Ketika saya berusaha menambahkan PPA dengan menggunakan perintah “apt-add-repository”, saya selalu menemukan galat berikut:

Traceback (most recent call last):
  File "/usr/bin/apt-add-repository", line 60, in <module>
    sp = SoftwareProperties()    
  File "/usr/lib/python2.7/dist-packages/softwareproperties/SoftwareProperties.py", line 90, in __init__
    self.reload_sourceslist()
  File "/usr/lib/python2.7/dist-packages/softwareproperties/SoftwareProperties.py", line 538, in reload_sourceslist
    self.distro.get_sources(self.sourceslist)    
  File "/usr/lib/python2.7/dist-packages/aptsources/distro.py", line 91, in get_sources
    raise NoDistroTemplateException("Error: could not find a "
aptsources.distro.NoDistroTemplateException: Error: could not find a distribution template

Menurut artikel di Ask Ubuntu, ternyata hal ini karena berkas “/etc/lsb-release” terbaca bukan Ubuntu. Dan ternyata isinya:

$ cat /etc/lsb-release
DISTRIB_ID=BlankOn
DISTRIB_RELEASE=5.0
DISTRIB_CODENAME=nanggar
DISTRIB_DESCRIPTION="BlankOn Nanggar"

Hah? Nanggar? Ternyata laptop saya sudah sejak lama dipasang BlankOn. Ha… ha… ha… saya suka pindah bolak-balik antara Ubuntu dengan BlankOn. Toh hanya sejauh “apt-get”) saja. Jadi, saya ubah saja menjadi:

DISTRIB_ID=Ubuntu
DISTRIB_RELEASE=10.04
DISTRIB_CODENAME=lucid
DISTRIB_DESCRIPTION="Ubuntu Lucid Lynx"

Beres. Ini juga bisa dipakai untuk pindah ke LTS yang baru nantinya.