripel ditambah dengan ketergantungan agar PLN tidak mati.

Apakah saya dapat bonus piring cantik?

Andai Aku Bisa

Seandainya saya adalah seorang calon pelanggan penting yang setiap kata merupakan titah, saya akan memastikan berikut:

  1. Memastikan perjanjian melibatkan asuransi jaminan keberadaan data dan perubahan ToS tidak dapat mengubah kewajiban tersebut.
  2. Mengadakan audit untuk memastikan bahwa data saya baik dalam server penyedia atau pun CDN yang dia gunakan menjamin privasi. Kalau perlu, paksa supaya pakai perangkat lunak dengan AGPL (Affero GPL).
  3. Memastikan bahwa layanan tetap berjalan pada saat luring. Sehingga, saat jaringan seperti hubungan pacaran Ababil di Facebook, proses bisnis tetap berjalan.
Ngantuk….